KARAWANG BICARA

Jumat, 03 April 2026

Bupati Karawang Tegaskan Guru Jangan Takut Bongkar Dugaan Kecurangan MBG, Anggaran Capai Rp2 Triliun Harus Tepat Sasaran

KARAWANG — Bupati Karawang, Aep Saepulloh, menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas program pendidikan, khususnya dalam distribusi program MBG di seluruh sekolah di Kabupaten Karawang.

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan rotasi dan mutasi sebanyak 353 kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang digelar di SMPN 2 Telukjambe Timur, Kamis (2/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati Aep secara tegas meminta para guru untuk tidak takut mengungkap indikasi kecurangan dalam penyaluran program MBG. Ia bahkan membuka ruang pelaporan secara langsung, termasuk melalui media sosial sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

“Tidak usah takut kalau terjadi kecurangan dalam penyaluran MBG. Laporkan saja langsung ke saya. Kalau tidak sempat, silakan upload di media sosial, nanti akan kami tindaklanjuti,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah dan tenaga pendidik.

Menurutnya, peran guru sangat strategis sebagai garda terdepan dalam mengawasi jalannya program di lingkungan sekolah. Dengan keterlibatan aktif para tenaga pendidik, potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak dini.

Terlebih, lanjut Aep, nilai anggaran yang beredar dalam program MBG di Karawang tidaklah kecil. Ia menyebutkan bahwa total perputaran anggaran program tersebut mencapai sekitar Rp2 triliun, sehingga pengawasan ketat menjadi sebuah keharusan.

“Anggarannya sangat besar. Maka harus kita pastikan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama menjaga integritas dalam pelaksanaan program, demi kepentingan para siswa sebagai penerima manfaat utama.

“Ini uang negara, uang rakyat. Jangan sampai bocor. Jangan sampai disalahgunakan. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk menjaganya,” tambahnya.

Langkah tegas yang diambil Bupati Karawang ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan berbasis partisipasi. Dengan melibatkan guru sebagai pengawas langsung di lapangan, diharapkan setiap indikasi penyimpangan dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti.

Selain itu, keterbukaan jalur pelaporan, termasuk melalui media sosial, juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi publik untuk ikut mengawal jalannya program.

Di sisi lain, rotasi dan mutasi ratusan kepala sekolah yang dilakukan pada kesempatan tersebut juga dipandang sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kualitas tata kelola pendidikan di Karawang.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengelolaan anggaran pendidikan harus dilakukan secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab, mengingat besarnya dana yang dikelola serta dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap seluruh program pendidikan, termasuk MBG, dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta bebas dari praktik kecurangan yang merugikan masyarakat.

Ferimaulana

Tarif Parkir RSUD Karawang Disorot, DPRD dan Pengamat Desak Gratis atau Flat Tarif

KARAWANG — Polemik tarif parkir di RSUD Karawang kembali mencuat. Kali ini, sorotan datang dari Anggota Komisi II DPRD Karawang, Mulyadi, dalam rapat pembahasan LKPJ Tahun 2025, Rabu (1/4/2026).

Menanggapi hal tersebut, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian, secara tegas menyatakan dukungannya agar tarif parkir di RSUD Karawang dievaluasi bahkan digratiskan.

“Saya setuju kalau parkir RSUD Karawang digratiskan saja. Atau minimal diberlakukan tarif flat, misalnya cukup Rp2.000 tanpa hitungan per jam,” tegas Asep Agustian, Jumat (3/4/2026).

Menurut pria yang akrab disapa Askun itu, mayoritas pengunjung RSUD Karawang merupakan masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, termasuk pasien pengguna BPJS Kesehatan. Kondisi tersebut dinilai membuat kebijakan tarif parkir per jam menjadi beban tambahan yang tidak adil.

Ia menyoroti realitas di lapangan, di mana keluarga pasien sudah terbebani biaya transportasi, konsumsi, hingga kebutuhan lainnya selama mendampingi pasien.

“Datang ke rumah sakit sudah keluar biaya bensin. Menunggu pasien juga butuh makan dan minum. Jangan lagi ditambah beban dengan tarif parkir yang mahal,” ujarnya.

Askun pun mendesak Bupati Karawang, Aep Saepulloh, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tarif parkir tersebut.

Menurutnya, kebijakan parkir di fasilitas layanan publik seperti RSUD tidak seharusnya disamakan dengan pusat komersial seperti mal atau hotel. RSUD, kata dia, adalah bagian dari pelayanan dasar yang dibiayai oleh pajak masyarakat.

