KARAWANG BICARA

Rabu, 03 Juni 2026

Anggaran Pembangunan Perbaikan Kolam Ikan Diarea Pemda Dua Diduga Langgar Undang - Undang Informasi Kepublik

karawangbicara.id | Anggaran Pembangunan Perbaikan Kolam ikan di area Pemda dua kabupaten Karawang tahun 2026 menjadi sorotan publik, proyek pembangunan perbaikan kolam ikan di area Pemda dua tidak di ketahui menggunakan sumber anggaran dari mana.

Hasil pantauan awak media dilokasi pembangunan perbaikan kolam ikan kegiatan tersebut belum di ketahui sumber anggarannya. Rabu ( 03/06/2026 

Anggaran perbaikan Balong ( kolam ) ikan yang tidak transparan diduga langgar undang - undang informasi publik. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut awak media belum mendapatkan informasi pembangunan perbaikan balong ( kolam ) ikan di area Pemda dua dari dinas mana yang mengerjakan.

Hingga berita ini di publikasikan tidak terlihat papan informasi pekerjaan dari dinas terkait yang mengerjakan pembangunan Balong ( kolam ) ikan tersebut, apakah pelaksanaan pembangunan proyek perbaikan balong ( kolam ) ikan telah sesuai prosedur apa tidak. baca berita selanjutnya ( par )

Plafon Pemda Dua Diarea Besmen Rusak Tidak Terawat

karawangbicara.id | Plafon gedung kantor Pemda dua Karawang mengalami kerusakan sudah berlangsung selama berbulan - bulan namun sangat di sayangkan tak ada perbaikan yang dilakukan dari dinas terkait. ( 03/06/2026 )

Pantauan hasil dokumentasi media karawangbicara.id plafonya yang rusak berada digedung kantor Pemda dua dia rea Besmen.

Bahkan plafon rusak akibat gypsun yang kropos karena rembesan air dari pipa saluran saluran air.

Dan kerusakan plafon itu sudah berbulan - bulan namun tak ada upaya perbaikan dari dinas terkait. akibat rembesan dari pipa saluran air yang mengakibatkan plafon menjadi jebol.

Plafon rusak dan tidak terawat digedung kantor Pemda dua yang sangat mewah menurunkan estetika nilai properti, kerusakan plafon Pemda dua di area Besmen disebabkan oleh kebocoran pipa saluran air dan kelembapan.

Dinas terkait harus ada penanganan cepat memperbaiki plafon yang rusak untuk menggantikan sama material yang baru jangan menunggu plafon menjadi jebol dan kerusakannya meluas yang akan mengakibatkan resiko ambruk. ( par )

Sebagai Bentuk Protes Gabungan Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Walk Out Tinggalkan Gedung DPRD Karawang

karawangbicara.id | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Karawang menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Karawang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Karawang setelah sejumlah pimpinan daerah tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) di Gedung Paripurna DPRD Karawang, Selasa ( 2/06/2026 ). 

Pernyataan tersebut disampaikan mahasiswa saat forum RDP yang digelar bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Karawang. 

RDP dihadiri Sekretaris Daerah ( Sekda ) Karawang, Ketua DPRD Karawang, Wakapolres Karawang, perwakilan Dandim 0604 Karawang, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang, serta sejumlah kepala OPD. Namun, ketidakhadiran beberapa pimpinan Forkopimda memicu kekecewaan peserta forum. 

Ketua PC PMII Karawang, Mahardika, menilai pemerintah daerah dan Forkopimda tidak menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti aspirasi yang sebelumnya disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi sekitar dua pekan lalu. 

"Ketidaktegasan dan ketidakkomitmenan pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Karawang untuk hadir dalam agenda rapat dengar pendapat bersama Aliansi Cipayung Plus ini menjadi bentuk kekecewaan kami. Aspirasi masyarakat Karawang seharusnya dibahas secara serius, namun justru tidak dihadiri secara lengkap," kata Mahardika. 

Menurut dia, mahasiswa tidak lagi membutuhkan janji tanpa realisasi dari para pemangku kebijakan. 

