KARAWANG BICARA

Rabu, 01 April 2026

Rapat Minggon dan Halalbihalal di Kelurahan Karangpawitan, Dipimpin Langsung Lurah Yadi Cahyadi

Karawang – Pemerintah Kelurahan Karangpawitan menggelar rapat minggon yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal bersama seluruh elemen masyarakat, bertempat di Aula Kelurahan Karangpawitan, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan minggon tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat koordinasi pemerintahan sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat pasca Hari Raya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pemerintahan Rasyam, Babinsa Hendrik, Pembina Kelurahan Ujang Solihin, Bendahara PBB Daling Permana, serta para Ketua RT/RW beserta keluarga besar warga Kelurahan Karangpawitan yang memenuhi aula dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam arahannya, Lurah Karangpawitan Yadi Cahyadi menegaskan bahwa rapat minggon merupakan forum strategis untuk membahas berbagai persoalan di lingkungan masyarakat sekaligus menyampaikan program-program pemerintah.

“Rapat minggon ini bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dengan RT dan RW. Ditambah dengan momentum halalbihalal, ini menjadi kesempatan kita untuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat wilayah dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Rasyam menyampaikan pentingnya tertib administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, koordinasi yang baik antara RT/RW dan kelurahan akan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh RT dan RW dapat terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi. Administrasi yang tertib akan mempermudah segala proses pelayanan kepada warga,” ungkapnya.

Babinsa Hendrik dalam kesempatan tersebut turut memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif, terutama setelah momen hari raya.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan. Kami berharap komunikasi antar warga terus ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Pembina Kelurahan Ujang Solihin yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita perkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Halalbihalal menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian antar warga,” katanya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan ditutup dengan saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kelurahan Karangpawitan yang lebih maju, aman, dan harmonis.


Ferimaulana

Sekda Karawang Naik Motor, Bupati Gunakan Mobil Listrik: Sinyal Kuat Efisiensi Energi dari Pimpinan

KARAWANG – Komitmen efisiensi energi di Kabupaten Karawang mulai ditunjukkan secara nyata oleh jajaran pimpinan daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Asep Aang Rahmatullah, memilih berangkat ke kantor menggunakan sepeda motor pada Selasa (31/3/2026), meninggalkan kebiasaan menggunakan mobil dinas.

Langkah tersebut bukan sekadar perubahan gaya hidup, melainkan bentuk konkret dukungan terhadap kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang tengah digaungkan pemerintah pusat. Aang menegaskan bahwa efisiensi harus dimulai dari pimpinan, bukan hanya menjadi imbauan semata.

Setibanya di kompleks perkantoran, kehadiran Sekda dengan kendaraan roda dua langsung menarik perhatian para pegawai. Bahkan, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mulai mengikuti langkah tersebut dengan beralih menggunakan sepeda motor saat berangkat kerja.

Di sisi lain, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, juga menunjukkan komitmen serupa dengan menggunakan mobil listrik milik pribadinya untuk menunjang aktivitas kedinasan. Penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini menjadi simbol kuat perubahan menuju pola kerja yang lebih hemat energi dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap langkah pimpinan ini pun datang dari berbagai pihak. Anggota Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi, menilai apa yang dilakukan kepala daerah dan Sekda merupakan contoh konkret yang patut diapresiasi.

“Kalau pimpinan sudah lebih dulu menjalankan, tentu menjadi cermin bagi ASN di bawahnya. Ini langkah baik untuk mendorong perubahan budaya kerja yang lebih peduli terhadap penggunaan anggaran,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran BBM, tetapi juga menjadi awal perubahan budaya birokrasi yang lebih efisien, adaptif, dan peduli lingkungan di Kabupaten Karawang.

