KARAWANG BICARA

Kamis, 04 Juni 2026

Sekda Karawang Resmi Membuka Bimtek Bagi Pengawas

karawangbicara.id | Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, S.STP., M.P, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengawas Pembangunan Bangunan Sederhana dan Jalan Lingkungan Kabupaten Karawang Tahun 2026 pada Rabu, 03 Juni 2026. 

Kegiatan bimtek ini merupakan kolaborasi antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Karawang digelar untuk membangun kapasitas dan integritas para aparatur pengawas di lapangan. 

Acara Bimtek diikuti oleh 40 peserta dan diselenggarakan selama 7 hari (terhitung mulai tanggal 19 Mei sampai 12 Juni) dengan total 31 Jam Pelajaran. Bimtek ini menjadi bukti nyata upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kompetensi serta profesionalisme aparatur pengawas dan dilaksanakan dengan pendekatan Corporate University Kabupaten Karawang, yang menekankan bahwa pengembangan kompetensi ASN harus terhubung dengan kebutuhan organisasi dan peningkatan kinerja daerah. Pembelajaran yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, tetapi harus diwujudkan dalam perubahan perilaku kerja, peningkatan kualitas pengawasan, dan penyelesaian masalah nyata di lapangan. 

Dalam arahannya, Sekda Karawang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan pelaksanaan yang baik, melainkan juga oleh kehadiran pengawas yang memiliki integritas. 

"Para pengawas lapangan memegang peran penting. Sebagus apa pun perencanaan dan pelaksanaan, tanpa adanya integritas dari pengawas akan sia-sia. Kunci penting dari pengawas yaitu integritas, dan saya menaruh harapan besar agar para pengawas memiliki integritas yang tinggi," ujar sekda. 

Beliau juga menyampaikan bahwa nilai integritas dan tanggung jawab di lapangan jauh lebih utama dibanding sekadar penguasaan materi. 

"Saya percaya secara kompetensi dan teknik keilmuan Bapak/Ibu semua sudah memahami. Namun, saya menekankan kembali terhadap tanggung jawab dan integritas," ucapnya. ( par )

Hadirkan Berbagai Pelayanan Gebyar Paten Digandrungi Masyarakat

karawangbicara.id | Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Tahun 2026 Digandrungi oleh masyarakat Kabupaten Karawang. Hal tersebut terlihat saat pelaksanaan Gebyar Paten di Kecamatan Cikampek. 

Ratusan masyarakat memadati halaman Kantor Kecamatan Cikampek untuk mengakses berbagai layanan publik, pada Rabu ( 3/6/2026 ). 

Gebyar Paten sendiri menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administratif hingga kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota. 

Adapun layanan yang disediakan dalam Gebyar Paten tahun 2026 diantaranya Administrasi Kependudukan, Pemeriksaan kesehatan gratis baik dari Puskesmas hingga sejumlah rumah sakit di wilayah Kecamatan Cikampek. 

Ada pula pelayanan yang dioptimalkan hadir di MPP Cikampek yang menjadi idola masyarakat setempat. Tersedia juga layanan KB (IUD & Implan) oleh Satpel KB Cikampek, Perpanjangan SIM/STNK,dan pembayaran Pajak hingga konsultasi izin usaha dan berbagai layanan sektoral lainnya. 

Dalam kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi bagi produk lokal. Berbagai stand UMKM dari desa- desa di Kecamatan Cikampek turut memeriahkan dengan memamerkan produk unggulan. 

Wakil Bupati H. Maslani beserta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut. la menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang luar biasa dalam mengakses pelayanan yang tersedia pada Gebyar Paten ini. 

Wabup Maslani menegaskan bahwa program tersebut adalah komitmen Pemkab Karawang dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. ( par )

Rabu, 03 Juni 2026

Anggaran Pembangunan Perbaikan Kolam Ikan Diarea Pemda Dua Diduga Langgar Undang - Undang Informasi Kepublik

karawangbicara.id | Anggaran Pembangunan Perbaikan Kolam ikan di area Pemda dua kabupaten Karawang tahun 2026 menjadi sorotan publik, proyek pembangunan perbaikan kolam ikan di area Pemda dua tidak di ketahui menggunakan sumber anggaran dari mana.

