KARAWANG BICARA

Selasa, 03 November 2026

Pembangunan Pemagaran/Emplachment GOW dari Dinas PUPR saat ini sedang dalam pelaksanaan

karawang | Pembangunan pemagaran/Em placement Gedung Organisasi Wanita (GOW) di Kelurahan Nagasari Kecamatan Karawang Barat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini sedang dalam pelaksanaan. 
     
Adapun pelaksana kegiatan tersebut dilaksanakan oleh atas nama perusahaan CV Graha Bangun Nusantara dengan nilai kontrak Rp 398.891.000.- yang pelaksanaan pekerjaannya masih dalam tahap awal, dimana waktu pelaksanaannya 90 hari kalender. 
     
Diharapkan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut sesuai spesifikasi perencanaan yang tertuang dalam rencana anggaran belanja, sehingga hasil pekerjaan dapat diterima dan dipertanggung jawabkan. 
   
Akbar Pengawas dari Dinas PUPR Bidang Bangunan saat dikonfirmasi karawangbicara.id, Selasa (3/11) mengatakan, untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, saya sebagai pengawas punya tanggung jawab moral, diharapkan dalam pelaksanaan pembangunan pemagaran/Em placement GOW tersebut akan saya pantau dan apabila ada kekurangan dalam peleksanaan pekerjaan akan saya tegur baik secara lisan maupun tertulis, agar hasil pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi perencanaan, ujarnya.     Tata

Pemkab Karawang Gelar Acara Multi Stakeholder Forum (MSF) Wash Tahun 2026: Berbasis Komunitas Masyarakat Yang Berkelanjutan

karawangbicara.id | Pemkab Karawang gelar acara multi Stakeholder Forum (MSF) wash tahun 2026 berbasis komunitas atau masyarakat yang berkelanjutan fokus pada pengelolaan air bersih, sanitasi, sampah yang berkelanjutan.

Pengelolaan dan pembiayaan optimal bagi layanan Wash Berbasis komunitas/ masyarakat yang berkelanjutan.

Forum kegiatan ini yang di jadwalkan berlangsung pada hari Selasa 3 Nopember 2026, waktu 08.00 s/d 13.00 wib di hotel swiss-Bellhotel Karawang.

Kegiatan ini dirancang untuk pembahasan terkait sektor WASH (Water sanitation, and Hygiene) yang meliputi beberapa pembahasan seperti air bersih/minum, sanitasi, serta pengelolaan sampah yang ada di wilayah kabupaten Karawang.

Para tokoh dan Nara sumber dari Pemkab Karawang yang penting.

Forum ini menghadirkan beberapa penjabat penting dan sekaligus sebagai pakar di bidangnya yang akan memberikan solusi yang tepat di antaranya :

Pembicara Kunci: H. Aep Syaepuloh, S.E. (Bupati Karawang)

Sambutan:

*M. Ridwan Salam, S.Sos., M.Si. (Kepala BAPPERIDA Kab. Karawang)

*Salbiyah (Senior Program Koordinator IBP Indonesia)

Sesi panelis dan penanggapan 


Diskusi panel akan diisi oleh para kepala dinas dan unsur terkait guna memperkuat sinergi lintas sektoral:

*Drs. H. Asep Hazar, M.Sc. (Kepala Dinas PRKP Kab. Karawang)

*Asep Suryana, S.STP., M.H. (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Karawang)

*Dr. Aries Purwanto, S.T., M.Si., M.Sc. (Sekretaris BAPPERIDA Kab. Karawang)

Selain itu, forum ini juga melibatkan perwakilan lembaga dan organisasi masyarakat, seperti Siti Hajar (Perkumpulan Inisiatif), Nur Aisyah (KKPI Karawang), serta Sinta Nurindriya.

Melalui penyelenggaraan MSF WASH 2026 ini, diharapkan terbangun komitmen bersama serta skema pembiayaan yang optimal demi mewujudkan layanan air bersih dan sanitasi berbasis masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang. (par)

Sabtu, 31 Oktober 2026

Pembangunan TPT Sungai Cipangulah Jalupang dari Dinas PUPR belum ada pelaksanaan kegiatan

Karawang | Pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) Sungai Cipangulah Jalupang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang SDA belum ada pelaksanaan kegiatan, padahal waktu kontrak yang tertuang dipapan informasi dari bulan September hingga Desember, namun saat ini sudah masuk musim penghujan, sehingga sampah yang menggunung longsor menutupi sebagian saluran sungai Cipangulah. 
     
