Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Drainase dan Pendestrian Jalan Tuparev I Perlu Dievaluasi
karawang | Pelaksanaan kegiatan Pembangunan Drainase dan Pendestrian Jalan Tuparev I dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dilaksanakan oleh atas nama perusahaan CV Sabda Emas Sejahtera dengan nilai kontrak Rp 9.891.337.500,-setelah melalui proses tender, yang panjangnya u- ditch tersebut tidak jelas, karena tidak tertera di papan informasi, dan kegiatan pelaksanaan proyek tersebut perlu dievaluasi dan siapapun berhak untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tersebut pasalnya, sebelum pemasangan u- ditch seharusnya dipasang lantai kerja, karena galian untuk pasangan u- ditch tergenang air tidak dikeringkan, namun pada pelaksanaannya pemasangan lantai kerja dipasang blok blokan, begitu juga dengan kualitas tutup u- ditch, diduga kualitas barang tersebut disangsikan, karena diindikasikan tidak sesuai dengan spesifikasinya.
Begitu juga galian tanah yang menjadi aset negara dipertanyakan, diindikasikan tanah galian tersebut diperjual belikan karena tidak jelas dibuang kemana, pelaksanaan kegiatan semacam itu terindikasi dapat menimbulkan kerugian negara.
Konsultan pengawasan yang kami Terima infonya dari Ridwan dari Dinas PUPR Bidang SDA berinisial Odg saat dikonfirmasi karawangbicara.com, Selasa (6/10) via ponsel terkait pelaksanaan kegiatan tersebut secara teknis, juga saat dipertanyakan siapa nama kontraktor pelaksana kegiatan tersebut hanya mengatakan, dilanjut saja konfirmasinya ke kontraktor dilapangan, ujarnya.
Konsultan pengawasan diharapkan terbuka dan dapat memberikan keterangan atau informasi yang trasparan dan akuntabel kepada kalangan dari berbagai pihak, agar hasil pelaksanaan kegiatan tersebut dapat diterima dan dipertanggung jawabkan.
Kontraktor berinisial ARs saat dikonfirmasi karawangbicara.com, diwaktu yang sama terkait, pasangan lantai kerja yang penuh kubangan air, panjang drainase dan Pendestrian yang tidak tertera di papan informasi serta kualitas tutup u- ditch, ARs tidak menjawab secara signifikan, adapun terkait galian tanah yang diindikasikan dijual belikan ARs mengatakan, tanah galian tersebut tidak diperjual belikan tapi, dibuang ketempat yang memang ada yang butuh dan ada tempatnya, tapi jaraknya jangan terlalu jauh, ujarnya. Tata