Ferimaulana

Warga Poponcol Bersatu, Bongkar Dugaan Mandeknya Distribusi SHM, Jadi Ketidakpastian Warga

‎KARAWANG – Puluhan warga Poponcol yang tergabung dalam Tim Advokasi Warga Poponcol Bersatu bersama kuasa hukum Eigen Justisy mendatangi kantor ATR/BPN Karawang, Selasa (31/3/2026). Kedatangan mereka berdasarkan undangan bernomor HP.02.02/682-32.15.100/III/2026.
‎Aksi tersebut turut didampingi Camat Karawang Barat Agus Somantri, Lurah Karawang Kulon Roy Cristian, Ketua Binataruna Poponcol Iwan Hermawan (Aby), serta unsur masyarakat lainnya.
‎Kedatangan warga bertujuan menuntut kejelasan atas proses sertifikasi tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dinilai tidak transparan dan melenceng dari komitmen awal.
‎Kuasa hukum warga, Eigen Justisy, menegaskan bahwa masyarakat telah memenuhi seluruh tahapan administrasi sebagaimana dipersyaratkan dalam program PTSL.
‎“Warga sudah melengkapi seluruh berkas yang diminta. Bahkan sebelumnya dijanjikan, apabila persyaratan lengkap, Sertifikat Hak Milik (SHM) akan terbit dalam waktu 30 hari,” ujarnya.
‎Namun hingga kini, realisasi janji tersebut belum terealisasi. Kondisi ini diperkeruh dengan adanya pergantian Kepala Kantor ATR/BPN Karawang dari pejabat sebelumnya, Uung, ke pejabat baru yang dinilai menimbulkan ketidakpastian.
‎“Dulu ada komitmen penyelesaian 30 hari dari pejabat sebelumnya. Sekarang yang bersangkutan dipindahkan. Kami mempertanyakan apa dasar mutasi tersebut dan bagaimana kelanjutan komitmen kepada masyarakat,” tegasnya.
‎Eigen juga menyoroti dugaan ketidaksesuaian antara status administrasi dan realisasi di lapangan. Ia menyebut sejumlah SHM telah selesai diproses, namun belum diserahkan kepada masyarakat.
‎“Jika benar SHM sudah terbit, maka tidak ada alasan untuk menahan penyerahan kepada pemilik yang sah. Ini menyangkut hak dasar masyarakat,” katanya.
‎Atas kondisi tersebut, pihaknya menyatakan akan menempuh langkah lanjutan hingga ke tingkat pusat, termasuk membawa persoalan ini ke DPR RI dan mendorong pemanggilan Menteri Agraria untuk meminta penjelasan resmi.
‎Sementara itu, Ketua Binataruna Poponcol Bersatu, Iwan Hermawan (Aby), menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti seluruh arahan dari Kepala Kantor BPN sebelumnya.
‎“Pada awal bulan puasa itu kita sudah memasukkan berkas lengkap semua, sesuai janji Pak Kakan yang dulu. Setelah berkas masuk, satu bulan sertifikat akan dikeluarkan,” ujar iwan
‎Namun, hingga kini sertifikat yang dijanjikan belum juga diterima warga. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan, termasuk terkait mutasi jabatan yang dinilai mendadak.
‎“Ada apa Pak Kakan cepat sekali dipindahkan? Itu jadi pertanyaan besar di masyarakat,” tambahnya.
‎Dalam audiensi tersebut, warga mengaku belum puas dengan penjelasan pihak BPN Karawang. Meski disebutkan bahwa sertifikat telah selesai diproses, namun belum dapat diserahkan.
‎“Katanya sertifikat sudah jadi, tapi belum bisa diberikan. Ibaratnya ‘air ketuban sudah pecah tapi belum bisa dilahirkan’,” ungkapnya.
‎Pernyataan itu memicu reaksi warga yang menilai adanya ketidakadilan. Pasalnya, sejumlah pihak lain disebut telah lebih dulu menerima sertifikat, termasuk dari jalur mandiri maupun kalangan tertentu.
‎Selain itu, warga juga menyoroti ketidakkonsistenan data terkait proses pengukuran lahan. Pihak BPN menyebut patokan mengacu pada plotting tahun 1999 yang dilakukan oleh PT Astakona. Lahan tersebut kemudian diakuisisi oleh APL pada tahun 2011.
‎Namun, dalam notulensi tertanggal 30 Oktober 2024, pihak perusahaan mengakui adanya pengukuran internal secara sepihak pada tahun 2017 tanpa melibatkan warga pemilik batas maupun perangkat lingkungan setempat.
‎“Di notulensi jelas, tahun 2017 perusahaan melakukan pengukuran sepihak tanpa melibatkan tetangga batas dan perangkat lingkungan, bahkan BPN juga tidak tahu,” jelasnya.
‎Warga juga menyoroti keterlibatan seorang oknum berinisial H yang mengaku sebagai pihak BPN dalam proses sebelumnya, meski diketahui sekarang telah pensiun.
‎Atas berbagai kejanggalan tersebut, masyarakat menyatakan akan melakukan aksi lanjutan apabila persoalan ini tidak segera diselesaikan secara objektif.
‎“Langkah ke depan, kami akan lakukan aksi jilid dua jika BPN tidak objektif. Sekarang apa lagi kekurangan kami?” tegasnya.
‎Masyarakat berharap BPN Karawang dapat segera memberikan kejelasan serta menyelesaikan persoalan ini secara transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
‎Penulis 
‎Karnata, Renal

