KARAWANG BICARA

Sabtu, 28 Februari 2026

Staf Humas UNSIKA Sampaikan Permintaan Maaf, Rektorat Tegaskan Komitmen Jaga Hubungan Baik dengan Insan Pers

Karawang – Pihak Rektorat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan salah satu stafnya yang sempat menimbulkan polemik dengan insan pers.
‎Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Dr. H. Amirudin, Drs., M.Pd.I., bersama staf Humas Unsika, Nurhali, pada Jumat siang (27/2/2026).
‎Pernyataan itu disampaikan di hadapan jajaran Unsika, aparat dari Polsek Telukjambe Timur dan Polres Karawang, serta perwakilan tim Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Indonesia.
‎Dalam keterangannya, Amirudin yang mewakili Rektor Unsika menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang melibatkan salah satu stafnya.
‎“Kami dari pihak Rektorat Unsika menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi. Hal ini tentu menjadi perhatian kami dan tidak seharusnya terjadi,” ujar Amirudin.
‎Ia menegaskan bahwa pihak kampus telah mengambil langkah internal dengan memberikan teguran kepada staf yang bersangkutan.
‎“Saya sudah memberikan teguran keras kepada staf kami. Ke depan kami pastikan hal seperti ini tidak akan terulang kembali,” tegasnya.
‎Sementara itu, staf Humas Unsika, Nurhali, juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada insan pers, khususnya kepada wartawan Nina Melani Paradewi dari media Onediginews.
‎“Saya memohon maaf atas kekeliruan terhadap kawan-kawan media. Sesungguhnya saya tidak bermaksud untuk menyakiti,” ujar Nurhali.
‎Ia mengakui bahwa pernyataan yang sempat menuai sorotan tersebut terjadi karena luapan emosi sesaat di lapangan sehingga menimbulkan nada bicara yang keras.
‎“Itu sekadar karena luapan emosi saya. Sekali lagi saya minta maaf kepada rekan-rekan media, khususnya kepada saudari Nina Melani Paradewi, apabila kata-kata saya menyinggung perasaan,” katanya.
‎Nurhali juga mengakui adanya nada yang tidak semestinya disampaikan kepada wartawan.
‎“Saya minta maaf kepada media karena ada nada-nada keras. Dengan ini saya betul-betul mohon maaf atas kekhilapan saya,” tuturnya.
‎Menanggapi hal tersebut, Ketua IWO Indonesia DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menyatakan pihaknya menghargai sikap Rektorat Unsika yang telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
‎Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari penyelesaian persoalan secara baik antara pihak kampus dan insan pers.
‎“Kami mengapresiasi adanya permintaan maaf dari pihak Rektorat Unsika. Ini menjadi langkah yang baik agar persoalan tidak berlarut dan hubungan dengan insan pers tetap berjalan dengan baik,” kata Syuhada.
‎Ia menegaskan bahwa IWO Indonesia hadir untuk membela dan memperjuangkan profesi wartawan tanpa memandang media ataupun organisasi tempat wartawan tersebut bernaung.
‎“Bagi kami yang dibela adalah profesinya. Wartawan harus dihormati dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, tanpa melihat dia berasal dari media mana atau organisasi mana,” ujarnya.
‎Syuhada juga menegaskan bahwa langkah yang dilakukan IWO Indonesia murni sebagai bentuk solidaritas terhadap profesi wartawan, tanpa adanya kepentingan lain.
‎“Kami membela profesi wartawan tanpa pamrih. IWO Indonesia tidak menerima kompensasi apa pun dan tidak menuntut apa pun dari pihak Unsika. Yang kami perjuangkan hanya marwah dan kehormatan profesi wartawan,” tegasnya.
‎Ia menambahkan, solidaritas antarinsan pers menjadi hal penting untuk menjaga marwah profesi jurnalistik.
‎“Ketika ada wartawan yang mendapat perlakuan tidak semestinya saat menjalankan tugas, maka kami merasa perlu hadir untuk memberikan dukungan dan pembelaan terhadap profesi,” pungkasnya.
‎Dengan adanya permintaan maaf tersebut, diharapkan persoalan yang sempat terjadi dapat diselesaikan secara baik serta menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam menjaga komunikasi yang saling menghormati antara institusi dan insan pers.
‎Karnata, Renal

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Saluran Air KJIE Karawang

KARAWANG – Warga Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas di pinggir saluran air kawasan KJIE, Sabtu (28/2/2026) pukul 10.00 wib

​Jasad wanita yang untuk sementara ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan masih berpakaian lengkap oleh petugas kebersihan jalan. Saat dua orang saksi, Ranin dan Sating, sedang melaksanakan kegiatan perawatan dan pembersihan rutin di pinggir jalan raya KJIE, tepatnya di depan area TMIIN.

