KARAWANG BICARA

Minggu, 22 Februari 2026

LBH Media Online Karawang Bicara Turut Berduka Cita 23 Prajurit Brigif 4 Marinir Gugur Dalam Tugas


KARAWANG - “Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.”Mewakili CEO Media Online Karawang Bicara,Kang Dedi Iskandar dan segenap Crew,Direktur LBH Media Online Karawang Bicara  RL Jeri S,S.H., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga 23 prajurit Yonif 9/Bala Jala Yudha Perkasa, Brigif 4 Marinir/BS, di Markas Komando Korps Marinir, yang gugur dalam bencana longsor di Cisarua.Jeri menegaskan bahwa pengorbanan prajurit adalah bakti kepada bangsa dan negara berkewajiban memberikan perhatian kepada keluarga. mari kita semua Doakan bersama dimanapun berada,semoga para korban ditempakan yang sebaik baiknya oleh Allah Swt .

Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir gugur dalam tugas saat longsor melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).Media Online Karawang Bicara ,turut berduka cita yang sedalam dalamya untuk para prajurit yang menjadi korban,dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan dan ketabahan, karawang,pada minggu (22/2/2026).

Jeri mewakili Pimpinan Media Online Karawang Bicara Kang Dedi Iskandar dan segenep crew,menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga 23 prajurit Korps Marinir dari Batalyon Infanteri (Yonif) 9/Bala Jala Yudha Perkasa dan Brigade Infanteri 4 Marinir/Berdiri Sendiri tersebut. Mereka gugur dalam tugas akibat terdampak bencana alam longsor di Cisarua yang terjadi akhir bulan lalu.

”Pengorbanan para prajurit merupakan bentuk bakti tertinggi kepada negara, sehingga negara berkewajiban memberikan penghargaan serta jaminan bagi keluarga yang ditinggalkan,dan alhamdllah Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menemui keluarga mereka di Markas Komando Korps Marinir, Kwitang, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Rabu lalu mewakili negara memberikan dukungan dan jasa ” tegasnya.(Red)


Praktisi Hukum Jeri :"Kecam Keras Dugaaan Tindakan Ibu Tiri Aniaya Anaknya Diduga Hingga Meninggal Dunia"


KARAWANG - RL Jeri S,S.H,praktisi hukum dari kabupaten karawang dari Kantor Hukum Jeri dan Rekan,mengecam keras atas tindakan penganiayaan oleh ibu tirinya terhadap anaknya yang diduga hingga meninggal dunia

Lebih lanjut Jeri menyebutkan,pada minggu (22/2/2026) kekerasan terhadap anak terlebih pada kekerasan fisik dengan  tindakan agresif seperti memukul, menendang, atau menyakiti anak secara fisik itu sangat dilarang sekali dampaknya yaaa bisa saja sampai hilang nyawa,dan kali ini yang saya dengar dibeberapa kabar social media ,bahwa luka yang terdapat pada anak tersebut sangat ngeri ,parah saat di rawat disalah satu rumah sakit di derah sukabumi"ujarnya

"Terlebih anak tersebut mengenyam Pendidikan dipondok pesantren yang juga bercita cita ingin menjadi seoarang kyai,sungguh mulia nak cita citamu nak,inisial NS (12),turut berduka cita,semoga Allah Swt,menempatkan disisi terbainya,dan bagi ayah kandungnya AS,dan keluarganya diberi katabahan, sedih sekali saya,,,ucap jeri sambal terbata bata"nada sedih bercampur geram

"Perlindungan anak merupakan prioritas utama dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Mengingat anak adalah subjek hukum yang rentan dan memerlukan proteksi khusus dari negara. Secara yuridis, Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan tegas melarang setiap orang melakukan kekerasan"ungkapnya

"Sangsinya sangat jelas Looo,..dapat dikenakan sanksi pidana penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,kita lihat pada Pasal 76C UU Perlindungan Anak mengatur terkait perbuatan kekerasan terhadap anak,Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak.”

