KARAWANG BICARA

Rabu, 24 Juni 2026

Bupati Karawang Tinjau Peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok

karawangbicara.id | Bupati Karawang Tinjau Peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok 

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE meninjau langsung pekerjaan peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok yang menjadi akses penghubung wilayah Majalaya, Rawamerta, Kutawaluya hingga Rengasdengklok, Rabu 24 Juni 2026. 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, yang sehari-hari menggunakan ruas jalan tersebut sebagai jalur mobilitas dan aktivitas ekonomi. 

Peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok meliputi pekerjaan rekonstruksi jalan sepanjang 811 meter dengan lebar 6 meter. Selain itu,dilakukan pelebaran jalan di sisi kiri sepanjang 2.078 meter dengan lebar 1 meter dan di sisi kanan sepanjang 2.842 meter dengan lebar 1 meter. 

Bupati Aep mengatakan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antarwilayah di Karawang bagian utara. Karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. 

"Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan beberapa wilayah. Kami berharap setelah selesai dikerjakan, masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman," kata Bupati Aep. 

la menambahkan, peningkatan jalan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi barang dan jasa serta mempercepat mobilitas warga. Pelebaran jalan juga diharapkan dapat memudahkan akses kebutuhan logistik maupun perekonomian dari sektor pertanian di sepanjang jalur tersebut. 

Pemerintah Kabupaten Karawang terus melakukan pembangunan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Karawang. 

Dengan selesainya pekerjaan peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok, akses transportasi masyarakat di wilayah Majalaya, Rawamerta, Kutawaluya hingga Rengasdengklok diharapkan menjadi lebih lancar dan efisien. ( par )

Ziarah Makam Pahlawan Warnai Rangkaian HUT Bhayangkara

karawangbicara.id | Ziarah Makam Pahlawan Warnai Rangkaian HUT Bhayangkara.

Sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menghadiri kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancawati, Kabupaten Karawang, Rabu 24 Juni 2026. 

Upacara ziarah dipimpin oleh Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Karawang. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE. Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Nanda Siswanto, Wadanmen Latpur, Danyon 305 Karawang dan unsur Forkompimda yang mewakili. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan untuk para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan, pembacaan doa, dan penandatanganan buku tamu ziarah oleh pimpinan upacara. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pahlawan yang diikuti oleh seluruh peserta ziarah. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan, atas jasa dan pengorbanan para pejuang dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa. 

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh SE menyampaikan bahwa ziarah nasional menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani nilai- nilai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara. 

Menurutnya, semangat pengabdian yang ditunjukkan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa, termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Bupati berujar, kegiatan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga semangat persatuan, pengabdian, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing - masing. 

"Sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan seluruh unsur Forkopimda harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Karawang," ujar Bupati Aep. ( par )

Tinjau Gebyar Paten Tirtajaya, Wabup Maslani Serahkan Bantuan Sosial hingga Komitmen Tekan Stunting

karawangbicara.id | Kabupaten Karawang - Wakil Bupati Karawang H. Maslani didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatullah meninjau langsung pelaksanaan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang digelar di Kecamatan Tirtajaya, Rabu ( 24/6/26 ). 

Selain memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, Wakil Bupati Karawang beserta jajaran juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada para penerima manfaat. 

Adapun bantuan yang diberikan berupa alat bantu tongkat kruk dan kursi roda kepada warga yang membutuhkan. Tidak hanya itu, dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Karawang, dilakukan pula penyerahan simbolis bantuan telur untuk anak stunting dan ibu hamil melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP) di wilayah Kecamatan Tirtajaya. 

Wakil Bupati H. Maslani menyampaikan bahwa Gebyar Paten merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat khususnya pelayanan administrasi terpadu.

Kemudahan pelayanan terpadu yang dilaksanakan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Nurani, warga setempat, mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mengurus administrasi kependudukan. 

"Hari ini kesini mau ke Capil soalnya jauh jadi sekarang alhamdulilah menjadi dekat. Mau buat Akta kelahiran anak sama KK penambahan anggota keluarga. Manfaatnya alhamdulillah deket juga terus ngga terlalu jauh, irit ongkos juga," ujarnya. 

Nurani juga menyampaikan harapannya agar pelayanan yang baik terus dipertahankan. "Harapannya ke depan tidak dipersulit untuk persyaratan-persyaratannya, jadinya dipermudah untuk segala urusan tentang KK maupun pelayanan lainnya," ujarnya. ( par )

Perbaikan Kantor BPKAD Tanpa Papan Nama Proyek Yang Diduga Kangkangi Aturan K3 Dan APD

karawangbicara.id | Perbaikan kantor BPKAD Karawang oleh pelaksana kontruksi tidak terlihatnya papan nama proyek di lokasi.

Bukan soal nilai anggaran atau waktu pekerjaan, melainkan ketiadaan hal informatif, yakni informasi publik berupa informasi papan proyek lazimnya sebuah lokasi proyek pemerintah yang dibiayai anggaran negara.

Menurut Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 serta Perpres nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012, mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh negara, wajib memasang papan nama proyek, yang memuat jenis dan lokasi kegiatan, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, serta jangka waktu dan lama pelaksanaan.

Hasil penelusuran awak media di lokasi proyek Rabu ( 24/06/2026 ) ke tidak adaan papan informasi nama proyek, saat pekerjaan berlangsung terlihat jelas para pekerja proyek abai dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ).

