KARAWANG BICARA

Sabtu, 25 April 2026

Waduh : Tiang Lampu Miring Sampah Berserakan Dikota Karawang Membahayakan Publik

KARAWANG - Sebuah tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Ahmad Yani tampak miring. Kondisi ini terlihat jelas di jalur pedestrian yang berada tak jauh dari kawasan perkantoran pemerintahan Kompleks Pemda Karawang.(25/4/26)

Tiang lampu tersebut condong menjauh dari jalan, dengan bagian pondasi yang terlihat tidak lagi kokoh menahan beban. Situasi ini tentu membahayakan pejalan kaki maupun pengendara yang melintas, terutama saat angin kencang atau hujan deras.

Ironisnya, di sekitar lokasi juga tampak sampah berserakan di trotoar. Plastik, botol, dan sisa kemasan makanan terlihat tidak terurus, menambah kesan kumuh di salah satu ruas jalan protokol di pusat kota Karawang.

Padahal, lokasi ini berada di kawasan yang setiap hari dilalui pegawai pemerintahan, pelajar, hingga masyarakat umum. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan tentang pengawasan dan pemeliharaan fasilitas umum di pusat kota.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Perbaikan tiang PJU dan penanganan kebersihan trotoar dinilai mendesak, agar wajah kota tetap terjaga dan keselamatan masyarakat tidak terancam.(Jeri)







Bupati Karawang Lepas 443 Rombongan Jemaah Haji Kloter Jks 04

karawangbicara.id | Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi melepas keberangkatan rombongan jamaah haji Kloter JKS 04. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Islamic Center Karawang, Jum’at (24/4/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, didampingi oleh unsur Forkopimda.

Dalam gelombang keberangkatan ini, sebanyak 443 orang jamaah dilepas untuk menunaikan ibadah suci ke Tanah Suci. Jumlah ini termasuk para petugas pendamping yang akan mendampingi selama prosesi ibadah berlangsung.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh tahapan persiapan. Ia menegaskan bahwa keberangkatan jamaah bukanlah proses yang instan, melainkan hasil dari evaluasi dan persiapan yang matang setiap tahunnya.

“Alhamdulillah hari ini kami melepas jamaah haji kloter JKS 04 sebanyak 443 orang. Pemberangkatan ini merupakan bagian dari lima gelombang yang telah kami siapkan dengan maksimal,” ujar Bupati.

Menariknya, dalam rombongan ini terdapat jamaah tertua yang berusia sekitar 82 tahun dan jamaah termuda yang baru berusia 21 tahun, membuktikan bahwa antusiasme masyarakat Karawang untuk menunaikan rukun Islam kelima sangat besar lintas generasi.

Bupati juga memastikan seluruh jamaah dalam kondisi fisik yang prima. Hal ini berkat dukungan dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Persiapan ini bukan hanya dilakukan hari ini saja, tapi kami evaluasi setiap tahun. Alhamdulillah seluruh jamaah dinyatakan sehat dan fit untuk beribadah,” tambahnya.

Selain memastikan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karawang juga memberikan perhatian penuh terhadap kenyamanan jamaah dengan menyediakan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari kebutuhan konsumsi, perlengkapan ibadah, hingga atribut identitas daerah.

Bupati menjelaskan pentingnya atribut identitas tersebut agar jamaah asal Karawang mudah dikenali dan terkoordinasi dengan baik di tengah keramaian jamaah dari seluruh dunia.

“Dengan adanya identitas ini, diharapkan memudahkan pengenalan, baik oleh petugas maupun sesama jamaah. Mengingat jumlah jamaah haji dari seluruh dunia sangat banyak, identitas ini menjadi sangat penting demi kelancaran ibadah mereka,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Aep mengapresiasi kolaborasi yang terjalin erat antara Pemerintah Kabupaten Karawang dengan Kementerian Haji dan Umrah serta seluruh instansi terkait. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama kelancaran proses pemberangkatan hingga kepulangan nanti.

