KARAWANG BICARA

Jumat, 20 Maret 2026

Kang Dedi Iskandar : CEO Media Online Karawang Bicara Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H - 2026

KARAWANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah tahun 2026,CEO atau sebagai pemilik  yaitu Kang Dedi Iskandar ,owner media online karawang bicara,  menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Indonesia.

Dalam keterangannya,Kang Dedi Iskandar,menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya menjadi simbol kemenangan setelah menjalankan ibadah Ramadhan, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, integritas, serta mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Sambungnya“Insyallah satu hari lagi akan tiba hari besar Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah semoga membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persaudaraan di antara kita semua,” ujar Kang Dedi Iskandar dalam pernyataannya.

Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada segenap crew media online karawang bicara, yang telah memberikan loyalitasnya terhadap karawang bicara selama ini.dan kawan kawan pers dimanappun berada serta umat muslim dimanapun

Di moment Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba tentunya menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan semuanya dalam upaya bersama mendorong peningkatan kemajuan masyarakat 

Meskipun saat ini merupakan moment libur bagi masyarakat,media online karawang bicara,tetap beraktifitas karena pers terus dan terus memberikan sajian pemberitaan kepada masyarakat

Selain itu, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan dan kebersamaan

“Semoga Idul Fitri ini menjadi momentum untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, serta menghadirkan energi baru bagi kita semua untuk terus berkontribusi secara positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan kebenaran sesuai tupoksi kami memberikan sajian berita kepada publik,” tutupnya (Jr)




Kang Dedi Iskandar, CEO Media Karawang Bicara, Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H dan Ajak Insan Pers Perkuat Kebersamaan

Karawang – Dalam suasana penuh kehangatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, CEO Media Karawang Bicara, kang Dedi Iskandar, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Karawang, khususnya kepada insan pers, mitra kerja, serta seluruh pembaca setia Media Karawang Bicara. Ucapan tersebut disampaikan langsung dari kantor redaksi Media Karawang Bicara dalam suasana sederhana namun penuh makna, dengan nuansa Lebaran yang kental.

Dalam keterangannya, Kang Dedi mengucapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Hari Raya Idul Fitri yang menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kebersamaan.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Media Karawang Bicara mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat persaudaraan, serta memperkuat solidaritas, khususnya di kalangan insan pers,” ujar  Kang Dedi Iskandar.

Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para jurnalis dan pekerja media, untuk terus menjaga integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh publik.

Kang Dedi Iskandar menegaskan bahwa peran media di era modern saat ini sangatlah penting, terutama dalam menjaga stabilitas informasi di tengah derasnya arus digital. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh insan pers di Karawang dan sekitarnya untuk tetap menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

 “Media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kondusifitas daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh rekan-rekan jurnalis untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat solidaritas, dan tetap menjadi penyambung informasi yang benar kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, kang Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Media Karawang Bicara yang selama ini telah bekerja keras dalam menyajikan berita-berita aktual dan terpercaya kepada masyarakat. Ia mengakui bahwa perjalanan media tidak selalu mudah, namun dengan kebersamaan dan semangat kekeluargaan, Media Karawang Bicara dapat terus berkembang dan tetap eksis di tengah persaingan media yang semakin ketat.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para mitra, narasumber, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan kepada Media Karawang Bicara selama ini.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, mitra kerja, dan seluruh pihak yang selalu memberikan kepercayaan kepada kami. Semoga di momen Idul Fitri ini kita semua semakin solid, semakin kuat, dan semakin kompak dalam membangun Karawang yang lebih baik,” ungkapnya.

Suasana di kantor Media Karawang Bicara tampak dihiasi dengan ornamen bernuansa Idul Fitri, lengkap dengan dekorasi khas Lebaran yang menambah kesan hangat dan penuh kekeluargaan. Hal ini menjadi simbol bahwa kebersamaan dan silaturahmi tetap menjadi nilai utama yang dijunjung tinggi oleh keluarga besar Media Karawang Bicara.

Menutup pernyataannya, Kang Dedi Iskandar kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki diri dan mempererat hubungan antar sesama.

 “Mari kita jadikan Idul Fitri sebagai awal yang baru untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan semangat kebersamaan. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan,” tutupnya.

Dengan semangat Idul Fitri 1447 H, Media Karawang Bicara berharap dapat terus menjadi media yang hadir di tengah masyarakat, memberikan informasi yang membangun, serta menjadi bagian dari kemajuan daerah Karawang.



Ferimaulana

Bupati Karawang dan Dandim 0604 Cek Stok BBM di Sejumlah SPBU Jelang Arus Mudik Lebaran

KARAWANG | Menjelang arus mudik Lebaran, Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Naryanto turun langsung melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Karawang, Jumat (13/3/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan mencukupi menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran.



Langkah ini juga dilakukan agar aktivitas masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi jalur Karawang, tidak terganggu akibat kekurangan pasokan BBM.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Naryanto menegaskan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Kabupaten Karawang saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

“Kami turun langsung untuk memastikan stok BBM tersedia dan distribusinya berjalan lancar, terutama menjelang musim mudik. Jangan sampai ada kendala teknis ataupun praktik penyimpangan di lapangan,” tegasnya.