"Ditambah lagi sanksi yang dikenakan terhadap pelaku kekerasan terhadap anak diatur dalam Pasal 80 UU Perlindungan Anak hingga meninggal dunia

Pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),dan Pidana ditambah sepertiga apabila yang melakukan kekerasan tersebut merupakan Orang Tuanya"tegasnya

“Untuk itu bapak Kapolda jawa barat melalui kapolres sukabumi segera mengungkap kasus dugaan penganiayaan tersebut dengan terang benderang,dan kita semua percayakan masalah ini kepada pihak yang berwajib agar cepat secara khsusus dalam penangananya, sekaligus melakukan tindakan tegas terhadap oknum ibu tirinya kalau semua bukti mengarah padannya"tutup jeri sebagai profesi Advokat. (red) 

Sabtu, 21 Februari 2026

BPBD Kabupaten Karawang Lakukan Asesmen dan Penanganan Darurat Banjir di Sejumlah Wilayah

Karawang,-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan asesmen, monitoring, dan penanganan darurat bencana banjir di sejumlah titik terdampak di Kabupaten Karawang pada Jumat (20/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat banjir.

Kegiatan diawali dengan pemantauan langsung ke lokasi terdampak guna mengetahui kondisi riil di lapangan. Tim BPBD melakukan pendataan terhadap jumlah rumah yang terendam, fasilitas umum yang terdampak, serta kondisi infrastruktur. Data tersebut menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk kebutuhan bantuan logistik dan evakuasi warga.

Selain asesmen, BPBD juga melakukan koordinasi dengan unsur TNI/Polri, aparat kecamatan dan desa, relawan, serta instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan dan memastikan setiap kebutuhan masyarakat dapat tertangani secara tepat sasaran.

Dalam beberapa titik yang mengalami genangan cukup tinggi, petugas turut membantu proses evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. BPBD juga memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, termasuk penyediaan makanan siap saji, air bersih, serta dukungan layanan kesehatan darurat bagi warga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan potensi peningkatan debit air. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

BPBD mengingatkan warga di wilayah rawan banjir agar menyiapkan dokumen penting dan kebutuhan dasar dalam satu tas siaga, serta mengutamakan keselamatan apabila kondisi membahayakan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kewaspadaan dinilai menjadi kunci dalam mengurangi risiko korban jiwa.

BPBD Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi kebencanaan. Upaya monitoring dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman dan situasi kembali kondusif.



Ferimaulana

Polsek Klari Gelar “Jumat Curhat”, Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Warga

Karawang– Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Polsek Klari Polres Karawang Polda Jawa Barat kembali menggelar kegiatan “Jumat Curhat” di wilayah hukum Klari. Kegiatan yang menjadi program rutin ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Klari, Kompol H. Bambang Sumitro, SH., MM., bersama jajaran personel.

Program “Jumat Curhat” merupakan wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, saran, maupun aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Kapolsek Klari beserta anggota duduk bersama warga, mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari isu keamanan lingkungan, kenakalan remaja, gangguan ketertiban, hingga permasalahan lalu lintas.

Kapolsek Klari, Kompol H. Bambang Sumitro, SH., MM., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Melalui Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan warga. Dengan komunikasi yang terbuka, kami dapat segera mengambil langkah-langkah preventif maupun solusi atas setiap permasalahan yang disampaikan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergitas antara kepolisian dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Menurutnya, peran aktif warga dalam memberikan informasi sangat membantu pihak kepolisian dalam mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Sejumlah warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa lebih leluasa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak kepolisian tanpa adanya jarak. Beberapa permasalahan yang dibahas dalam pertemuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan arahan dan solusi konkret dari jajaran Polsek Klari.

Selain mendengarkan keluhan, jajaran kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta aktif dalam kegiatan ronda atau siskamling di lingkungan masing-masing.