Halalbihalal dan Walimatusafar Haj, Kelurahan Nagasari Pererat Silaturahmi Warga

‎KARAWANG – Pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, keluarga besar Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat menggelar kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dengan walimatusafar haji. Acara tersebut berlangsung di Aula Kelurahan Nagasari pada Rabu (1/4/2026).
‎Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Karawang Barat, Agus Somantri, Kepala Kelurahan Nagasari H. Hasbullah, Babinsa Mulyanto, Bhabinkamtibmas Endang Fajar Sidik, ibu-ibu PKK, para Ketua RT dan RW, serta Karang Taruna.
‎Dalam sambutannya, Lurah Nagasari H. Hasbullah menegaskan bahwa momentum halalbihalal tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
‎“Halalbihalal ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang harmonis,” ujarnya.
‎Pada kesempatan tersebut, Hasbullah juga menyampaikan permohonan doa kepada seluruh hadirin menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dalam waktu dekat.
‎“Mohon doa dari semuanya, insyaallah bulan depan saya akan berangkat menunaikan ibadah haji,” tambahnya.
‎Sementara itu, Camat Karawang Barat, Agus Somantri, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai halalbihalal menjadi sarana efektif dalam menjaga kekompakan dan mempererat hubungan antarwarga serta aparatur pemerintahan.
‎Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program kelurahan, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah yang sehat dan nyaman.
‎Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat tali silaturahmi pasca Idulfitri, acara ini juga menjadi bentuk dukungan moral masyarakat kepada Lurah Nagasari yang akan menunaikan ibadah haji.
‎Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kelurahan Nagasari dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
‎Penulis
‎Karnata, Renal

Rapat Minggon Kecamatan Telukjambe Barat Sesudah Pasca Lebaran Dengan Agenda : Penggunaan Dana Desa & WFH

karawangbicara.id.Berdasarkan kegiatan pemerintahan di wilayah kabupaten karawang rapat minggon kecamatan kembali aktif yang dilaksanakan setelah cuti bersama lebaran selesai.

Rapat minggon kecamatan Telukjambe Barat kembali berjalan di Minggu pertama dan rapat minggon dipimpin langsung yang diwakili oleh Drs. bustomi" selaku sekcam Telukjambe Barat yang di hadiri oleh para kepala desa Telukjambe Barat dan Polsek Telukjambe Barat besersama para UPTD puskesmas dan jajaran MUI kecamatan Telukjambe Barat.

Selasa ( 31/03/2026 ) Drs. Bustomi" selaku sekcam kecamatan Telukjambe Barat dalam paparanya di rapat minggon menjelaskan terkait penggunaan dana desa dan Work From Home   ( WFH ) bagi aparatur sipil negara ( ASN ) dan diimbau untuk sektor swasta, kebijakan ini direncanakan berlaku pertanggal 1 April 2026.' ungkapnya

Dan untuk semua kepala desa sekecamatan Telukjambe Barat untuk mempersiapkan berkas - berkas penggunaan dana desa tahun 2025 karena mau ada pemeriksaan dari insfektorat.' pungkas sekcam dalam paparan rapatnya. ( par )

Jumat, 20 Maret 2026

Kang Dedi Iskandar : CEO Media Online Karawang Bicara Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H - 2026

KARAWANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah tahun 2026,CEO atau sebagai pemilik  yaitu Kang Dedi Iskandar ,owner media online karawang bicara,  menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Indonesia.

