KARAWANG BICARA

Minggu, 03 Mei 2026

Bupati Karawang Sambut Hari Buruh Internasional, May Day 2026

Karawangbicara.id | Mengawali Minggu pagi," saya bersama Forkopimda, wakil bupati dan sekretari daerah hadir langsung dalam peringatan hari buruh internasional di aula Husni hamid.

"Saya bangga, Kawarang memiliki koalisi buruh yang solid seperti KBPP dan elemen serikat pekerja lainnya. Tidak hanya menyuarakan aspirasi, tetapi juga menjaga kondusivitas daerah dan menjadi mitra strategis pemerintah.' ucap" Bupati Aep di Instragramnya.

Momentum ini menegaskan bahwa kemajuan industri harus berjalan seiring dengan kesejahteraan pekerja. Sinergi antara pemerintah, buruh dan pengusaha adalah kunci membangun Karawang yang maju dan berdaya saing. May Day tahun ini juga diisi dengan santunan untuk 200 anak yatim dan donor darah, menjadi bukti bahwa solidaritas buruh hadir nyata untuk masyarakat.

Di kesempatan tadi juga" saya mengajak rekan - rekan dari perusahaan untuk berbagi kurban untuk pesantren di 30 kecamatan di karawang dalam momen dalam Idul adha tahun ini. Mari terus perkuat kebersamaan, untuk Karawang yang lebih maju dan berdaya saing.'pungkas" Bupati Aep di Instragramnya ( par )

Tempat Hiburan Malam Theatre Night Mart Jadi Sorotan Publik & Diduga Pemkab Karawang Dikibulin Pengusaha

Karawangbicara.id | Dugaan atas pelanggaran operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Theatre Night Mart di Jalan Tuparev, terus menuai sorotan publik.

Alih - alih hanya mengajukan izin resto dan bar, tetapi inspeksi mendadak ( sidak ) Komisi IV DPRD Karawang dan aparat gabungan pada Kamis (16/4/2026) malam, menunjukan bahwa gedung bekas bioskop tersebut telah disulap menjadi tempat 'semi diskotik' dengan menghadirkan live musik untuk pengunjung berjoget-joget.

Menyikapi polemik dan kontroversi THM ini, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Sony Adiputra SH mengatakan, bahwa dalam hal ini Pemkab dan DPRD Karawang diduga telah 'dikibulin' oleh pengusaha.

Pasalnya, pada saat digelar pemaparan publik tentang perizinan Theatre Night Mart di kantor Dinas PUPR Karawang pada Kamis ( 12/2/2026 ) lalu, perwakilan Manajemen Theatre Night Mart menyatakan bahwa pihaknya hanya mengajukan perizinan untuk restoran dan bar, bukan diskotik maupun tempat karaoke.

"Saya katakan Pemkab dan DPRD Karawang sudah dikibulin pengusaha. Kita semua tahu-lah kalau konsep restoran dan bar tidak seperti itu. Harusnya gak ada itu live musik DJ ( Disc Jockey ) orang berjoget - joget," tutur Sony Adiputra, Minggu (3/5/2026).

Dikatakan Sony, hal wajar jika sampai saat ini ormas islam dan beberapa pihak menolak keberadaan Theatre Night Mart di Jalan Tuparev. Karena menurutnya, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh juga tidak akan mengizinkan operasional THM di wilayah pusat perkotaan, terlebih lokasinya berada di wilayah pusat perdagangan.

"Kalau mau bikin tempat seperti itu, ya seharusnya jangan di Tuparev dong!. Pindah ke sono di Interchange Karawang Barat sama THM lainnya," ucapnya.

Tetapi anehnya, kata Sony, meski dinyatakan melanggar operasional, tetapi tidak pernah dilakukan penutupan oleh Satpol PP sebagai penegak Perda. Sehingga diduga ada beberapa pihak tertentu yang sudah menerima 'upeti' dari Theatre Night Mart.

"Sebelumnya Ketua PHRI Bang Gabryel sudah menegaskan tidak akan melindungi THM yang belum mengurus perizinan, apalagi melanggar. Ayo dong tutup!. Ada apa dengan semua ini?. Kok Satpol PP diem - diem aja," sindir Sony.