"Kita tidak butuh janji - janji politik, kita tidak butuh omongan - omongan belaka. Dengan ini kami menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan Forkopimda Karawang," ujarnya. 

Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, mahasiswa yang hadir memutuskan meninggalkan ruang rapat atau walk out sebagai bentuk protes. 

Massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Karawang untuk melanjutkan penyampaian aspirasi dan tuntutan yang sebelumnya dibawa dalam forum RDP. 

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif. 

Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang mereka nilai menjadi keresahan masyarakat hingga mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari pemerintah daerah. ( par )

Selasa, 02 Juni 2026

Genjot Pendapat Dan Disiplin, Pemkab Karawang Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

karawangbicara.id | Pemerintah Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan rutin awal bulan briefing staf bulan Juni di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa. ( 02/06/2026 ) 

Dipimpin langsung oleh Bupati Karawang bersama Sekretaris Daerah, agenda ini menjadi evaluasi sekaligus penegasan komitmen seluruh perangkat daerah untuk memperkuat fondasi fiskal dan menggenjot pendapatan daerah yang dinilai masih lemah menjelang akhir Triwulan II. 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE. menegaskan bahwa pendapatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Beliau meminta seluruh jajaran melakukan refleksi diri bulanan dan bergerak bersama untuk memperkuat sektor pendapatan. 

"Pendapatan tahun sekarang masih lemah, padahal kita sudah di akhir Triwulan II. Ini peran bersama kita semua. Maksimalkan potensi yang ada, termasuk memastikan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Segera lakukan program pemutihan dan PBG gratis untuk sektor industri, perumahan, hingga ruko," ujar Bupati. 

Selain itu, Bupati menginstruksikan seluruh instansi untuk memanfaatkan media sosial secara aktif guna mempublikasikan capaian dan program kerja kepada masyarakat. Beliau juga mengapresiasi program 'ASN Berbagi' yang diharapkan terus berjalan setiap tahun. "Memberi itu lebih baik dari pada menerima, semoga ini membawa berkah untuk Karawang,". 

Merespons arahan Bupati, Sekretaris Daerah Karawang, H. Asep Aang Rahmatullh,S.STP,M.P. langsung menetapkan target ketat di akhir bulan Juni sebelum memasuki Triwulan III. Saat ini, sektor pendapatan nilai belanja tercatat sebesar 31,41%, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 32,73%. Berikut adalah poin-poin instruksi tegas dan evaluasi dari Sekda: * Kinerja serapan dan pendapatan akan dipantau ketat setiap minggu. * Camat diwajibkan turun langsung melakukan validasi data pajak di wilayahnya masing-masing. * Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) per 1 Juni telah merealisasikan 2.146 paket dengan total anggaran Rp600.960.125.004 (20,64% realisasi sesuai pagu anggaran dan 15,67% dari jumlah total paket). * Sekda menuntut peningkatan disiplin dan tanggung jawab dari seluruh staf di perangkat daerah tanpa terkecuali. ( par )

Banyak Ikan mati di saluran Irigasi tapi belum diketahui PenyebabKejadiannya

Karawang | Banyak ikan mati di saluran irigasi, entah apa yang menyebabkan itu terjadi pasalnya, dari kemarin sore disepanjang saluran irigasi tercium bau amis, dan hingga saat ini belum diketahui penyebabnya. 
     
Dengan adanya kejadian semacam itu di khawatirkan adanya dugaan pembuangan limbah perusahaan yang nakal yang dibuang ke saluran irigasi tersebut. 

 Yudi pengamat dari pihak PJT saat dikonfirmasi karawangbicara.com, Selasa (2/6) dilokasi jembatan KW6 menjelaskan, ini terjadi bukan karena limbah, tapi ikan ini mengalami stress, pasalnya kemarin saluran irigasi ini kecil, kemudian dibuka hingga air besar seketika dan kemudian dikecilkan lagi, dan menurut Yudi kini tim pengawas sedang menelusuri saluran irigasi ini, untuk mengetahui penyebab kejadian ini, ungkapnya.   Tata

Senin, 01 Juni 2026

Pemkab Karawang Melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

karawangbicara.id | Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Plaza Pemda Karawang pada Senin (1/6/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menekankan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama bangsa yang harus diimplementasikan secara nyata dalam pembangunan daerah. 

