KARAWANG BICARA

Jumat, 17 Juli 2026

Bupati Aep Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karawang

karawangbicara.id | Bupati Aep Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karawang 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karawang dalam agenda mulai dari persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 hingga penyampaian Nota Pengantar Rancangan KU-APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2027. 

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif. la menekankan bahwa proses pertanggungjawaban APBD merupakan wujud nyata akuntabilitas dan transparansi demi mewujudkan Karawang yang maju, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. 

la juga menyoroti pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil dipertahankan Karawang selama 11 tahun berturut-turut sebagai modal penting kepercayaan publik. 

"Akuntabilitas keuangan harus berjalan seiring dengan kualitas pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Bupati Aep. 

Terkait pembentukan panitia khusus (pansus) untuk pertumbuhan ekonomi, ia menyambut baik fokus pada pembangunan industri dan penguatan ekonomi lokal melalui kemitraan antara perusahaan dan desa.

Selain itu, Bupati Aep memaparkan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 yang akan memprioritaskan penyediaan infrastruktur dan konektivitas wilayah yang merata dan berkualitas. 

la menambahkan, transformasi ekonomi Karawang pada tahun 2027 diarahkan pada empat pilar utama yakni, produktivitas melalui hilirisasi sektor unggulan, ekonomi hijau, pertumbuhan inklusif untuk menekan kemiskinan ekstrem, serta penguatan konektivitas ekonomi regional. (par)

Pelaksana Kontruksi CV. Bersama Padjajaran Sejahtera Diduga Mengurangi Volume Ketebalan Hotmix Jalan Lingkungan

karawangbicara.id | Diduga akibat minimnya pengawasan dari dinas terkait, proyek pekerjaan jalan lingkungan sananga (jaling) yang berada di kelurahan adiarsa barat RT 003 RW 018 dan RT 001 RW 009 kelurahan adiarsa barat kecamatan Karawang barat diduga aspal hotmixnya mengelupas dan volume ketebalan diduga tidak sesuai dengan RAB.

Dari hasil pemotretan awak media dan LSM NKRI kamis (16/07/2026) terlihat jelas diduga volume ketebalan aspal Hotmix yang di kerjakan oleh pelaksana kontruksi CV. Bersama Padjajaran Sejahtera sekitar 1 centimeter.

Dan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) dinas PRKP memperlihatkan poto hasil kordilan melalui via whatsApp Jumat (17/07/2026) ke awak media bahwa pekerjaan sesuai dengan RAB, dengan melihat hasil kordilan yang diduga titiknya sudah di tentukan oleh pelaksana dilapangan yang jadi pertanyaan aktivis kenapa hasil temuan awak media dan LSM NKRI tidak di kordilan oleh pejabat pelaksana teknis kegiatan dari dinas terkait.

Jalang lingkungan sananga yang menggunakan bahan material hotmix yang dikordil PPTK dari dinas PRKP diduga titik kordilan sudah di atur oleh pelaksana kontruksi di lapangan agar hasil kordilan sesuai dengan RAB, sampai berita ini di publikasikan dari pihak pelaksana kontruksi tidak ada keterangan sama sekali. Baca berita selanjutnya  (par)

Babak Baru Penataan Cikampek, Ratusan Bangunan Liar di Kawasan Flyover Dibongkar Secara Kondusif

karawangbicara.id | Babak Baru Penataan Cikampek, Ratusan Bangunan Liar di Kawasan Flyover Dibongkar Secara Kondusif 

Pemerintah Kabupaten Karawang bersama PT KAI Daop 1 Jakarta memulai babak baru penataan kawasan Cikampek dengan melaksanakan pembongkaran bangunan liar (bangli) dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di bawah Flyover Cikampek, Kamis 16 Juli 2026. 

Penertiban berlangsung kondusif setelah melalui proses yang cukup panjang. Dari mulai pendataan, dialog, sosialisasi, hingga pemberian surat peringatan kepada para penghuni dan pedagang. Sebanyak154 bangunan ditertibkan dalam kegiatan tersebut. Dari jumlah itu, 72 bangunan berada di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Karawang dan 82 objek lainnya berdiri di atas aset PT KAI Daop 1 Jakarta. 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, mengatakan penertiban merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan kawasan Cikampek yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat. 

Menurutnya, pelaksanaan pembongkaran dilakukan setelah seluruh tahapan administrasi dan pendekatan persuasif ditempuh. 

Bupati memastikan seluruh proses telah dilaksanakan sesuai prosedur, mulai dari pendataan, sosialisasi, dialog dengan para penghuni, hingga penyampaian surat peringatan. 

"Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sehingga proses pembongkaran dapat berjalan dengan tertib dan kondusif," ujar Bupati. 

Lokasi penertiban meliputi kawasan sepanjang Jalan Ir. Juanda, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Jenderal Sudirman, Cikampek. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, PLN, APJATEL, serta sejumlah instansi terkait lainnya. 

Deputi II PT KAI Daop 1 Jakarta, Istadi, menjelaskan 82 objek yang berada di aset PT KAI terdiri atas 35 bangunan di ruang milik jalur kereta api (right of way/ROW), 19 bangunan sewa PT KAI di antara dua perlintasan, tujuh lapak, enam bangunan di atas saluran air, serta 15 bangunan semi permanen di depan Taman Pelangi. 

