KARAWANG BICARA

Kamis, 19 Maret 2026

Polres Karawang Kerahkan 1.756 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026, Layanan Titip Kendaraan Gratis Dibuka

KARAWANG - Sebanyak 1.756 aparat gabungan dari TNI-Polri dan instansi lainnya dikerahkan untuk mengamankan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

"Personel keseluruhan kita ada lebih dari 1.756 personel yang terdiri dari 785 personel dari Polres Karawang, dibantu TNI dengan 165 personel, sedangkan 806 lebih personel dari instansi terkait, baik dari Kodim, Subdenpom, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinskes, Damkar, PMI. Kemudian dari seluruh lapisan masyarakat yang ikut serta dalam mengamankan mudik dan arus balik Lebaran 2026," ujar Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah.

Fiki mengatakan, Operasi Ketupat digelar pada 13-25 Maret 2026. Pihaknya menyiapkan 17 pos pengamanan, 1 pos terpadu dan 4 pos pengamanan di wilayah Kabupaten Karawang.

"Kita juga sudah menyiapkan beberapa pos, terdapat 17 pos pengamanan yang sudah kita siapkan. Untuk lokasinya, pos pengamanan tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Karawang di 17 titik," jelasnya.

Kemudian terdapat empat pos pelayanan yang berada di rest area KM 57, KM 62, KM 42 dan Bunderan Ciplaz. Pos tersebut dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kemudian ada satu lagi yaitu pos terpadu yang ditempatkan di Pos Galuhmas. Nanti posnya pergunakan untuk melayani masyarakat yang melaksanakan mudik," imbuhnya.

Fiki menambahkan, Polres Karawang membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2026. 

Layanan ini disediakan untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi warga selama menjalani perjalanan mudik. Kendaraan dapat dititipkan di Markas Polres Karawang maupun di kantor kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang.

Serta mengimbau masyarakat yang akan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik. Termasuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama bepergian. Jika membutuhkan bantuan darurat atau kehadiran polisi secara cepat. Masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 dan WhatsApp "Lapor Pak Kapolres" 0813-8888-110 (Layanan 24 Jam).

Kamis, 12 Maret 2026

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polisi Usai Diamuk Massa di Pedes, Satu Meninggal Dunia

Karawang – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, berujung tragis. Dua orang terduga pelaku menjadi sasaran amukan massa setelah dipergoki warga saat hendak mencuri sepeda motor di Dusun Sukarela, Desa Kertamulya, Senin (9/3/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, satu terduga pelaku dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kedua terduga pelaku diketahui berinisial Ajat (43), warga Dusun Junti Timur, Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, serta Kosasih alias Engkos (42), warga Desa Sendangguo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Ajat dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit, sedangkan Kosasih saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menjelaskan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika warga memergoki aksi kedua terduga pelaku yang diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga.

Menurutnya, saat itu kedua pelaku berusaha mengambil sepeda motor yang terparkir di halaman sebuah toko milik warga bernama Sandi. Namun, gerak-gerik mencurigakan mereka diketahui oleh warga sekitar.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, warga memergoki kedua terduga pelaku saat hendak menggasak sepeda motor yang terparkir di halaman Toko Sandi di Dusun Sukarela,” ujar Cep Wildan.

Mengetahui adanya dugaan aksi pencurian, warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengejar dan mengepung kedua pria tersebut. Emosi warga yang tersulut membuat situasi memanas hingga berujung aksi main hakim sendiri terhadap para terduga pelaku.

Tidak lama kemudian, pihak kepolisian dari Polsek Pedes menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian tersebut. Unit Reskrim bersama petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Pedes langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan situasi serta mengevakuasi kedua pelaku dari kerumunan massa.

“Petugas segera mengevakuasi kedua terduga pelaku dari lokasi kejadian untuk menghindari tindakan yang lebih parah dari massa,” kata Cep Wildan.