Semoga seluruh jamaah haji Karawang diberikan kelancaran, kesehatan, dan diterima segala amal ibadahnya sebagai Haji Mabrur. Aamiin. ( par )

Bupati Karawang Lantik 199 Kepsek Dan Ingatkan Pengelolaan Dana Bos Jangan Rugikan Dunia Pendidikan

karawangbicara.id | Isu penggunaan dana bantuan operasional sekolah ( BOS ) menjadi sorotan utama dalam pelantikan ratusan kepala sekolah di lingkungan pemerintah kabupaten Karawang Jumat ( 24/04/2026 ) pagi di plaza Pemda Karawang.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 199 kepala sekolah resmi dilantik, terdiri dari 191 jenjang pendidikan SD, 9 SMP, serta satu lainnya di lingkungan pendidikan. Pelantikan ini merupakan lanjutan dari agenda sebelumnya yang telah digelar pada 2 April 2026.

Bupati Karawang dalam arahannya menegaskan pentingnya integritas kepala sekolah, khususnya dalam pengelolaan dana BOS. Ia mengingatkan agar tidak ada penyimpangan yang dapat merugikan dunia pendidikan maupun masyarakat.

"Jangan sampai ada penyimpangan dana BOS, jangan dzalim. Pergunakan dana BOS  untuk kepentingan sekolah," tegasnya di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik.

Menurutnya kesejahteraan tenaga pendidikan saat ini sudah cukup diperhatikan oleh pemerintah, mulai dari gaji hingga tambahan penghasilan pegawai ( TPP ) yang terus meningkat. Karena itu, tidak ada alasan untuk menyalahgunakan anggaran pendidikan.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar praktik pungutan liar ( pungli ) tidak terjadi dilingkungan sekola. Ia meminta seluruh kepala sekolah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Pelantikan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Karawang dalam meni gkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Di antaranya melalui penguatan kepemimpinan sekolah yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.

Dengan penegasan tersebut, diharapkan pengelolaan dana BOS di seluruh sekolah di Karawang dapat berjalan optimal, tepat sasaran, serta benar - benar dirasakan manfaatnya oleh siswa dan lingkungan sekolah.' ( par )

Bupati Karawang Dan Unsur Forkopimda Dengan PPIH Fokus Pembahasan Teknis Keberangkatan Haji 2026

karawngbicara.id | Dalam rangka memastikan kelancaran dan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., melakukan pertemuan strategis bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Pada kesempatan tersebut Bupati didampingi oleh Kapolres Karawang, Dandim 0604 Karawang, serta Kabag Kesra, bertemu langsung dengan PPIH. Rombongan juga bersilaturahmi dengan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Karawang.

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan teknis dan pemantapan kesiapan masyarakat Kabupaten Karawang yang Insya Allah akan segera menunaikan ibadah suci ke Tanah Suci.

Bupati Aep menginformasikan bahwa pada Jum’at 24/4/2026, pihak pemerintah daerah akan melepas rombongan jamaah haji Kloter 04 yang pelaksanaannya bertempat di Islamic Center Karawang.

“Wargi Karawang, besok pagi kami akan melepas rombongan jamaah haji kloter 04 di Islamic center,” ujar Bupati dalam keterangannya, Kamis (23/4/2026).
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan saudara-saudara kita yang akan melaksanakan Rukun Islam yang kelima.

Bupati berharap agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan lahir dan batin, kelancaran dalam setiap rangkaian ibadah, serta kekuatan fisik yang prima selama berada di Tanah Suci Mekkah.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita yang akan melaksanakan Rukun Islam ke-lima ini agar senantiasa selalu diberikan kesehatan lahir batin, kelancaran selama beribadah, juga diberikan kekuatan fisik yang prima selama di Tanah Suci Mekah,” tandasnya.

Semoga dengan keberangkatan ini, seluruh jamaah dapat menjadi tamu Allah yang diterima ibadahnya dan pulang dengan membawa haji yang mabrur. Aamiin ya Rabbal Alamin. ( par )

Kabel Listrik Tegangan Tinggi Melintang Rendah Membahayakan Warga Sekitar

karawangbicara.id | Warga RT 04/13 kampung lubangsari kelurahan Karawang wetan kecamatan Karawang timur kabupaten Karawang tidak nyaman akibat kondisi kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN yang melintang rendah di pekarangan salah satunya didepan kantor DPC Gerindra Karawang.

Seharusnya kabel listrik yang semestinya berada di ketinggian yang aman tersebut kini hanya berjarak sekitar satu meter lebih dari permukaan tanah, karena tidak ada tiang penyanggah tambahan.