Kegiatan “Jumat Curhat” ini diharapkan dapat terus menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang harmonis antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Klari dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

Polsek Klari berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar, melayani, dan memberikan solusi demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.


Ferimaulana

Karang Taruna Desa Tamelang Bergerak, Tambal Sulam Jalan Berlubang di Jalur Pantura Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Purwasari, Karawang,– Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan kembali ditunjukkan oleh Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari. Secara swadaya dan penuh semangat gotong royong, para pemuda desa melakukan aksi penambalan jalan berlubang di sekitar jembatan Tamelang yang berada di jalur strategis Pantura, tepatnya di wilayah Kecamatan Purwasari.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kecelakaan lalu lintas (Lalin) yang kerap terjadi akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Jalur Pantura sendiri dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi nasional yang menghubungkan berbagai daerah di Pulau Jawa, dengan intensitas kendaraan yang tinggi setiap harinya, mulai dari kendaraan pribadi hingga truk bertonase besar.

Aksi sosial tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh anggota Karang Taruna bersama sejumlah warga sekitar. Mereka membawa material tambal sulam secara swadaya dan bekerja sejak pagi hari demi memastikan lubang-lubang di badan jalan dapat tertutup sementara sehingga lebih aman dilintasi pengendara.

Jembatan Tamelang yang berada di wilayah Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, menjadi titik perhatian utama karena lokasinya yang cukup padat arus lalu lintas. Kondisi jalan berlubang di sekitar jembatan dinilai sangat membahayakan, terutama pada malam hari atau saat hujan turun, di mana lubang jalan kerap tidak terlihat jelas oleh pengendara.

Tokoh masyarakat setempat, Bapak Karmin, mengapresiasi langkah cepat dan inisiatif para pemuda Karang Taruna Desa Tamelang. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap keselamatan masyarakat luas

 “Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Karang Taruna. Ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan pengguna jalan. Jalan berlubang ini sudah cukup lama dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Dengan adanya tambal sulam ini, setidaknya bisa meminimalisir risiko kecelakaan, khususnya di jalur Pantura wilayah Purwasari,” ujar Bapak Karmin.

Ia juga berharap adanya perhatian lebih lanjut dari pihak terkait agar perbaikan jalan dapat dilakukan secara permanen dan menyeluruh, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital dengan mobilitas tinggi setiap harinya.

Kegiatan tambal sulam ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga menjadi pesan moral bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama dapat dimulai dari langkah kecil dan inisiatif masyarakat sendiri.

Para pengguna jalan yang melintas pun menyampaikan rasa terima kasih atas aksi tersebut. Mereka merasa lebih aman dan terbantu dengan adanya perbaikan sementara yang dilakukan oleh Karang Taruna.

Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Desa Tamelang menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Harapannya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin demi menciptakan infrastruktur yang aman, nyaman, dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di jalur Pantura, khususnya di Kecamatan Purwasari.

Ferimaulana

DPMD Karawang Pastikan Pelantikan 9 Kades Terpilih Segera Digelar, Proses Administratif Hampir Rampung

Karawang – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang memastikan proses pelantikan sembilan kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis digital atau e-voting yang digelar pada 28 Desember 2025 kini memasuki tahap akhir penyelesaian administrasi.

Kepala DPMD Karawang, Muhamad Syaefulloh, menegaskan bahwa tidak ada penundaan tanpa kejelasan terkait pelantikan tersebut. Saat ditemui usai kegiatan sosial pembagian takjil gratis di kawasan Bundaran Ramayana Karawang, Jumat (20/2/2026), ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan tengah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pelantikan sembilan kepala desa hasil e-voting sedang dalam tahapan penyelesaian. Kami pastikan prosesnya berjalan dan tidak ada yang menggantung,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Syaefulloh, tahapan yang saat ini dilakukan meliputi penyusunan dan penandatanganan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa, verifikasi dokumen administrasi, hingga koordinasi lintas instansi terkait. DPMD juga telah mengundang para kepala desa terpilih untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan menjelang pelantikan resmi.