Adapun Pembangunan TPT sungai Cipangulah Jalupang dilaksanakan oleh atas nama perusahaan CV Safina Kontruksi dengan nilai kontrak Rp 4.581.591006.- yang mekanismenya melalui mini kompetisi dan secara teknis perencanaan pelaksanaan kegiatan tersebut dengan pasang turap beton/sheet file. 
      
Pelaksanaan kegiatan tersebut, kapan akan mulai dilaksanakan, dilokasi hanya ada papan informasi saja, belum ada pelaksanaan pekerjaan, dan para awak media belum mendapat keterangan dari pihak kontraktor maupun pihak dinas PUPR Bidang SDA, karena sulit untuk ditemui  maupun melalui kontak ponsel untuk dikonfirmasi terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Adapun keterangan yang sempat kami pertanyakan ke beberapa supir dum truk sampah berinisial Dg, Jum'at(30/10) kepada karawangbicara.id,mengatakan, untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, lokasinya tidak jauh dari sini, namun belum ada pelaksanaan kegiatan , hanya ada papan informasi saja, dan sampah dilokasi akibat hujan kemarin longsor, sehingga menutupi sebagian saluran air, ujarnya.  Tata

Rabu, 28 Oktober 2026

Bupati Karawang Ajak Pemuda Jadi Pionir Perubahan dan Kawal Pilkades Digital

Karawang | Bupati Karawang Ajak Pemuda Jadi Pionir Perubahan dan Kawal Pilkades Digital 

Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara Digital yang bertempat di Plaza Pemda pada Rabu (28/10/26). Kegiatan tersebut diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. 

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Kabupaten Karawang tengah memasuki era baru dalam pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yaitu Pilkades Serentak secara digital. 

"Karawang tengah berdiri di ambang sejarah baru kita bersiap menyambut pesta demokrasi tingkat desa yang lebih modern, transparasi serta akuntabel melalui Pilkades secara digital yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2026," ujarnya. 

Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak secara digital, Bupati Aep mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat dan kondusif. 

"Kami memanggil dan mengajak kepada seluruh pemuda-pemudi di Kabupaten Karawang untuk mengambil peran aktif. Jadilah pionir perubahan, benteng kontrol sosial sekaligus perekatan kerukunan di tengah masyarakat sebagai langkah awal mewujudkan pesta demokrasi yang kondusif," ajaknya. 

Sebagai langkah awal mewujudkan pesta demokrasi yang kondusif, Deklarasi Damai yang dilakukan diikuti oleh 200 calon kepala desa yang berasal dari 67 desa di 25 kecamatan se-Kabupaten Karawang. 

"Hari ini kita menggelar deklarasi damai pemilihan kepala desa serentak secara digital di Kabupaten Karawang. Hari ini ada 200 calon kepala desa dari 67 Desa 25 Kecamatan yang akan menyatakan deklarasi damai," ujarnya. 

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut seluruh calon kepala desa berkomitmen menjaga ketertiban, kedamaian, dan integritas selama proses Pilkades Serentak secara digital berlangsung. (par)

Selasa, 27 Oktober 2026

Polresta Karawang Memfasilitasi Mediasi Sepakat Damai

KARAWANG — Polresta Karawang memfasilitasi mediasi antara perwakilan warga Dusun Cijalu, Desa Cikampek Timur, warga Gang Kopti, Desa Cikampek Selatan, dan warga Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Senin (26/10/2026). Mediasi tersebut dilakukan menyusul serangkaian keributan yang melibatkan sejumlah pemuda dari ketiga wilayah tersebut dan berhasil menghasilkan kesepakatan damai.