Menurutnya, stabilitas pasokan BBM merupakan faktor krusial dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga roda perekonomian tetap bergerak, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.


Karena itu, pihak TNI bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap jalur distribusi hingga pelayanan di tingkat SPBU guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.

“Kalau stok aman dan distribusi lancar, masyarakat akan merasa tenang. Pemudik yang melintas di Karawang juga bisa melakukan perjalanan dengan nyaman,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, stok BBM di tangki penyimpanan SPBU terpantau masih mencukupi. Selain itu, situasi di sejumlah SPBU juga relatif kondusif.

Petugas juga tidak menemukan antrean panjang kendaraan yang biasanya menjadi indikator adanya gangguan pasokan bahan bakar, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang arus mudik Lebaran

Ferimaulana

Ketua MASKAR Supardi Nugraha : 'Pejabat Publik" Pilihan Rakyat Harus Siap Kritikan Masyarakat Untuk Membangun'

Karawang  - Ketua Paguyuban Masyarakat Karawang ( Maskar ) Supardi Nugraha kepada Jurnalis Karawang bicara.com"mengatakan, Pejabat publik yang terpilih oleh  rakyat itu konsekwensinya harus siap di kritik oleh masyarakat 

Namun Kritik itu harus bersifat Konstruktif bukan Kritikan Dinstuktif di dasari dengan kebencian pribadi tetapi kritikan pada pejabat publik itu untuk mengingatkan hal hal yang menyangkut pada penyelewengan kebijakan atau penyalahgunaan Anggaran

Pembangunan berasal dari pajak masyarakat ,itu masyarakat berhak mengkritik dengan tujuan tujuan jangan ada penyelewengan anggaran atau pejabat tersebut melenceng dari aturan dan ketentuan ujar Supardi saat dikonfirmasi di Sekretariat Maskar Jum,at (13/11).

Lanjut Supardi, Mendengar ada berita dari beberapa media lokal Karawang ada pejabat Publik dapat kritikan dari Masyarakat itu bukan ada ke salah pahaman atau mis komunikasi  antara wartawan dengan Pejabat Publik , itu kemungkinan belum pernah adanya berita itu bisa saja ada sumber yang menyampaikan pada wartawan itu bisa jadi berita , Tigal Pejabat itu langsung minta wawancara dengan wartawan atau awak media yang membuat berita itu pungkas Supardi 

Mantri Sudarma

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Ramah Tamah Dan Semua Wartawan

Karawang  - Jelang buka puasa, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, SE., gelar silaturahim dan ramah tamah antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan wartawan dari beberapa media cetak, TV dan media online. Sebuah acara yang diprakarsai oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), berlangsung di Aula Husni Hamid, Senin (16/03).

Aep Syaepuloh, dalam sambutannya mengajak sekitar 500 jurnalis agar menjaga kondusifitas. “Rekan rekan wartawan, silahkan bekerja sesuai profesinya. Apabila ada temuan yang kurang baik misalnya, boleh disampaikan kepada kami. Kepada teman teman semua media, saya mohon maaf jika barangkali ada yang kurang berkenan,” katanya.

Menurutnya, suasana kondusif menjadi bagian yang sangat penting. Oleh karena itu, tambah bupati, membangun suasana yang kondusif tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah kabupaten saja melainkan juga perlu disupport oleh profesionalisme wartawan.

“Wartawan memiliki tugas bukan hanya sekadar mengejar pemberitaan saja. Akan tetapi juga, sudah seharusnya turut menjaga kondusifitas; Karena suasana yang damai dan kondusif itu, sebetulnya diinginkan oleh semua kalangan, baik oleh pemerintah mau pun seluruh masyarakat,” tegas Aep.

Kepala Dinas Kominfo Karawang Poltak SML Toruan, S.STP., M.Si., menyampaikan, bahwa berbagai media yang telah tercatat, telah pula menjadi mitra di dinas kominfo. Ia pun berharap, sebagai mitra hendaknya turut menjaga agar suasana kondusif berjalan dengan baik di semua lapisan masyarakat.

“Sebagai kepedulian Bupati dan jajaran di Pemkab Karawang, pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini memberikan sekadar bingkisan untuk rekan-rekan wartawan yang hadir. Tercatat di kami ada 500-an wartawan. Tapi jangan takut, semua yang hadir di sini pasti kebagian bingkisan,” sebut Poltak mengakhiri

Mantri Sudarma

Sulaturahmi Akbar Pers 2026 Bekasi -Karawang -Purwakarta Di Aula Husni Hamid Karawang

Karawang  - Ketua Panitia Silaturahmi Pers: Berbadan Hukum, Media Lokal Layak Bermitra dengan Perusahaan Industri
Ketua Panitia Silaturahmi Pers: Berbadan Hukum, Media Lokal Layak Bermitra dengan Perusahaan Industri Ketua Panitia Pelaksana Doni Ardon'Riuh rendah suara ribuan jurnalis memecah kesunyian di Aula Husni Hamid, Karawang, Jawa Barat, Rabu (11/3/2026)

Mereka datang dari tiga wilayah penyangga ibu kota dan zona industri: Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Bukan untuk meliput demonstrasi, melainkan untuk duduk bersama dalam gelaran Silaturahmi Akbar Pers 2026.