“Layanan publik itu seharusnya gratis. Masyarakat sudah bayar lewat pajak. Kalau mau tingkatkan PAD dari parkir, jangan di tempat layanan publik seperti RSUD. Masih banyak sektor lain yang bisa digarap,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan tuntutan yang jelas: parkir RSUD Karawang harus digratiskan atau minimal diberlakukan tarif flat yang tidak memberatkan masyarakat.

“Kesimpulannya, gratiskan parkir RSUD atau cukup tarif flat. Jangan bebani masyarakat kecil dengan sistem tarif per jam,” pungkasnya.


Ferimaulana

Ormas dan LSM di Karawang Halalbihalal, Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah

KARAWANG — Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Karawang menggelar kegiatan halalbihalal sebagai momentum mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, Aep Saepulloh, serta berbagai elemen organisasi, tokoh masyarakat, dan perwakilan komunitas. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya semangat persatuan di tengah keberagaman.

Momentum halalbihalal dimanfaatkan para peserta untuk saling bermaaf-maafan sekaligus mempererat komunikasi lintas organisasi. Hal ini dinilai penting sebagai langkah strategis dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Sejumlah perwakilan ormas dan LSM menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga wadah membangun sinergi nyata dalam menjalankan peran sosial di tengah dinamika masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Aep Saepulloh menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial. Ia berharap sinergi yang terbangun mampu memberikan kontribusi konkret dan berkelanjutan bagi masyarakat Karawang.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai isu sosial dan kemasyarakatan yang berkembang. Melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif, diharapkan solusi bersama dapat dirumuskan secara efektif.

Momentum Idulfitri pun dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan mempererat hubungan antar elemen masyarakat, sebagaimana tercermin dalam kegiatan halalbihalal tersebut.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta berharap tercipta harmoni yang semakin kuat antar ormas dan LSM, sehingga mampu menjaga persatuan serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di Karawang.


Ferimaulana

Bupati Aep Hadri Halalbihalal,Ormas dan LSM se-Kabupaten Karawang

KARAWANG – Organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) se-Kabupaten Karawang menggelar acara halalbihalal yang berlangsung di Ballroom Brits Hotel Karawang pada Jumat (3/4/2026).
‎Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan” sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarorganisasi pasca Hari Raya Idulfitri.
‎Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatulloh, serta 18 ormas dan LSM  se-kabupaten karawang, GMPI,NKRI,KPMP,SUNDAWANI, PP, GMBI, GIBAS, BANASPATI, GRIB JAYA, dan yang lainnya tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan penuh keakraban dan kebersamaan.
‎Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.
‎“Momentum halalbihalal ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarormas dan LSM. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, meningkatkan kolaborasi, dan berkontribusi nyata demi terwujudnya Karawang yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
‎Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
‎“Kebersamaan adalah kunci. Jika seluruh elemen bersatu dan saling mendukung, maka pembangunan di Karawang akan berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
‎Sementara itu, Ketua Paguyuban Sundawani DPD Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan halalbihalal ini. Menurutnya, momentum seperti ini sangat penting dalam membangun solidaritas antarorganisasi.
‎“Dengan adanya kegiatan ini, kita bisa memperkuat kebersamaan dan membangun solidaritas antar ormas dan LSM di Kabupaten Karawang,” ujarnya.
‎Ia juga berharap, sinergi yang terjalin melalui silaturahmi ini dapat terus dijaga demi menciptakan suasana yang harmonis di tengah masyarakat.
‎Di tempat yang sama, Humas Paguyuban Sundawani, Suhendi, menyampaikan harapannya agar kegiatan halalbihalal ini menjadi titik awal untuk mempererat persatuan.
‎“Semoga melalui silaturahmi ini, kita semua bisa semakin bersatu, saling mendukung, dan bersama-sama berkontribusi positif bagi masyarakat Karawang,” ucapnya.
‎Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan komunikasi yang baik antarorganisasi mampu menciptakan keharmonisan serta memperkuat persatuan di Kabupaten Karawang.

Kamis, 02 April 2026

Warga Geram" Lampu PJU Mati Dinas Terkait Tutup Mata

Karawang - Warga yang berada di desa pangulah Utara geram lampu penerangan jalan umum di jalan Masudi" Cariu timur kecamatan kota baru kabupaten Karawang tidak ada perhatian sama sekali.

Warga Geram dengan adanya lampu PJU di jalan Masudi" mati belum ada perbaikan dari dinas terkait, matinya lampu bukan sehari dua hari akan tetapi mati penerangan jalan umum di jalan Masudi" sampai sekarang belum ada perbaikan.