Bupati menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi napas dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui visi Asta Cita. 

"Pancasila merupakan kristalisasi dari nilai-nilai luhur, budaya serta pedoman arah kedaulatan Indonesia. Pancasila adalah pondasi yuridis dan filosofi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Bupati Aep saat menyampaikan amanatnya. 

Bagi Kabupaten Karawang, pengamalan ideologi Pancasila memiliki kaitan erat dengan penguatan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Bupati menyoroti pentingnya keadilan bagi sektor- sektor strategis di Kabupaten Karawang. 

"Bagi Karawang, pengamalan Pancasila hadir pada ketahanan ekonomi daerah yang tangguh, keadilan sosial yang merata bagi para pekerja dan petani serta iklim investasi yang kondusif," tegasnya. 

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa Karawang memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung stabilitas nasional melalui sektor pangan. 

"Karawang harus kuat secara ekonomi dan berdaulat secara pangan untuk memperoleh kedaulatan nasional," imbuhnya. 

Sebagai informasi adapun tema Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia". ( par )

Sabtu, 30 Mei 2026

Wabub Sidak Disiplin ASN Didampingi Sekda Karawang: Tegaskan Aturan Bukan Untuk Disiasati

karawangbicara.id | Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Monitoring dan Evaluasi penegakan disiplin kehadiran pegawai pada Jumat ( 29/05/2026 ) pagi.

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan seluruh ASN berkomitmen penuh terhadap kewajiban mereka sebagai pelayan publik. 

Sidak kali ini dibagi ke dalam 6 tim monev yang tersebar di berbagai instansi. Wakil Bupati Karawang bersama Sekretaris Daerah memimpin langsung Tim 4 ke Pemda 2 dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Turut mendampingi dalam monev tersebut Inspektur Daerah, Kepala Bagian Renkeu, serta Analis SDMA Ahli Muda BKPSDM Karawang. 

Dalam arahannya, Sekda Karawang memberikan teguran bagi pegawai yang masih mencoba melonggarkan jam kerja. Sesuai aturan, batas masuk kerja tepat waktu adalah pukul 07.45 WIB. 

Kelonggaran yang diberikan selama ini ditujukan untuk optimalisasi pelayanan publik, bukan untuk disalahgunakan. 

"ASN itu dibungkus dengan seragam dan dibalut oleh aturan-aturan. Kemudahan yang telah diberikan jangan disalahgunakan. ASN ini cerdik menyikapi situasi, tapi jangan mengsiasati cuti dengan izin dadakan. Begitu dengar ada sidak baru mengajukan izin ini tidak berlaku lagi!" tegas Sekda.

Sidak ini mengusung dua tujuan utama: 1. Memantau tingkat kehadiran pegawai di momen libur panjang. 2. Memastikan optimalisasi pelayanan publik berjalan tanpa hambatan. 

Bagi pegawai yang terbukti tidak hadir tanpa alasan yang sah pada hari ini, sanksi diwajibkan untuk mengikuti apel khusus pada hari Senin mendatang di Plaza Pemda Karawang. 

Pemerintah Daerah tidak akan segan mengambil langkah yang lebih jika disiplin pegawai tidak membaik. ASN diminta memenuhi kewajiban dengan penuh tanggung jawab. Tidak hadir pada saat WFH/WFO dianggap tidak masuk bekerja dan akan dipotong TPP 1 hari kerja tidak dibayarkan. 

Sementara itu, Wakil Bupati Karawang menekankan bahwa tingkat kehadiran dan kebersihan lingkungan kerja merupakan prioritas utama. 

"Kehadiran dan pelayanan kebersihan kerja menjadi prioritas utama kita. Kita harus kerja bersama dan mendukung penuh program Pak Bupati," ujar Wabup menutup arahannya. ( par )
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done