Acara yang dibalut dengan diskusi publik dan buka puasa bersama ini menjadi momentum langka bagi para "kuli tinta" lintas wilayah untuk menyamakan frekuensiGrup Paduan Suara.Gema "Salam Satu Pena"Tepat pukul 16.00 WIB, suasana berubah khidmat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, disusul lantunan gema selawat yang dibawakan syahdu oleh kelompok paduan suara mahasiswa.Namun, suasana kembali membara saat Ketua Panitia Pelaksana, Doni Ardon, naik ke podium. 

Ketua SMSI Kabupaten Bekasi itu spontan meneriakkan yel-yel khas yang langsung disambut gemuruh oleh ribuan hadirin"Salam Satu Pena!" pekik Doni."Solid!" jawab ribuan wartawan serentak, menggetarkan ruangan.Nurdin Syam, CEO Lingkar Karawang.Dalam laporannya, Doni menekankan bahwa peran media di wilayah industri seperti Bekasi, Karawang, dan Purwakarta harus berevolusi. 

Ia mengingatkan bahwa kemitraan strategis tidak boleh hanya terpaku pada hubungan dengan Pemerintah Daerah.

"Teman-teman media memiliki badan hukum yang sah. Sebagai pers yang tumbuh di jantung kawasan industri, kita harus berani mengambil peran lebih besar dan menjalin kerja sama profesional dengan perusahaan-perusahaan swasta di sana," ujar Doni

Tampak hadir, awak media dari wilayah 3 kabupaten, yakni Bekasi, Karawang dan Purwakarta.Harapan Kemitraan yang Inklusif.Senada dengan Doni, CEO Lintas Karawang, Nurdin Syam, menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan bagi perusahaan media lokal. Ia berharap, akses kemitraan dengan sektor industri tidak hanya didominasi oleh segelintir pihak saja.

"Kami berharap perusahaan industri mulai membuka diri bagi rekan media lain yang sudah berbadan hukum resmi. Kolaborasi harus inklusif agar ekosistem media di daerah tetap sehat dan berdaya," tutur Nurdin.

Serap Aspirasi dari Parlemen.Selain menjadi ajang kangen-kangenan, acara ini juga menjadi wadah bagi awak media untuk menyampaikan keluh kesah langsung kepada pembuat kebijakan. Hadir di tengah acara, Anggota DPR RI Komisi XII, H. Jalal Abdul Nasir, Ak., yang memanfaatkan momen ini untuk menyerap aspirasi dari para jurnalis terkait isu-isu terkini di daerah pemilihan mereka.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini terselenggara berkat kolaborasi apik antara Pemkab Karawang, DPR-RI, serta dukungan dari sektor swasta seperti Aspelindo, RS Lira Medika, dan Mandaya Hospital Karawang

Mantri Sudarma

Diduga Lari dari Tanggung Jawab, Manajemen PT Tiga Langit Semesta Picu Kemarahan Buruh

Karawang | Polemik pembayaran upah buruh harian lepas di PT Tiga Langit Semesta semakin memanas. Setelah sebelumnya diduga menghilang usai ingkar janji pembayaran pada 17 Maret, kini pihak manajemen disebut menyatakan lepas tanggung jawab atas kewajiban tersebut. Rabu, 18/3/2026 Pagi.

Puluhan buruh yang kembali mendatangi perusahaan untuk menuntut hak mereka mengaku mendapat pernyataan mengejutkan. Pihak manajemen, melalui perwakilan yang ditemui, disebut tidak lagi bertanggung jawab atas pembayaran upah yang sebelumnya telah disepakati dalam musyawarah.

“Kami datang untuk menagih hak kami sesuai kesepakatan, tapi justru dibilang itu bukan lagi tanggung jawab mereka. Ini sangat mengecewakan,” ujar salah satu buruh.

Pernyataan tersebut sontak memicu kemarahan para pekerja. Mereka menilai sikap manajemen tidak hanya mengingkari kesepakatan, tetapi juga mengabaikan hak dasar buruh yang telah bekerja dan menunggu upah mereka.
Situasi di lokasi sempat memanas akibat kekecewaan yang memuncak. Meski demikian, para buruh masih berupaya menahan diri dan berharap ada solusi yang jelas tanpa harus berujung konflik lebih besar.

Perwakilan buruh menegaskan bahwa kesepakatan sebelumnya merupakan hasil musyawarah resmi yang seharusnya mengikat kedua belah pihak. Mereka pun meminta perusahaan tidak menghindar dari tanggung jawab yang telah disepakati bersama.

“Kami hanya ingin hak kami dibayar. Jangan lempar tanggung jawab, karena ini menyangkut hidup kami,” tegas salah satu perwakilan pekerja.


Penulis Mahfud Yunus
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done