​Sekitar pukul 09.40 WIB, pandangan Ranim tertuju pada sebuah benda yang menyerupai tubuh manusia di pinggir saluran air. Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah jasad seorang perempuan yang tergeletak dengan posisi perut menghadap ke bawah.

​"Saksi Ranim kemudian memanggil rekannya, Sating, untuk memastikan temuan tersebut. Mereka segera menghubungi pihak keamanan (Satpam) KJIE dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Telukjambe Barat," kata Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah melalui Kasi Humas, Ipda Cep Wildan.

Lebih lanjut Cep Wildan, identitas korban masih menjadi misteri. Petugas yang melakukan pemeriksaan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menemukan tanda pengenal atau dokumen apa pun milik korban.

​Adapun ciri-ciri sementara adalah seorang perempuan, namun usia dan alamat tinggalnya belum dapat dipastikan.

​Pihak Kepolisian Sektor Telukjambe Barat yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan tindakan medis dan pengamanan. 

Pamapta 1 Polres Karawang, Unit Inafis Satreskrim Polres Karawang, dengan unit Reskrim Polsek Telukjambe Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi guna mengamankan lokasi penemuan. Mengambil keterangan dari para saksi di lokasi.

​Saat ini, jenazah telah dievakuasi untuk pemeriksaan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. 

"Kami mengimbau bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek terdekat," pungkasnya.

Feri maulana

Ketua GSI DPD Jawa Barat Jalin Silaturahmi Bersama Wakil Ketua Karang Taruna Naga Sari & BINATARUNA BALAREA‎

Karawang – Ketua GSI DPD Jawa Barat, Lukman Zaelani yang akrab disapa Korub, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan pendekatan bersama Wakil Ketua Karang Taruna Kelurahan Naga Sari serta jajaran BINATARUNA BALAREA, pada Jumat (27/2/2026).
‎Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antarorganisasi kepemudaan dan sosial di wilayah Kelurahan Naga Sari, Kabupaten Karawang. Pertemuan ini juga bertujuan membangun sinergi serta kolaborasi dalam berbagai program sosial kemasyarakatan.
‎Dalam sesi ngobrol santai Ketua GSI DPD Jawa Barat, Lukman Zaelani (Korub), menyampaikan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
‎“Kami ingin menjalin komunikasi yang baik dan memperkuat kolaborasi dengan Karang Taruna serta BINATARUNA BALAREA. Pemuda harus menjadi motor penggerak kegiatan sosial, menjaga kekompakan, serta hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata,” ujarnya.
‎Menurutnya, sinergitas antarorganisasi menjadi kunci dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan pemuda.ungkap lukman
‎Sementara itu, Wakil Ketua Karang Taruna Kelurahan Naga Sari, Yusup Suhendar, menyambut baik kunjungan dan pendekatan yang dilakukan Ketua GSI DPD Jawa Barat beserta jajaran.
‎“Kami menyambut positif silaturahmi ini. Semoga ke depan terjalin kerja sama yang lebih solid dan berkelanjutan demi kemajuan pemuda serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Naga Sari,” ungkap Yusup.
‎Jajaran BINATARUNA BALAREA juga menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi lintas organisasi demi menciptakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
‎Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, menandai komitmen bersama untuk terus bersinergi dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
‎Karnata, Renal