Kedua terduga pelaku kemudian langsung dibawa ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami luka serius akibat pengeroyokan warga.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, salah satu pelaku, yakni Ajat, dinyatakan meninggal dunia. Sementara pelaku lainnya, Kosasih alias Engkos, masih dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, satu terduga pelaku berinisial Ajat dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan satu pelaku lainnya atas nama Kosasih alias Engkos masih dalam perawatan di RSUD Karawang,” jelasnya.

Dari hasil penanganan di tempat kejadian perkara, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut. Barang bukti yang diamankan di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa nomor polisi yang merupakan milik korban.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi T 4459 JD yang diduga digunakan oleh kedua pelaku sebagai sarana untuk menjalankan aksinya. Petugas juga menemukan satu gagang kunci leter T yang diduga digunakan untuk merusak kunci kendaraan serta satu unit telepon genggam.

“Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor milik korban, satu sepeda motor yang digunakan pelaku, satu gagang kunci leter T, serta satu unit ponsel,” terang Cep Wildan.

Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Selain itu, tim Inafis Polres Karawang juga telah diterjunkan untuk membantu proses identifikasi dan pendalaman kasus tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Karawang untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Di akhir keterangannya, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. Polisi menegaskan bahwa setiap tindakan pidana harus diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Jika menemukan atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” pungkasnya.


Ferimaulana

Stok BBM di Karawang Dipastikan Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Menyesatkan

KARAWANG – Informasi yang menyebutkan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional hanya tersisa sekitar 20 hari belakangan ini ramai diperbincangkan dan viral di berbagai platform media sosial. Kabar tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama menjelang meningkatnya aktivitas perjalanan pada masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa pasokan energi, khususnya BBM dan LPG di wilayah Kabupaten Karawang, dalam kondisi aman dan terkendali. Pertamina menegaskan bahwa distribusi energi tetap berjalan normal dan masyarakat tidak perlu terpancing oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

Sales Branch Manager LPG Pertamina, Arnaldo Angga Putra, mengatakan bahwa hingga saat ini ketersediaan BBM di Karawang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menghadapi potensi lonjakan konsumsi selama periode mudik Lebaran.

Menurut Arnaldo, Pertamina telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan distribusi energi tetap stabil. Upaya tersebut dilakukan melalui pengawasan ketat terhadap penyaluran BBM dan LPG di jaringan SPBU maupun pangkalan LPG yang tersebar di wilayah Karawang.

“Untuk masyarakat Karawang tidak perlu khawatir. Ketersediaan BBM aman dan distribusi tetap berjalan normal. Pertamina terus memastikan pasokan energi tersedia dengan baik,” ujar Arnaldo kepada awak media, Senin (9/3).

Ia menjelaskan, menjelang momen Lebaran biasanya terjadi peningkatan kebutuhan energi akibat tingginya mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, Pertamina telah menyiapkan berbagai skema distribusi tambahan serta penguatan stok di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi lonjakan permintaan.

Selain itu, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat terkait, untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama periode arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Arnaldo usai menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kompleks Pemerintah Daerah Karawang. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, instansi pemerintah, serta stakeholder terkait yang membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan pengamanan perayaan Idul Fitri.

Dalam forum tersebut, berbagai sektor memaparkan kesiapan masing-masing, mulai dari pengamanan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga ketersediaan energi dan logistik bagi masyarakat.

Arnaldo menambahkan bahwa Pertamina secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi stok BBM dan LPG di setiap titik distribusi. Hal ini bertujuan agar apabila terjadi peningkatan konsumsi secara signifikan, penyaluran tambahan dapat segera dilakukan tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat.

“Kami terus memonitor penyaluran di lapangan. Jika terjadi lonjakan permintaan, tentu kami sudah menyiapkan langkah-langkah untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi,” jelasnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial, terutama yang berkaitan dengan isu ketersediaan energi. Informasi yang tidak jelas sumbernya dikhawatirkan dapat menimbulkan kepanikan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Dengan berbagai langkah yang telah dipersiapkan, Pertamina optimistis pasokan BBM dan LPG di Kabupaten Karawang akan tetap aman dan mencukupi hingga masa Lebaran mendatang, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik dan perayaan Idul Fitri dengan tenang.