Dan hasil dokumentasi awak media selama proyek berlangsung sebagian pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai ketentuan K3, seperti helm, rompi kerja, sepatu pelindung. Padahal, penerapan K3 merupakan kewajiban untuk melindungi tenaga kerja dari risiko kecelakaan, penyakit akibat kerja, dan kerugian material.

Berdasarkan ketentuan, setiap kegiatan pembangunan wajib mencantumkan informasi tentang nama proyek, nilai kontrak, sumber anggaran, waktu pelaksanaan, dan nama pelaksana pekerjaan. Papan nama tersebut berfungsi untuk menjamin transparansi kepada publik dan memudahkan pengawasan.

Pengusaha jasa kontruksi saat mau di konfirmasi melalui via WhatsApp oleh media malah memblokir nomor wartawan yang mau konfirmasi, jadi kalau merasa bersih pengusaha jasa kontruksi kenapa harus risih dan memblokir nomor wartawan ketika mau konfirmasi seharusnya konferatif yang diduga pengusaha jasa kontruksi kangkangi undang - undang keterbukaan informasi publik dan peraturan K3. par )

Selasa, 23 Juni 2026

Perbaikan Balong Ikan Di Area Pemda 2 Sumber Anggaran Diduga Tidak Transparan

karawangbicara.id | Terkait proyek perbaikan Balong Ikan atau kolam ikan di area Pemda 2 kabupaten Karawang yang menggunakan anggaran APBD diduga tidak transparan.

Hasil dokumentasi awak media dilokasi proyek hari selasa ( 23/06/2026 ) proyek perbaikan Balong Ikan atau kolam ikan tidak adanya papan informasi proyek yang di pasang yang menjadikan jadi bahan pertanyaan publik.

Sampai berita beberapa kali di publikasikan dari dinas terkait belum ada yang merespon sama sekali terkait perbaikan Balong Ikan atau kolam ikan sumber anggaran yang digunakan.

Dari dinas terkait yang memperbaiki balong Ikan atau kolam ikan jangan menghindar dari awak media, agar tidak memicu kekecewan publik yang menilai bahwa transparasi anggaran yang di gunakan untuk perbaikan kolam ikan yang menggunakan anggaran APBD harus transparan.

Warga setempat menyoroti tidak ada transparasi keterbukaan informasi publik seperti papan informasi proyek yang tidak terpampang dilokasi proyek tersebut, anggaran yang digunakan untuk perbaikan balong Ikan atau kolam ikan di area Pemda 2 harus terbuka ke publik.  ( par )

Minggu, 21 Juni 2026

Pos Satpam Pemda 2 Aset Milik Pemkab Karawang Terbengkalai Bertahun - tahun

karawangbicara.id | Pos satpam di Pemda 2 Aset milik Pemda Karawang yang berada di kelurahan Karawang wetan Terbengkalai Bertahun - tahun.

Pantauan awak media di lapangan menunjukan kondisi bangunan pos satpam tersebut tidak terurus, sejumlah bagian banyak yang rusak dan banyak yang hilang, seperti kaca jendela dan pintu kaca hingga fasiltas toilet yang terlihat kumuh serta berpontensi dimanfaatkan untuk aktivitas yang tidak baik. minggu ( 21/06/2026 )

Sampai berita ini di publikasikan pos satpam Pemda 2 dari dinas terkait tidak ada tindakan sama sekali terutama bagian aset Pemkab Karawang masih tetap membiarkan pos satpam terbengkalai.

Salah satu warga lubangsari yang tidak mau di sebutkan namanya saat di minta tanggapan oleh awak media terkait pos satpam yang terbengkai bertahun - tahun di Pemda 2 mengatakan, seharusnya bagian aset Pemkab Karawang harus evaluasi terutama pos satpam yang di bangun dari anggaran APBD Karawang yang terbengkalai cukup lama harus dipungsikan. ucapnya 

agar pos satpam di depan jalan dipungsikan bisa bermanfaat untuk penjagaan jangan sampai pos satpam yang terbengkalai terlihat kumuh apa lagi kaca jendela dan pintu kaca pada hilang dimana Karawang mau maju aset milik pemkab Karawang tidak di perhatikan. ujarnya ( par )

Sabtu, 20 Juni 2026

Acara Pelepasan Siswa siswi SD Negeri Margasari II Tahun Ajaran 2025- 2026 dilaksanakan Secara Sederhana

Karawang bicara, Dalam rangka pelepasan atau  perpisahan antara siswa  siswi, para pendidik , para wali murid serta Kepala Sekolah SD Negeri Margasari II, Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur yang dilaksanakan di halaman sekolah, Sabtu (20/6) dilaksanakan secara sederhana, namun kebersamaan pihak sekolah dan para siswa siswi SD Negeri Margasari II terkesan sangat lekat, haru bercampur gembira menjadi satu, karena perpisahan antara pendidik dan para siswa siswi menjadi momen yang sangat penting. 
     
Dalam momen tersebut pihak sekolah memberikan Piagam Penghargaan kepada para siswa siswi yang berprestasi, sehingga momen ini mendapat apresiasi dari para wali murid walau acaranya diselenggarakan secara sederhaha. 
    
Wali murid berinisial MA dan MB yang sempat di konfirmasi  karawangbicara.id, Sabtu (20/6) usai acara tersebut mengatakan, kami sangat mengapresiasi acara perpisahan tersebut, dengan diselenggarakan nya acara perpisahan secara sederhana, tapi momen tersebut mengandung makna yang sangat dalam bagi kami dan sangat berkesan, dan kami menilai pihak sekolah memahami situasi dan kondisi saat ini, dan pihak sekolah mengikuti sesuai intruksi bapak bupati karawang, ungkapnya.  Tata
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done