Kegiatan mediasi berlangsung di Aula Markas Komando (Mako) Polsek Cikampek mulai pukul 13.00 WIB. Proses penyelesaian masalah melibatkan unsur Polresta Karawang, Polsek Cikampek, pemerintah kecamatan, serta TNI sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

Mediasi dipimpin dengan melibatkan Kabag Ops Polresta Karawang Kompol Asep Rahman, S.A.P., M.M., bersama Kapolsek Cikampek Kompol Aji Setiaji, S.Sos., M.M., Kasat Reskrim Polresta Karawang Kompol Ali Jufri, Camat Cikampek Adi Firmansyah, S.H., M.M., Danramil 0406 Cikampek Kapten Inf. Encep Sumarna, serta unsur kepolisian lainnya.

Berawal dari Keributan Seusai Pertunjukan Musik

Berdasarkan laporan yang diterima, permasalahan bermula pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, setelah kegiatan pertunjukan musik reggae di wilayah Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Perselisihan kemudian terjadi antara sejumlah pemuda dari Dusun Cijalu, Desa Cikampek Timur, dan pemuda dari Gang Kopti, Desa Cikampek Selatan, di area parkir Pasar Pemda. Dalam rangkaian kejadian tersebut, terdapat warga yang mengalami luka dan diketahui berasal dari Desa Dawuan Barat.

Pada Minggu (25/10/2026), aparat Desa Cikampek Timur telah mengupayakan musyawarah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, pertemuan itu belum menghasilkan kesepakatan sehingga penyelesaian dilanjutkan melalui mediasi di Polsek Cikampek.

Situasi kembali memanas pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, ketika terjadi keributan yang melibatkan warga Desa Dawuan Barat dan warga Dusun Cijalu, Desa Cikampek Timur. Aparat pemerintah setempat bersama personel TNI dan Polri kemudian turun tangan untuk melerai situasi dan mencegah konflik meluas.

Setelah keadaan terkendali, para perwakilan pihak yang terlibat dipertemukan dalam forum mediasi yang difasilitasi Polresta Karawang bersama unsur Muspika Kecamatan Cikampek.

Tiga Pihak Sepakat Berdamai

Dalam mediasi tersebut, perwakilan warga dari ketiga wilayah sepakat menyelesaikan persoalan melalui musyawarah. Para pihak saling menyampaikan permintaan maaf, menerima permintaan maaf, serta menyatakan kesediaan untuk mengakhiri perselisihan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, perwakilan warga Desa Cikampek Timur menyanggupi penggantian biaya pengobatan sebesar Rp2 juta kepada pihak korban dari Desa Dawuan Barat, yang dijadwalkan dibayarkan pada Selasa (27/10/2026).

Selain itu, disepakati pula penggantian biaya pengobatan sebesar Rp1 juta kepada pihak korban dari Gang Kopti, Desa Cikampek Selatan, yang dijadwalkan dibayarkan pada Rabu (28/10/2026).

Seluruh pihak juga berkomitmen tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu konflik, tidak melakukan penyerangan satu sama lain, serta mengimbau masyarakat di lingkungan masing-masing agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dalam forum tersebut, para perwakilan pihak menyatakan persoalan telah diselesaikan secara damai dan menyampaikan keinginan untuk tidak melanjutkan perselisihan ke jalur hukum. Pernyataan tersebut merupakan kesepakatan para pihak dan tidak dengan sendirinya menghapus proses hukum apabila terdapat ketentuan yang mewajibkan penanganan lebih lanjut.

Polisi Tetap Lakukan Pemantauan

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajaran Polresta Karawang menegaskan pentingnya penyelesaian konflik secara bijak, mengedepankan komunikasi, serta melibatkan unsur pemerintah dan aparat keamanan guna mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Pendekatan mediasi diharapkan mampu memulihkan hubungan antarwarga, menjaga persaudaraan, dan mencegah persoalan yang melibatkan individu berkembang menjadi konflik antarkelompok masyarakat.

Usai mediasi, personel gabungan tetap melakukan pemantauan dan penjagaan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Cikampek tetap aman dan kondusif.

Polresta Karawang mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri, tidak melakukan aksi balasan, serta menyerahkan penyelesaian setiap persoalan kepada mekanisme yang tepat. Apabila terdapat informasi yang berpotensi memicu gangguan keamanan, masyarakat diminta melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Polresta Karawang berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif melalui langkah preventif, komunikasi yang efektif, dan sinergi bersama masyarakat.