Ia menjelaskan bahwa apabila dihitung berdasarkan hari kerja sejak pelaksanaan pemungutan suara pada akhir Desember lalu, maka agenda pelantikan ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Maret 2026. Adapun awal April 2026 menjadi batas akhir penyelesaian seluruh proses tersebut.

“Kami sedang mempersiapkan SK Kepala Desa dan memastikan seluruh persyaratan terpenuhi. Targetnya akhir Maret sudah bisa dilaksanakan pelantikan, dan awal April merupakan batas akhir sesuai ketentuan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Pilkades serentak berbasis e-voting di Kabupaten Karawang menjadi salah satu terobosan dalam sistem demokrasi desa yang lebih transparan dan efisien. Meski demikian, publik sempat mempertanyakan kepastian jadwal pelantikan karena belum diumumkan secara resmi hingga pertengahan Februari.

Sembilan desa yang akan segera memiliki kepala desa definitif tersebut yakni Desa Jatisari (Kecamatan Jatisari), Desa Sarimulya dan Desa Cikampek Utara (Kecamatan Kotabaru), Desa Wanakerta (Kecamatan Telukjambe Barat), Desa Tanjungmekar (Kecamatan Pakisjaya), Desa Balongsari (Kecamatan Rawamerta), Desa Payungsari (Kecamatan Pedes), Desa Cikampek Selatan (Kecamatan Cikampek), serta Desa Cadaskertajaya (Kecamatan Telagasari).

DPMD menegaskan bahwa seluruh calon kepala desa terpilih pada prinsipnya telah memahami tahapan yang sedang berjalan dan tinggal menunggu penetapan tanggal resmi pelantikan oleh pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Syaefulloh menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga stabilitas pemerintahan desa selama masa transisi ini. Ia berharap para kepala desa terpilih dapat segera menjalankan tugas dan program pembangunan desa begitu resmi dilantik.

“Kami ingin memastikan prosesnya matang, sehingga setelah dilantik, para kepala desa bisa langsung bekerja maksimal melayani masyarakat,” tegasnya.

Dengan hampir rampungnya proses administrasi tersebut, masyarakat di sembilan desa kini tinggal menantikan pengumuman resmi jadwal pelantikan yang akan menandai dimulainya masa jabatan kepala desa terpilih hasil Pilkades digital 2025 di Kabupaten Karawang.



Ferimaulana

Jumat, 20 Februari 2026

KJPP SPR Karawang Berbagi di Bulan Ramadan, Sasar Pedagang Kecil hingga Pemulung

Karawang – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan sosial, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) SPR Cabang Karawang menggelar aksi berbagi kepada masyarakat, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama jajaran internal serta Humas Karang Taruna Kelurahan Nagasari.
‎Aksi sosial tersebut dipusatkan di depan Stasiun Karawang, kemudian dilanjutkan dengan menyisir kawasan Jalan Niaga hingga wilayah Interchange Karawang Barat. Bantuan dibagikan kepada para pedagang kecil, pemulung, pengamen, serta anak-anak yang ditemui di sepanjang lokasi kegiatan.
‎Kepala Cabang KJPP SPR Karawang, Ahmad Munggaran, ST., MT., MAPPI (Cert), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
‎“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat, meski sederhana, serta menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Karang Taruna Nagasari menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan, karena para pemuda dinilai memiliki peran strategis dalam menjembatani kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.
‎Humas Karang Taruna Nagasari, yosep, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan berharap sinergi antara lembaga profesional dan organisasi kepemudaan dapat terus terjalin, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
‎Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
‎Melalui kegiatan ini, KJPP SPR Karawang berharap semangat berbagi di bulan Ramadan dapat terus tumbuh dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama menebar kebaikan di tengah masyarakat.
‎Karnata, Renal
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done