Ferimaulana

Saluran Irigasi di Kampung Buher Tersumbat Sampah, Warga Harap Penanganan Cepat dari Dinas PUPR

KARAWANG – Saluran pembuangan irigasi di wilayah Kampung Buher, RW 25, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, mengalami penumpukan sampah yang cukup parah. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak berjalan lancar sehingga menimbulkan genangan di sekitar lingkungan permukiman warga, terutama saat hujan turun, Senin (09/03/2026).

Tumpukan sampah terlihat memenuhi sebagian badan saluran irigasi. Berbagai jenis sampah rumah tangga hingga material lain tersangkut di bawah jembatan yang melintasi aliran tersebut. Akibatnya, aliran air menjadi terhambat dan kerap meluap hingga menggenangi jalan di sekitar lokasi.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, persoalan ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Beberapa bulan lalu saluran tersebut sempat dibersihkan, namun kini sampah kembali menumpuk sehingga menghambat aliran air.

“Kalau hujan sedikit saja, air sudah meluap ke jalan. Sampahnya banyak sekali. Memang beberapa bulan lalu sudah pernah diangkat, tapi sekarang menumpuk lagi,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa salah satu faktor yang memperparah kondisi tersebut adalah adanya besi siku yang terpasang di bagian bawah jembatan. Struktur tersebut membuat sampah yang terbawa arus mudah tersangkut dan akhirnya menumpuk di satu titik.

“Di bawah jembatan itu dipasang siku besi, jadi sampah yang terbawa arus sering nyangkut dan akhirnya menumpuk di situ. Lama-lama jadi penyumbat aliran air,” tambahnya.

Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, agar persoalan tersebut segera ditangani. Pasalnya, jika dibiarkan terus menerus, penumpukan sampah dikhawatirkan semakin memperparah genangan air saat musim hujan.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Kelurahan Karangpawitan, Yadi Cahyadi, mengatakan pihak kelurahan bersama unsur masyarakat seperti MP, LPM, serta pengurus RT dan RW setempat telah mengetahui kondisi tersebut dan akan segera menindaklanjutinya.

Menurutnya, pemerintah kelurahan akan mengirimkan surat permohonan kepada dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA), agar dilakukan normalisasi saluran irigasi menggunakan alat berat.

“Kami akan segera mengirimkan surat ke dinas terkait agar bisa dilakukan penanganan. Karena volume sampah yang menumpuk cukup banyak sehingga membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkannya,” jelas Yadi.

Ia menambahkan bahwa langkah normalisasi saluran irigasi sangat diperlukan agar aliran air kembali lancar dan tidak menimbulkan genangan di lingkungan sekitar.

Selain itu, pihak kelurahan juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan irigasi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air. Jika kebiasaan ini terus terjadi, maka meskipun sudah dibersihkan, sampah akan kembali menumpuk dan menimbulkan masalah yang sama,” katanya.

Warga Kampung Buher berharap Dinas PUPR Kabupaten Karawang melalui Bidang SDA dapat segera merespons laporan tersebut dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan. Mereka berharap normalisasi saluran irigasi dapat segera dilakukan agar aliran air kembali lancar dan lingkungan menjadi lebih tertata.

Apabila dalam waktu dekat belum ada tindak lanjut dari dinas terkait, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Warga bahkan berharap Bupati Karawang dapat turun langsung meninjau lokasi untuk melihat kondisi saluran irigasi yang saat ini dipenuhi tumpukan sampah.

Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah daerah, warga berharap permasalahan ini dapat segera teratasi sehingga saluran irigasi kembali berfungsi optimal dan lingkungan sekitar menjadi lebih bersih serta nyaman bagi masyarakat.


