Bupati Karawang Instruksikan Gerakan Bersih Pagi, OPD hingga Sekolah Wajib Jaga Lingkungan - KARAWANG BICARA

Rabu, 04 Februari 2026

Bupati Karawang Instruksikan Gerakan Bersih Pagi, OPD hingga Sekolah Wajib Jaga Lingkungan

KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan komitmennya dalam membangun budaya disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan dengan menginstruksikan gerakan bersih-bersih setiap pagi sebelum aktivitas kerja dimulai. Instruksi tersebut disampaikan usai pelantikan 13 pejabat struktural di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Selasa (3/2/2026).

Gerakan bersih pagi ini rencananya akan dituangkan secara resmi melalui surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Tidak hanya OPD, edaran tersebut juga akan menyasar pemerintah kecamatan hingga satuan pendidikan, khususnya sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Bupati Aep menekankan bahwa kebersihan lingkungan harus dimulai dari kebiasaan sederhana namun dilakukan secara konsisten. Menurutnya, cukup dengan meluangkan waktu sekitar 5 hingga 10 menit setiap pagi, lingkungan kerja dan sekolah dapat terjaga kebersihannya.

 “Edaran itu nanti berisi instruksi untuk menjaga kebersihan. Bersih-bersih dulu sekitar 5 sampai 10 menit di area masing-masing. Termasuk anak sekolah, kecamatan juga. Area sekolah harus bersih, area kantor juga bersih, termasuk kantor saya sendiri,” ujar Aep.



Lebih lanjut, Aep menyampaikan bahwa gerakan ini bukan semata soal kebersihan fisik, melainkan juga bagian dari upaya membangun karakter aparatur dan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia berharap kebiasaan positif tersebut dapat menular dan menjadi budaya bersama di tengah masyarakat Karawang.

Selain menginstruksikan gerakan bersih-bersih, Pemerintah Kabupaten Karawang juga terus melakukan berbagai langkah konkret dalam penanganan persoalan sampah. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) serta penambahan armada pengangkut sampah, termasuk mobil amrol, guna menunjang sistem pengelolaan sampah yang lebih optimal.

Bupati Aep mengakui bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama dengan masih maraknya titik pembuangan sampah liar. Oleh karena itu, selain peningkatan sarana dan prasarana, kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting yang harus dibangun bersama.

“Tahun ini, kalau tidak salah, ada penambahan mobil untuk buang sampah. Nanti yang masih buang-buang sampah sembarangan, saya sudah instruksikan ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk mengurusi persoalan itu,” tegasnya.



Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan karena selain merusak lingkungan, hal tersebut berdampak pada kesehatan dan kenyamanan bersama. Bupati berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan Karawang yang lebih bersih, tertib, dan sehat.

Dengan adanya gerakan bersih pagi ini, Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan terwujudnya lingkungan kerja dan pendidikan yang bersih serta menjadi contoh nyata dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini.
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done