Dalam keterangannya,Kang Dedi Iskandar,menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya menjadi simbol kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadhan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, integritas, serta mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sambungnya“Insyallah satu hari lagi akan tiba hari besar Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah semoga membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persaudaraan di antara kita semua,” ujar Kang Dedi Iskandar dalam pernyataannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada segenap crew media online karawang bicara, yang telah memberikan loyalitasnya terhadap karawang bicara selama ini.dan kawan kawan pers dimanappun berada serta umat muslim dimanapun

Di moment Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba tentunya menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan semuanya dalam upaya bersama mendorong peningkatan kemajuan masyarakat 

Meskipun saat ini merupakan moment libur bagi masyarakat,media online karawang bicara,tetap beraktifitas karena pers terus dan terus memberikan sajian pemberitaan kepada masyarakat

Selain itu, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan dan kebersamaan

“Semoga Idul Fitri ini menjadi momentum untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan energi baru bagi kita semua untuk terus berkontribusi secara positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan kebenaran sesuai tupoksi kami memberikan sajian berita kepada publik,” tutupnya (Jr)




Kang Dedi Iskandar, CEO Media Karawang Bicara, Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H dan Ajak Insan Pers Perkuat Kebersamaan

Karawang – Dalam suasana penuh kehangatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, CEO Media Karawang Bicara, kang Dedi Iskandar, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Karawang, khususnya kepada insan pers, mitra kerja, serta seluruh pembaca setia Media Karawang Bicara. Ucapan tersebut disampaikan langsung dari kantor redaksi Media Karawang Bicara dalam suasana sederhana namun penuh makna, dengan nuansa Lebaran yang kental.

Dalam keterangannya, Kang Dedi mengucapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Hari Raya Idul Fitri yang menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Media Karawang Bicara mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat persaudaraan, serta memperkuat solidaritas, khususnya di kalangan insan pers,” ujar  Kang Dedi Iskandar.

Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para jurnalis dan pekerja media, untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh publik.

Kang Dedi Iskandar menegaskan bahwa peran media di era modern saat ini sangatlah penting, terutama dalam menjaga stabilitas informasi di tengah derasnya arus digital. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh insan pers di Karawang dan sekitarnya untuk tetap menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

 “Media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kondusifitas daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh rekan-rekan jurnalis untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat solidaritas, dan tetap menjadi penyambung informasi yang benar kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kang Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Media Karawang Bicara yang selama ini telah bekerja keras dalam menyajikan berita-berita aktual dan terpercaya kepada masyarakat. Ia mengakui bahwa perjalanan media tidak selalu mudah, namun dengan kebersamaan dan semangat kekeluargaan, Media Karawang Bicara dapat terus berkembang dan tetap eksis di tengah persaingan media yang semakin ketat.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra, narasumber, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepada Media Karawang Bicara selama ini.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, mitra kerja, dan seluruh pihak yang selalu memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga di momen Idul Fitri ini kita semua semakin solid, semakin kuat, dan semakin kompak dalam membangun Karawang yang lebih baik,” ungkapnya.

Suasana di kantor Media Karawang Bicara tampak dihiasi dengan ornamen bernuansa Idul Fitri, lengkap dengan dekorasi khas Lebaran yang menambah kesan hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi simbol bahwa kebersamaan dan silaturahmi tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh keluarga besar Media Karawang Bicara.

Menutup pernyataannya, Kang Dedi Iskandar kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat hubungan antar sesama.

 “Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai awal yang baru untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan semangat kebersamaan. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan,” tutupnya.

Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, Media Karawang Bicara berharap dapat terus menjadi media yang hadir di tengah masyarakat, memberikan informasi yang membangun, serta menjadi bagian dari kemajuan daerah Karawang.



Ferimaulana
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done