Senin, 26 Oktober 2026

SMPN 1 KARAWANG BARAT IKUTI KEGIATAN LTUB, PERKUAT DISIPLIN DAN JIWA KEPEMIMPINAN SISWA

KARAWANG BARAT — SMP Negeri 1 Karawang Barat mengikuti kegiatan Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di SMP Negeri 1 Karawang Barat.

Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme melalui pelaksanaan upacara bendera.

Dalam kegiatan tersebut, Rangga Valentino Arwijaya, siswa kelas VIII-I, dipercaya menjalankan tugas sebagai Pemimpin Upacara. Peran tersebut menuntut kesiapan, ketegasan, konsentrasi, serta kemampuan memimpin jalannya upacara sesuai dengan tata upacara yang telah ditetapkan.

Rangga mengungkapkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan diri dan belajar menjalankan tanggung jawab.

“Bagi saya, menjadi Pemimpin Upacara dalam kegiatan LTUB merupakan pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar untuk lebih disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu memimpin teman-teman dengan baik. Saya juga berterima kasih kepada para guru dan teman-teman yang telah membimbing serta mendukung kami selama persiapan,” ujar Rangga.

Ketua Panitia, Saripah Purnamasari, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan LTUB bukan semata-mata tentang pelaksanaan upacara, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran untuk membentuk karakter peserta didik melalui latihan yang terarah dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan LTUB, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, ketelitian, dan cinta tanah air kepada peserta didik. Persiapan kegiatan ini membutuhkan kerja sama, latihan yang konsisten, serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat. Kami berharap pengalaman ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa,” ungkap Saripah.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Karawang Barat, N. Devi Deliani, S.Pd., mengapresiasi semangat para siswa, guru pembimbing, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan LTUB.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.

“Kami mendukung penuh kegiatan yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, melatih kedisiplinan, dan membangun karakter positif. Melalui LTUB, siswa belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan penghormatan terhadap simbol negara. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan berintegritas,” tutur N. Devi Deliani.

Kegiatan LTUB yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik melalui kegiatan pendidikan yang terstruktur, edukatif, dan berorientasi pada penguatan karakter.

Bagi SMP Negeri 1 Karawang Barat, keikutsertaan dalam LTUB merupakan bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Melalui semangat Jujur, Unggul, Asri, Religius dan Aktif (JUARA), SMP Negeri 1 Karawang Barat terus berkomitmen membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.  
Wendi/bob

Jumat, 23 Oktober 2026

Berlangsung Khidmat, Masyarakat Larut Dalam Acara Karawang Bersholawat

karawang | Berlangsung Khidmat, Masyarakat Larut Dalam Acara Karawang Bersholawat 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang menggelar "Karawang Bersholawat" di halaman Masjid Agung Karawang, Rabu (21/10/2026) malam. 

Kegiatan keagamaan yang menghadirkan ulama kharismatik Habib Luthfi bin Ali bin Yahya ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2026. 

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memadati lokasi acara sejak siang dan sore hari. Menurutnya, gelaran ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk mengharapkan keberkahan bagi Kabupaten Karawang. 

"Alhamdulillah malam hari ini kita berada di majelis di halaman Masjid Agung untuk mencari keberkahan. Saya sebagai bupati menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karawang dalam menyongsong Hari Santri yang akan kita selenggarakan esok hari," ujar Bupati. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga mengapresiasi jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang atas pendataan lembaga pendidikan keagamaan di wilayahnya. 

Bupati menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 540 pondok pesantren di Kabupaten Karawang yang seluruhnya telah terverifikasi secara resmi. 

Sebagai puncak peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10/2026), Pemkab Karawang dijadwalkan menggelar upacara resmi. Selain upacara, Bupati Aep juga mengeluarkan instruksi khusus kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang. 

"Saya menginstruksikan seluruh Kepala OPD besok untuk melaksanakan khotmil Qur'an di setiap OPD masing-masing. Ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mendekatkan diri dan memohon perlindungan kepada Allah SWT," tegasnya. 

Lebih lanjut, memasuki tahun kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Maslani, Bupati memohon doa restu dari para ulama dan masyarakat agar program pembangunan daerah dapat terus berjalan optimal. la menilai potensi besar Karawang sebagai kota industri sekaligus lumbung padi nasional harus diimbangi dengan nilai-nilai religiusitas agar membawa kesejahteraan bagi warga. (par)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done