Penertiban ini menjadi langkah awal penataan kawasan Cikampek setelah proses koordinasi dan komunikasi yang berlangsung cukup panjang antara pemerintah, PT KAI, dan para penghuni bangunan. (par)

Proyek P3-TGAI Desa Pasir Jengkol Diduga Tidak Sesuai Spek Jadi Sorotan Lembga Aliansi BPAN

karawangbicara.id | Pelaksanaan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) Pelaksanaan program yang dibiayai dari anggaran APBN tahun 2026 melalui kementerian PUPR yang di laksanakan oleh kelompok tani atau penduduk sekitaran melalui perkumpulan petani pemakai air (P3A) tersebut menuai sorotan dari Lembaga Aliansi indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN).

Proyek P3-TGAI senilai Rp 195.000.000 yang berlokasi di desa pasir jengkol kecamatan Majalaya kabupaten Karawang yang dikerjakan pelaksana P3A Pandan Wangi Pasir jengkol tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas bangunan yang di biayai negara.

Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset negara (BPAN) E.Suradi Menyoroti proyek pembangunan P3-TGAI yang berada di wilayah desa pasir jengkol kecamatan Majalaya kabupaten Karawang diduga tidak sesuai spek'.ujarnya

Berdasarkan hasil penelusuran lembaga Aliansi indonesi BPAN di temukan proyek pembangunan P3-TGAI diduga sarat penyimpangan, ada galian pondasi yang diduga tidak sesuai spek dan diduga mencuri tatanan teknis' ucap E.Suradi melalui via Whatsappnya kamis ( 16/07/2026)

Masih kata" E.Suradi dalam teknis pelaksanaan di lokasi proyek diduga masih bisa diakali dan dimainkan semua itu terlihat langsung di lokasi proyek.

Hal tersebut diduga dilakukan di sengaja untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok, hal ini berpotensi diduga bisa merugikan negara'tegas" E.Suradi ke awak media (par)

Rabu, 15 Juli 2026

Kepala OPD Hadiri Gebyar Paten Di Kecamatan Karawang Barat

karawangbicara.id | Hari ini bersama Pak Wabup, Unsur Forkopimda, Pak Sekda, dan para Kepala OPD menghadiri Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Karawang Barat untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat. 

Dalam kesempatan ini, kami juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Karawang. Selain itu, kami melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat Kelurahan Tanjungmekar. 

Terakhir, saya juga meletakkan batu pertama pembangunan sheet pile beton di Vihara Tianjing Kupoh, Tanjungpura. Pembangunan ini bertujuan untuk membantu mencegah banjir dan melindungi kawasan sekitar dari ancaman luapan air sungai. 

Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh umat Buddha melalui Vihara Tianjing Kupoh yang telah bergotong royong mengumpulkan dana dari konsorsium sehingga pembangunan sheet pile ini dapat terwujud. Semangat kebersamaan dan kepedulian seperti inilah yang menjadi kekuatan Karawang untuk terus maju. (par)

Pembangunan Proyek P3-TGAI MekarJati Diduga Tidak Sesuai Spek, Akibat Lemahnya Pengawasan TPM

karawangbicara.id | Diduga tidak optimalnya peran Tim Pendamping Masyarakat (TIM) dalam program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) yang serentak turun di sejumlah wilayah di kabupaten karawang menjadi sorotan adanya dugaan-dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spek.

Pelaksanaan program yang dibiayai dari anggaran APBN tahun 2026 melalui kementerian PUPR yang di laksanakan oleh kelompok tani atau penduduk sekitaran melalui perkumpulan petani pemakai air (P3A) tersebut menuai sorotan di berbagai publik.

Tim Pendamping masyarakat (TIM) dalam melaksanakan tugasnya dilapangan diduga tidak optimal dalam pengawasan pekerjaan proyek P3-TGAI yang di kerjakan para kuli pemasangan batu belah atau batu kali tidak terlihatnya lantai kerja dan diduga galian pondasinya diduga tidak sesuai spek.

Berdasarkan hasil pantauan awak media Rabu (15/07/2026) dilokasi proyek, ditemukan dugaan penyimpangan terjadi dalam pelaksanaan P3-TGAI Jatiasih 2 mekarjati kecamatan Karawang Barat. Pemasangan pondasi dasar maupun galian tanah yang diduga tidak sesuai dengan Spek.

Sangat di sayangkan pelaksana kegiatan P3-TGAI di desa mekarjati tersebut tidak ada di lokasi pekerjaan saat awak media mau konfirmasi, bahkan awak media sempat bertanya sama para kuli dilokasi pekerjaan' jawaban dari para kuli jawabannya tidak tahu. (par)

Selasa, 14 Juli 2026

Bupati Karawang Meninjau Langsung Progres Rulahu Desa Bayur Kidul

karawangbicara.id | Meninjau langsung progres pembangunan 8 Rumah Layak Huni di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon. Alhamdulillah, pembangunannya telah mencapai sekitar 87 persen. Sebagian rumah bahkan sudah berdiri dan hanya tinggal tahap penyempurnaan sebelum nantinya dapat dihuni. 

Program ini dibangun di atas tanah wakaf yang kami persembahkan sebagai ikhtiar untuk membantu 8 orang lansia agar memiliki rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk ditempati. 

Insya Allah, program ini tidak berhenti di sini. Ke depan, pembangunan rumah layak huni ini akan menjadi pilot project yang akan diperluas ke tiga kecamatan lainnya. Lahan seluas 1.000 meter persegi di masing-masing kecamatan pun telah disiapkan agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya. 

Semoga ikhtiar kecil ini menjadi ladang amal, membawa keberkahan, serta menghadirkan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Karena membangun rumah bukan sekadar mendirikan bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat. (par)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done