DPRD Keluarkan Surat Rekomendasi Penutupan Sementara

Sementara berdasarkan info teranyar yang diterima awak media. Komisi IV DPRD Karawang sudah mengeluarkan surat rekomendasi penutupan sementara operasional Theatre Night Mart.

Bahkan kabarnya, surat rekomendasi tersebut sudah sampai di meja sekda, bupati hingga berakhir di Kasatpol PP Karawang.

Tetapi hingga saat ini masih tak kunjung dilakukan penutupan Theatre Night Mart. Yaitu dimana THM ini masih beroperasi sebagai THM semi diskotik dengan konsep live musik DJ yang dipenuhi orang berjoget - joget.

Kini publik menantikan ketegasan sikap dari pemkab, khususnya aparat gabungan untuk menutup Theatre Night Mart.

Dan pilihan bagi Theatre Night Mart 'katanya' cuma dua, yaitu merubah konsep resto dan bar dengan melengkapi segala macam perizinannya atau memindahkan THM-nya ke lokasi lain. ( par )

Hardiknas 2026 Bupati Aep Tekankan Komitmen Tingkatkan sarana pendidikan, Untuk Menyongsong Indonesia Emas

karawangbicara.id | Pada momentum Hari pendidikan nasional ( Hardiknas ) tahun 2026 bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan, pemerintah kabupaten Karawang, berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan sarana pendidikan.

Sebagai kabupaten yang maju, Karawang membutuhkan sumber daya manusia ( SDM ) yang tidak hanya cerdas secara, akademik tapi juga memiliki karakter kuat, berani maju, serta memiliki daya saing tinggi dan berkelanjutan pada setiap jenjang pendidikan.

Pemerintah kabupaten Karawang telah mengangkat 2339 guru dan 1284 tenaga teknis pendidikan menjadi PPPK paruh waktu. Ini adalah momentum kita bersama untuk memberikan kesejahteraan dan kejelasan status kepada guru dan para tenaga pendidik," ucap bupati saat memberikan amanat dalam upacara peringatan Hardiknas tahun 2026, di plaza Pemda Karawang, Sabtu ( 2/05/2026 ).

Selain itu Bupati menambahkan, pada tahun 2025 pemkab Karawang telah membangun 338 unit rehab kelas untuk SD, SMP, dan membangun ruang kelas baru pada tahun. 2025 serta pemberian beasiswa Karawang cerdas.

" Kami juga mendukung program presiden republik Indonesia untuk merealisasikan pembangunan sekolah rakyat di kabupaten karawang. Kedepan kami berkomitmen, untuk meningkatkan sarana pendidikan pada tahun 202," ujar bupati.

"Atas nama pribadi dan pemerintah daerah Karawang izinkan saya mengucapkan selamat memperingati hari pendidikan nasional pada tahun 2026 untuk semua guru di kabupaten karawang yang penuh dedikasi dalam pendidikan para penerus bangsa khususnya di kabupaten karawang untuk menyongsong Indonesia 2045 Indonesia emas," ucap bupati. ( par )

Pernyataan Resmi Polres Karawang Insiden Maut Meninggal Diatas Motor

KARAWANG – Pihak Kepolisian Resor Karawang melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan memberikan pernyataan resmi terkait penemuan warga yang meninggal dunia di wilayah Kecamatan Ciampel, Kamis (30/4) sore.

Korban berinisial C (32), seorang buruh harian lepas asal Desa Mulyasejati, ditemukan tak bernyawa di atas sepeda motornya di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci.

Hasil Penyelidikan Awal Kepolisian:

Dugaan Penyebab: Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat berteriak meminta tolong dan menyebutkan dirinya "terkena benang".

Kondisi di TKP: Saksi melihat korban dalam kondisi terdiam di atas motor dengan luka serius di bagian leher.

Tindakan Polisi: Tim Inafis Polres Karawang telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi kunci (Budianto, Ramadhan, dan Gugun Gunawan).

