Di Balik Gemerlap Penataan Kota Karawang, Jeritan Warga Kecil Masih Terabaikan - KARAWANG BICARA

Selasa, 16 Desember 2025

Di Balik Gemerlap Penataan Kota Karawang, Jeritan Warga Kecil Masih Terabaikan

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini tengah gencar menata kota dengan menggelontorkan anggaran miliaran rupiah melalui APBD Tahun Anggaran 2025. Sejumlah proyek peningkatan jalan, trotoar, taman kota, dan infrastruktur lainnya terlihat dikebut menjelang tutup tahun anggaran. Namun, di tengah hiruk pikuk pembangunan fisik, jeritan masyarakat kecil justru semakin tak terdengar.

Dengan alasan “penataan kota”, alokasi anggaran besar terus digelontorkan. Proyek infrastruktur digenjot dalam waktu singkat, bahkan terkesan terburu-buru demi mengejar serapan anggaran. Ironisnya, masyarakat miskin di berbagai wilayah Karawang masih hidup dalam keterbatasan, bertahan di rumah yang nyaris roboh, dan sulit memenuhi kebutuhan makan harian.

"Jalan diperbaiki, tapi rumah kami bocor semua. Tidak pernah ada bantuan. Kami juga warga Karawang," keluh Asep seorang warga di Karawang Barat.

Kondisi ini memperlihatkan ketimpangan dalam prioritas pembangunan. Wajah kota dipercantik, namun sisi kemanusiaan terabaikan. Proyek demi proyek diselesaikan, tetapi akses terhadap hak dasar seperti tempat tinggal layak, pangan, dan kesehatan masih menjadi mimpi bagi sebagian warga.

Penataan kota seharusnya tidak berhenti pada fisik dan estetika. Kota yang benar-benar maju adalah kota yang mampu menjawab kebutuhan warganya secara menyeluruh. Apalah artinya jalan mulus dan taman indah jika rakyatnya hidup dalam jerat kemiskinan.

Masyarakat menanti sikap bijak dan adil dari Pemkab Karawang — bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur, melainkan tentang manusia yang tinggal di dalamnya. Jika suara rakyat kecil terus diabaikan, maka penataan kota hanya akan menjadi simbol kesenjangan yang kian dalam.


Ferimaulana
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done