Polres Karawang Terima 10 Serdik Sespimmen Dikreg 66 MC III POKLAT X Tahun 2026‎

‎Karawang – Polres Karawang menerima kunjungan 10 peserta didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-66 dalam rangka kegiatan Management Training Course Level III (MC III) Poklat X Tahun Anggaran 2026 didampingi oleh Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto., S.I.K., M. Hum. Selaku pengawas, Kamis (26/2/2026).
‎"Kami polres karawang menerima 10 Serdik sespimmen dikreg 66, Kedatangan Serdik Dikreg 66 ini langsung di sambut oleh Waka Polres Karawang Kompol Andriyanto, Kedatangan Serdik Sespimmen ini akan melaksanakan kegiatan pengamatan lapangan tersebut mengusung topik Tugas Pokok Polri dalam Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif." Ujar Kapolres karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah, Melalui Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan. 
‎Kasie Humas Polres Karawang juga menjelaskan Rangkaian kegiatan yang akan di lakukan selama di Polres Karawang. 
‎Rangkaian kegiatan yang pertama dimulai di Aula Polres Karawang, di Pimpin Langsung Oleh Wakapolres Karawang Kompol Andriyanto, melaksanakan penyambutan kedatangan para serdik di Mako Polres Karawang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wakapolres serta Ketua Tim (Katim) dalam pelaksanaan Pelatihan Management Course Level III Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-66.
‎Selanjutnya di sesi berikutnya yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB, para serdik melaksanakan forum group discussion (FGD) bersama narasumber internal maupun eksternal. Diskusi berlangsung aktif dengan pembahasan strategi dan implementasi tugas pokok Polri dalam mendukung program pemerintah terkait kedaulatan pangan, energi, serta penguatan ekonomi yang produktif dan inklusif.
‎Pada pukul 13.00 WIB, dilaksanakan paparan hasil Management Course Level III yang diwakili oleh Serdik Yuda Wiranegara, S.H., S.I.K., M.H. Dalam sesi tersebut, disampaikan hasil pengamatan lapangan serta rekomendasi strategis. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung tertib dan interaktif.
‎Rangkaian kegiatan Sespimmen dikreg 66 ditutup pada pukul 14.00 WIB yang dipimpin oleh Katim bersama Wakapolres Karawang. Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
‎"Melalui kegiatan ini, diharapkan para serdik Sespimmen Polri mampu merumuskan strategi manajerial yang aplikatif guna memperkuat peran Polri dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan, energi, dan penguatan ekonomi masyarakat" Pungkas Ipda Cep Wildan.
‎Karnata, Renal

Pemuda Karawang Bergerak: Giat Bersih Masjid Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian‎

‎Karawang ,    – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan rumah ibadah kembali ditunjukkan oleh Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang melalui kegiatan Giat Bersih Masjid* di Masjid Al-Muhajirin, Desa Pasir Kaliki, Kecamatan Rawa Merta, Kabupaten Karawang.
‎Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Candra Caniago, dan turut dihadiri Ketua Karang Taruna Desa Pasir Kaliki, Dodi, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Rawa Merta, Ucu Suryana. Kehadiran para pengurus dan anggota menjadi bukti nyata komitmen Karang Taruna dalam mendukung kebersihan dan kenyamanan sarana ibadah masyarakat.
‎Dari unsur Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Muhajirin, kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DKM, H. Sanusi. Turut hadir pula Kepala Dusun Krajan, Rt. Rasim Rw. Raskad, yang memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
‎Dalam aksi bersih-bersih ini, para relawan membersihkan area dalam dan luar masjid, mulai dari ruang utama salat, tempat wudu, halaman, hingga fasilitas pendukung lainnya. Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak jelas saat seluruh peserta bahu-membahu demi menciptakan lingkungan masjid yang bersih, sehat, dan nyaman bagi jamaah.
‎Ketua Umum Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Candra Caniago, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sosial organisasi dalam membangun kepedulian generasi muda terhadap lingkungan dan sarana ibadah.
‎“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.
‎Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada BAZNAS, ALQASIM Produk, dan JAMPE Ageung Red yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang.
‎Apresiasi juga diberikan kepada Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, Wakil Bupati H. Maslani, Sekretaris Daerah Asep Aang Rahmatullah, serta Erick Heryawan Kusumah selaku Anggota DPRD Kabupaten Karawang dan Penasehat Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang atas dukungan dan perhatian terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Karawang.
‎Melalui kegiatan ini, Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Karawang.
‎Karnata, Renal