Kondisi tersebut di khawatirkan sangat membahayakan warga yang melintas, terlebih yang ada di lokasi pekarangan di depan kantor DPC Gerindra Karawang yang sering di gunakan akses jalan pintas masyarakat menuju kegiatan aktivitas.

Selain kendor kabel listrik bertegangan tinggi yang melintang rendah akan meningkatkan resiko tersengat listrik bagi warga yang melintas jalan tersebut.

Menurut salah satu warga pengguna akses jalan tersebut" Edho situasi ini sudah berlangsung lama belum ada penanganan dari pihak PLN.

Kita juga sangat was - was kalau ada kegiatan di kantor dan bisa membahayakan warga sekitar, ucap" Edho kepada media jumat ( 24/04/2026 ).

Edho" menambahkan seharusnya dari pihak PLN ada kontrol ke lokasi melihat kabel listrik bertegangan tinggi yang melintang rendah untuk segera di perbaiki agar warga sekitar aman.' pungkasnya ( par )

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Tinjau Perbaikan Insfrastruktur Jalan Surotokunto

karawangbicara.id | Pemerintah kabupaten Karawang terus mempercepat perbaikan insfrastruktur jalan di wilayah Karawang. Memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai mendukung, perbaikan jalan yang menjadi kewenangan pemkab Karawang kini dilakukan di sejumlah ruas yang mengalami kerusakan.

Bupati Karawang" Aep Syaepuloh meninjau langsung proses perbaikan ruas jalan surotokunto pada siang hari ini. Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi kepala dinas PUPR kabupaten karawang, Rusman serta kepala bidang jalan, Dani kamis ( 23/04/2026 ).

Rusak jalan yang diperbaiki membentang dari lampu merah Johar hingga polr s Karawang dengan panjang sekitar 2 kilometer. Sementara total perbaikan pada jalur kiri dan kanan mencapai 4.279 meter dengan lebar masing - masing 3,5 meter.

" Saya minta agar pekerjaan dilakukan dengan baik dan sesuai SOP, sehingga hasilnya berkualitas dan tahan lam," ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya dilakukan di ruas jalan surotokunto, namun juga di sejumlah titik lain di wilayah Karawang yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

Pemerintah kabupaten Karawang berharap seluruh proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari insfrastruktur jalan yang lebih baik dan aman untuk digunakan. ( par )

Kamis, 23 April 2026

Proyek Turap BBWS Tanpa Papan Informasi Diduga Sarat Korupsi

karawangbicara.id | Proyek pembangunan atau perbaikan turap tembok penahan tanah yang dilaksanakan oleh balai besar wilayah sungai ( BBWS ) di wilayah kabupaten Karawang dipantau awak media ketika ditemukan tidak memasang papan informasi proyek dan hal ini menimbulkan dugaan adanya praktik tidak transparan atau potensi korupsi.

Proyek Turap yang sedang di kerjakan di desa kalanglinggar kecamatan Telukjambe Barat kabupaten karawang menimbulkan pertanyaan bagi awak media, proyek turap yang di kerjakan anggaran yang bersumber dari mana dan dari instansi mana jumlah nomilnya berapa tidak terlihat oleh publik.

Proyek Turap telah berjalan lebih dari dua Minggu hasil dokumentasi awak media di lokasi proyek tanpa memasang papan informasi kegiatan, adanya dugaan upaya menutup - nutupi penggunaan anggaran negara dari pantauan publik.

Tidak memasang papan informasi proyek bukan sekedar kelalaian administratif melainkan pelanggaran terhadap keterbukaan informasi publik dalam undang - undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik serta peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012. Papan proyek wajib mencantumkan jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan, nilai kontrak dan jangka waktu perkejaan.

Namun sangat di sayangkan proyek turap milik balai besar wilayah sungai ( BBWS ) terkesan dilaksanakannya proyek turap secara diam - diam, ketika di konfirmasi para pekerja memilih bungkam dan tidak mengetahui nama CV. pelaksana tersebut, hal ini semakin kuat dugaan sarat korupsi.

Ada salah satu pekerja" Harun sebagai petugas BBWS wilayah Karawang saat di konfirmasi awak media
terkait proyek turap yang lagi kerjakan tidak memasang papan informasi, Rabu ( 22/04/2026 ) menjelaskan proyek yang sekarang di kerjakan cuman perbaikan saja.' jawabnya ( par )
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done