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut. Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

HIMBAUAN KAPOLRES:
Kapolres Karawang melalui Kasi Humas mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di area terbuka. Warga juga diingatkan bahwa aktivitas bermain layangan dengan benang tertentu di dekat jalan raya sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Jri) 

Sabtu, 02 Mei 2026

KARAWANG : Rencana Pembangunan Underpass Perlintasan Kereta Api Tuparev Memasuki Tahap Krusial.

KARAWANG | Dokumen Detailed Engineering Design (DED) dipastikan telah tersedia sebagai syarat utama menuju tahap konstruksi fisik.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan, proyek ini menjadi prioritas tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, terlebih setelah insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Perlintasan Tuparev selama ini dikenal sebagai salah satu titik padat dengan potensi risiko tinggi akibat tingginya intensitas kendaraan dan lalu lintas kereta. Pembangunan underpass diharapkan dapat menghilangkan perpotongan langsung antara kendaraan dan kereta api.

Selain Tuparev, Pemkab Karawang juga memprioritaskan penanganan di titik Kosambi yang memiliki tingkat kemacetan panjang dan kerap dikeluhkan masyarakat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur transportasi, setelah sebelumnya membangun underpass di kawasan Warungbambu (Gorowong).

Dengan DED yang telah rampung, proyek underpass Tuparev diharapkan segera masuk tahap konstruksi dan menjadi solusi jangka panjang untuk kelancaran lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di Karawang.(Jri) 

Jumat, 01 Mei 2026

Bupati Karawang Usulkan Enam Titik Pembangunan Underpass Perlintasan Kereta Api

KARAWANG | Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat merespons kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. Tak ingin insiden serupa terjadi, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengusulkan pembangunan underpass di enam titik perlintasan kereta api di wilayahnya.

Aep menyebut, pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah perlintasan rawan yang membutuhkan penanganan serius, yakni di kawasan Tanjungpura, Tuparev, Johar, Kosambi, Pancawati, dan Cikampek.

Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dapat turun tangan melakukan intervensi, sejalan dengan arahan Presiden terkait peningkatan keselamatan transportasi.

Untuk mempercepat proses, Aep telah meminta Dinas PUPR Karawang menyusun daftar prioritas perlintasan yang akan diusulkan, termasuk skema pembiayaannya. Dari enam titik tersebut, perlintasan di ruas Tuparev hingga Kosambi menjadi prioritas utama penanganan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, seluruh titik tetap akan diajukan ke pemerintah pusat agar dapat segera direalisasikan.

Aep juga menegaskan pilihannya pada pembangunan underpass dibandingkan flyover. Selain dinilai lebih hemat biaya, underpass dianggap memiliki dampak visual yang lebih minimal terhadap kawasan sekitar.

"Yang penting adalah keselamatan masyarakat. Kita ingin ada solusi nyata agar perlintasan ini tidak lagi membahayakan," katanya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi upaya preventif untuk menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan transportasi kereta api di Karawang.(Jri) 

Polres Karawang Siapkan Ratusan Personil Pada Kegiatan May Day 2026

KARAWANG | Sekitar 13 ribu buruh dari Karawang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dipusatkan di Monas, serta sebagian lainnya akan melakukan aksi di depan Gedung DPR RI pada 1 Mei.(jumat dini hari /1/5/26) 

Kapolres Karawang, Fiki Novian Ardiansyah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 700 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan para peserta.

Menurutnya, pengamanan dilakukan di sejumlah titik, termasuk lokasi keberangkatan serikat pekerja, pengaturan arus lalu lintas di jalur menuju Jakarta baik melalui tol maupun jalur arteri, serta pengawalan rombongan selama perjalanan.

Selain pengamanan terbuka, polisi juga menurunkan personel tertutup yang akan melekat pada rombongan buruh guna memastikan situasi tetap kondusif.

"Personel kami tempatkan di titik keberangkatan, jalur yang dilalui, hingga pengawalan. Termasuk pengamanan tertutup yang mengikuti rombongan sampai kembali," ujarnya.

Dari total peserta, sekitar 700 orang dijadwalkan bergerak menuju Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi. Mereka juga akan tetap mendapatkan pengawalan dari petugas.

Polres Karawang berharap seluruh rangkaian peringatan May Day, baik kegiatan di Monumen Nasional maupun aksi di Gedung DPR, dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.(Jri)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done