Ferimaulana

Semangat Ramadhan di Karawang, MPC Pemuda Pancasila Gelar Silaturahmi, Santunan Yatim dan Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447

Karawang,- Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang menggelar kegiatan silaturahmi, santunan anak yatim, serta buka puasa bersama yang berlangsung di Mako MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim di wilayah Karawang dan sekitarnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Abdul Aziz, menegaskan bahwa momentum bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat kebersamaan sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari kita semua,” ujarnya

Selain kegiatan santunan dan buka puasa bersama, MPC Pemuda Pancasila Karawang juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim di Karawang.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Yakub Fauzi, S.Pd, menyampaikan harapan agar momentum Idul Fitri dapat menjadi ajang mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Idul Fitri membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat Karawang,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebersamaan sebagaimana semboyan yang selalu dijunjung tinggi oleh Pemuda Pancasila, yakni sekali layar terkembang, surut kita berpantang.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur kepada Allah SWT. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara pengurus organisasi dan masyarakat di Kabupaten Karawang

Ferimaulana

Polres Karawang Imbau Warga Rayakan Malam Takbiran Secara Tertib, Larang Penggunaan Sound Horeg

KARAWANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Karawang mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan cara yang sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Imbauan ini disampaikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama perayaan malam takbiran.

Kapolres Karawang, AKBP Fiqi N. Ardiansyah, menegaskan bahwa masyarakat diperbolehkan merayakan malam takbiran sebagai bagian dari tradisi menyambut hari kemenangan. Namun demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak dilakukan secara berlebihan apalagi sampai menimbulkan gangguan bagi masyarakat lainnya.

Menurut Kapolres, salah satu hal yang menjadi perhatian pihak kepolisian adalah penggunaan sound horeg dalam konvoi atau kegiatan takbiran keliling. Penggunaan sound dengan volume yang sangat keras dinilai kerap menimbulkan keramaian yang berlebihan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami tidak melarang masyarakat untuk bertakbir atau merayakan malam takbiran. Namun kami mengimbau agar perayaan tersebut dilakukan dengan sederhana dan tidak menggunakan sound horeg atau perangkat suara yang berlebihan sehingga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar AKBP Fiqi N. Ardiansyah, Senin (9/3).

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengawasan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian saat malam takbiran. Apabila ditemukan kegiatan yang menggunakan sound horeg atau menimbulkan gangguan ketertiban, petugas di lapangan akan memberikan teguran hingga tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya saat malam takbiran. Hal tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai euforia malam takbiran justru menimbulkan kecelakaan lalu lintas atau gangguan keamanan di lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Karawang usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Aula Gedung Singaperbangsa, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.

Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga stakeholder lainnya yang memiliki peran dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal menjadi pembahasan penting, di antaranya kesiapan pengamanan jalur mudik, pengaturan lalu lintas, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, hingga langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas selama masa libur Lebaran.

Polres Karawang bersama seluruh unsur yang terlibat juga menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Idulfitri berlangsung.

Kapolres pun berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan merayakan malam takbiran secara bijak dan penuh kekhidmatan.

“Harapan kami, masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan penuh kebahagiaan namun tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati. Mari kita rayakan malam takbiran dengan khidmat, aman, dan kondusif,” pungkasnya.



Ferimaulana

Kepala BPN Kabupaten Karawang Lantik Tim Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Karawang,-Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan pelantikan Tim Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan salah satu program strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Tahun Anggaran 2026.


Dalam kegiatan tersebut, ditetapkan sebanyak 2 (dua) Tim PTSL yang akan bertugas melaksanakan percepatan pendaftaran tanah di wilayah Kabupaten Karawang. Selain itu, telah ditetapkan pula 35 desa sebagai lokasi penetapan (Penlok) pelaksanaan program PTSL tahun ini.

Melalui pembentukan tim ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang menargetkan penerbitan sebanyak 5.000 Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) pada Tahun Anggaran 2026. Target tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya tertib administrasi pertanahan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang Manase Daniel Binsar Panjaitan ST. menyampaikan bahwa keberhasilan program PTSL sangat bergantung pada sinergi, integritas, dan kerja sama seluruh tim yang telah dilantik, serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat.

Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan proses pendaftaran tanah di Kabupaten Karawang dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah serta mendukung pembangunan daerah.."pungkas Kepala BPN Karawang Manase Daniel Binsar Panjaitan ST.


Feri Maulana
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done