Salah satu warga yang berada di jalan Masudi" desa pangulah Utara kampung Cariu timur RT 02/03 kecamatan kota baru saat di hampiri awak media  kamis ( 02/04/2026 ) yang tidak menyebutkan nama mengatakan lampu penerangan jalan umum yang ada di depan rumah saya" sudah tidak menyala, masa harus saya" terus yang ganti bohlamnya.' ucap warga ke awak media

Lampu penerangan jalan umum di depan rumah saya" tiap bohlamnya mati saya yang ganti sendiri, saya selaku warga setempat meminta sama dinas terkait harus gerak cepat melihat lampu penerangan jalan umum di sepanjang jalan Masudi" desa pangulah Utara kecamatan kota baru bohlamnya pada mati.' ungkapnya

Kegeraman warga terhadap pemkab Karawang khususnya dinas terkait' PJU itu kebutuhan umum bukan kebutuhan pribadi, mengapa pemerintah Karawang khususnya dinas terkait tutup mata, kami protes keras, kami bayar pajak membayar listrik" ujar salah seorang warga kampung Cariu timur RT 02/03 desa pangulah Utara kecamatan kota baru kabupaten karawang.' ( par )

Kepala Desa Dayeuhluhur Kecamatan Tempuran Karawang Di duga Jual Aset KUD Sumber Padi

KARAWANG - Ironis dan sangat di sayangkan aset - aset KUD Sumber Padi di duga di jual oleh oknum kepala desa dayeuhluhur kecamatan tempuran

Dari narasumber yang Ingin di rahasiakan kepada pewarta media online Karawang Bicara.menceritakan awal mula KUD Sumber Padi berdiri dari jaman Pak Haji Tatang Sampai Akhirnya Di kelola atau Di aktifkan Kembali Oleh Ketua Erik Carmadinata Dari narasumber OKNUM Kades Dayeuhluhur sapin menjual Aset Yang Luasnya Mencapai 500M2 Kepada Tetangga Nya Dan oknum lurah Tersebut Menjadikan Surat SHM Melalui PTSL.

Sehingga Surat Kepemilikan Tanah Tersebut Menjadi nama Perorangan Di lain Sisi KUD Itu Ada Badan Hukum nya Termasuk Pengurus di dalamnya Ketika Di Tanyakan Langsung Kepada Sekretaris KUD Sumber Padi Karawang Dadan Iskandar Tidak Tahu Menahu Mengenai Penjualan Aset Itu Dan Bilamana Terjadipun Dia Siap Menempuh Jalur Hukum Bila Oknum Tersebut Tidak Ada Itikad Baik Mengganti Kepada Pengurus.

Ketika Pewarta Ingin Menindaklanjuti Kepada Kades Sapin ke Kantornya Sapin susah di temui (Red) 

Rabu, 01 April 2026

Rapat Minggon dan Halalbihalal di Kelurahan Karangpawitan, Dipimpin Langsung Lurah Yadi Cahyadi

Karawang – Pemerintah Kelurahan Karangpawitan menggelar rapat minggon yang dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal bersama seluruh elemen masyarakat, bertempat di Aula Kelurahan Karangpawitan, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan minggon tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat koordinasi pemerintahan sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat pasca Hari Raya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pemerintahan Rasyam, Babinsa Hendrik, Pembina Kelurahan Ujang Solihin, Bendahara PBB Daling Permana, serta para Ketua RT/RW beserta keluarga besar warga Kelurahan Karangpawitan yang memenuhi aula dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam arahannya, Lurah Karangpawitan Yadi Cahyadi menegaskan bahwa rapat minggon merupakan forum strategis untuk membahas berbagai persoalan di lingkungan masyarakat sekaligus menyampaikan program-program pemerintah.

“Rapat minggon ini bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah kelurahan dengan RT dan RW. Ditambah dengan momentum halalbihalal, ini menjadi kesempatan kita untuk saling memaafkan dan mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat wilayah dalam menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Rasyam menyampaikan pentingnya tertib administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, koordinasi yang baik antara RT/RW dan kelurahan akan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh RT dan RW dapat terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi. Administrasi yang tertib akan mempermudah segala proses pelayanan kepada warga,” ungkapnya.

Babinsa Hendrik dalam kesempatan tersebut turut memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif, terutama setelah momen hari raya.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan. Kami berharap komunikasi antar warga terus ditingkatkan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Pembina Kelurahan Ujang Solihin yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita perkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Halalbihalal menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian antar warga,” katanya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan ditutup dengan saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kelurahan Karangpawitan yang lebih maju, aman, dan harmonis.


Ferimaulana
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done