Hasil pantauan awak media dilokasi pembangunan perbaikan kolam ikan kegiatan tersebut belum di ketahui sumber anggarannya. Rabu ( 03/06/2026 

Anggaran perbaikan Balong ( kolam ) ikan yang tidak transparan diduga langgar undang - undang informasi publik. 

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut awak media belum mendapatkan informasi pembangunan perbaikan balong ( kolam ) ikan di area Pemda dua dari dinas mana yang mengerjakan.

Hingga berita ini di publikasikan tidak terlihat papan informasi pekerjaan dari dinas terkait yang mengerjakan pembangunan Balong ( kolam ) ikan tersebut, apakah pelaksanaan pembangunan proyek perbaikan balong ( kolam ) ikan telah sesuai prosedur apa tidak. baca berita selanjutnya ( par )

Plafon Pemda Dua Diarea Besmen Rusak Tidak Terawat

karawangbicara.id | Plafon gedung kantor Pemda dua Karawang mengalami kerusakan sudah berlangsung selama berbulan - bulan namun sangat di sayangkan tak ada perbaikan yang dilakukan dari dinas terkait. ( 03/06/2026 )

Pantauan hasil dokumentasi media karawangbicara.id plafonya yang rusak berada digedung kantor Pemda dua dia rea Besmen.

Bahkan plafon rusak akibat gypsun yang kropos karena rembesan air dari pipa saluran saluran air.

Dan kerusakan plafon itu sudah berbulan - bulan namun tak ada upaya perbaikan dari dinas terkait. akibat rembesan dari pipa saluran air yang mengakibatkan plafon menjadi jebol.

Plafon rusak dan tidak terawat digedung kantor Pemda dua yang sangat mewah menurunkan estetika nilai properti, kerusakan plafon Pemda dua di area Besmen disebabkan oleh kebocoran pipa saluran air dan kelembapan.

Dinas terkait harus ada penanganan cepat memperbaiki plafon yang rusak untuk menggantikan sama material yang baru jangan menunggu plafon menjadi jebol dan kerusakannya meluas yang akan mengakibatkan resiko ambruk. ( par )

Sebagai Bentuk Protes Gabungan Mahasiswa Aliansi Cipayung Plus Walk Out Tinggalkan Gedung DPRD Karawang

karawangbicara.id | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Karawang menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Karawang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Karawang setelah sejumlah pimpinan daerah tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) di Gedung Paripurna DPRD Karawang, Selasa ( 2/06/2026 ). 

Pernyataan tersebut disampaikan mahasiswa saat forum RDP yang digelar bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Karawang. 

RDP dihadiri Sekretaris Daerah ( Sekda ) Karawang, Ketua DPRD Karawang, Wakapolres Karawang, perwakilan Dandim 0604 Karawang, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karawang, serta sejumlah kepala OPD. Namun, ketidakhadiran beberapa pimpinan Forkopimda memicu kekecewaan peserta forum. 

Ketua PC PMII Karawang, Mahardika, menilai pemerintah daerah dan Forkopimda tidak menunjukkan komitmen dalam menindaklanjuti aspirasi yang sebelumnya disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi sekitar dua pekan lalu. 

"Ketidaktegasan dan ketidakkomitmenan pemerintah dan Forkopimda Kabupaten Karawang untuk hadir dalam agenda rapat dengar pendapat bersama Aliansi Cipayung Plus ini menjadi bentuk kekecewaan kami. Aspirasi masyarakat Karawang seharusnya dibahas secara serius, namun justru tidak dihadiri secara lengkap," kata Mahardika. 

Menurut dia, mahasiswa tidak lagi membutuhkan janji tanpa realisasi dari para pemangku kebijakan. 

"Kita tidak butuh janji - janji politik, kita tidak butuh omongan - omongan belaka. Dengan ini kami menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan Forkopimda Karawang," ujarnya. 

Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, mahasiswa yang hadir memutuskan meninggalkan ruang rapat atau walk out sebagai bentuk protes. 

Massa kemudian bergerak menuju Kantor Bupati Karawang untuk melanjutkan penyampaian aspirasi dan tuntutan yang sebelumnya dibawa dalam forum RDP. 

Aksi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dan berjalan kondusif. 

Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan yang mereka nilai menjadi keresahan masyarakat hingga mendapatkan tindak lanjut yang jelas dari pemerintah daerah. ( par )

Selasa, 02 Juni 2026

Genjot Pendapat Dan Disiplin, Pemkab Karawang Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

karawangbicara.id | Pemerintah Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan rutin awal bulan briefing staf bulan Juni di Lantai 3 Gedung Singaperbangsa. ( 02/06/2026 ) 

Dipimpin langsung oleh Bupati Karawang bersama Sekretaris Daerah, agenda ini menjadi evaluasi sekaligus penegasan komitmen seluruh perangkat daerah untuk memperkuat fondasi fiskal dan menggenjot pendapatan daerah yang dinilai masih lemah menjelang akhir Triwulan II. 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE. menegaskan bahwa pendapatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Beliau meminta seluruh jajaran melakukan refleksi diri bulanan dan bergerak bersama untuk memperkuat sektor pendapatan. 

"Pendapatan tahun sekarang masih lemah, padahal kita sudah di akhir Triwulan II. Ini peran bersama kita semua. Maksimalkan potensi yang ada, termasuk memastikan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Segera lakukan program pemutihan dan PBG gratis untuk sektor industri, perumahan, hingga ruko," ujar Bupati. 

Selain itu, Bupati menginstruksikan seluruh instansi untuk memanfaatkan media sosial secara aktif guna mempublikasikan capaian dan program kerja kepada masyarakat. Beliau juga mengapresiasi program 'ASN Berbagi' yang diharapkan terus berjalan setiap tahun. "Memberi itu lebih baik dari pada menerima, semoga ini membawa berkah untuk Karawang,". 

Merespons arahan Bupati, Sekretaris Daerah Karawang, H. Asep Aang Rahmatullh,S.STP,M.P. langsung menetapkan target ketat di akhir bulan Juni sebelum memasuki Triwulan III. Saat ini, sektor pendapatan nilai belanja tercatat sebesar 31,41%, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 32,73%. Berikut adalah poin-poin instruksi tegas dan evaluasi dari Sekda: * Kinerja serapan dan pendapatan akan dipantau ketat setiap minggu. * Camat diwajibkan turun langsung melakukan validasi data pajak di wilayahnya masing-masing. * Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) per 1 Juni telah merealisasikan 2.146 paket dengan total anggaran Rp600.960.125.004 (20,64% realisasi sesuai pagu anggaran dan 15,67% dari jumlah total paket). * Sekda menuntut peningkatan disiplin dan tanggung jawab dari seluruh staf di perangkat daerah tanpa terkecuali. ( par )

Banyak Ikan mati di saluran Irigasi tapi belum diketahui PenyebabKejadiannya

Karawang | Banyak ikan mati di saluran irigasi, entah apa yang menyebabkan itu terjadi pasalnya, dari kemarin sore disepanjang saluran irigasi tercium bau amis, dan hingga saat ini belum diketahui penyebabnya. 
     
Dengan adanya kejadian semacam itu di khawatirkan adanya dugaan pembuangan limbah perusahaan yang nakal yang dibuang ke saluran irigasi tersebut. 

 Yudi pengamat dari pihak PJT saat dikonfirmasi karawangbicara.com, Selasa (2/6) dilokasi jembatan KW6 menjelaskan, ini terjadi bukan karena limbah, tapi ikan ini mengalami stress, pasalnya kemarin saluran irigasi ini kecil, kemudian dibuka hingga air besar seketika dan kemudian dikecilkan lagi, dan menurut Yudi kini tim pengawas sedang menelusuri saluran irigasi ini, untuk mengetahui penyebab kejadian ini, ungkapnya.   Tata
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done