Keluarga Besar Mamah Anne Berbagi Takjil untuk Pengguna Jalan Tuparev‎

Karawang – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus mengalir di tengah masyarakat. Keluarga besar Mamah Anne bersama sang suami, Yayan Suryana alias Kemeng, dibantu anak-anak Babakan Asem RW 04, Kelurahan Nagasari, menggelar aksi sosial dengan membagikan paket makanan kepada para pengguna jalan di kawasan Tuparev, Karawang, pada Jumat (27/2/2026).
‎Kegiatan ini menyasar para pengendara dan pejalan kaki yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Dengan penuh kehangatan, Mamah Anne dan keluarga turun langsung membagikan paket makanan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
‎Mamah Anne menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur atas rezeki yang masih diberikan.
‎“Berbagi di bulan puasa ini saya ingin berbagi rezeki kepada pengguna jalan yang sedang menjalankan puasa. Alhamdulillah dari kemarin sampai sekarang masih bisa terus berbagi,” ujar Mamah Anne.
‎Ia juga menambahkan bahwa besar kecilnya berbagi bukanlah ukuran utama, melainkan niat dan keikhlasan dalam membantu sesama.
‎“Semua tergantung punya milik rezekinya. Yang penting kita ikhlas dan mau berbagi,” lanjutnya.
‎Aksi sosial ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengguna jalan yang menerima paket makanan tampak antusias dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar Mamah Anne bersama warga Babakan Asem RW 04.
‎Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.
‎Penulis 
‎Karnata, Renal

Kabar Baik! Dana Kadeudeuh Purna ASN Karawang Mulai Dicairkan Sebelum Lebaran

Karawang,- Ketua KORPRI Kabupaten Karawang Asip saat menyampaikan hasil Musyawarah Luar Biasa terkait pencairan uang kadeudeuh bagi purna ASN sebelum Lebaran 2026. 

Kabar menggembirakan datang bagi para purna Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Karawang. Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Karawang menargetkan pencairan uang kadeudeuh bagi pensiunan ASN dapat dilakukan sebelum libur Lebaran 2026.

Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang digelar bersama pengurus KORPRI unit dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, perwakilan PDKT, hingga perwakilan purna ASN.

Ketua KORPRI Kabupaten Karawang, Asip, menjelaskan forum Muslub menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pembatalan kebijakan sebelumnya dan penetapan keputusan baru yang langsung dijalankan oleh kepengurusan saat ini.

“Melalui Muslub ini kita sepakat mencabut keputusan lama dan menetapkan kebijakan baru yang menjadi dasar pelaksanaan program ke depan,” kata Asip.

Meski demikian, ia mengakui proses pencairan dana kadeudeuh masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan anggaran serta persoalan aset organisasi yang saat ini masih dalam penanganan hukum.

Asip pun menyampaikan permohonan maaf kepada para purna ASN karena hak yang diharapkan belum sepenuhnya dapat dipenuhi sesuai kondisi keuangan yang tersedia.

Berdasarkan data KORPRI, dana yang saat ini tersedia mencapai Rp10,2 miliar. Sementara jumlah penerima uang kadeudeuh tercatat sebanyak 1.930 orang, terdiri dari 1.191 peserta hasil KAP, 655 ASN pensiun tahun 2025, serta 84 pensiunan periode 2024 hingga awal 2026.

Hasil kesepakatan Muslub menetapkan nominal uang kadeudeuh sebesar Rp7 juta untuk setiap penerima. Dengan jumlah tersebut, total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp13,5 miliar.

Artinya, masih terdapat kekurangan dana sekitar Rp3,2 miliar yang saat ini tengah diupayakan penyelesaiannya.

“Kami masih berkoordinasi dengan Kejaksaan terkait penyelesaian aset. Harapannya proses ini segera selesai sehingga kekurangan pembayaran bisa dituntaskan,” ujarnya.

KORPRI Karawang menargetkan tahapan administrasi dan verifikasi penerima dilakukan mulai 1 hingga 8 Maret 2026. Proses tersebut melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bank BJB sebagai mitra penyaluran.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pencairan dana akan mulai dilakukan secara bertahap pada 9 Maret melalui transfer langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Pencairan tidak dilakukan secara tatap muka, tetapi langsung masuk ke rekening penerima agar lebih efektif,” jelas Asip


Ferimaulana
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done