KARAWANG — Paguyuban Kebulatan Tekad menggelar rapat koordinasi sekaligus menyampaikan sejumlah masukan kepada instansi terkait guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang. Kegiatan berlangsung di Aula Anom Wirasuta, Kesra Pemda Karawang, pada Kamis (4/12/2025).
Ketua Umum Paguyuban Kebulatan Tekad, H. Darwis, menegaskan bahwa optimalisasi PAD perlu dilakukan melalui sektor-sektor potensial yang selama ini belum tergarap maksimal. Ia menyebut dua di antaranya adalah sektor DMJ (Dana Mengikat Jalan) serta potensi pendapatan dari pemasangan plang Indomaret dan Alfamart yang tersebar di berbagai wilayah.
Menurut H. Darwis, keberadaan usaha ritel modern tersebut seharusnya mampu memberikan kontribusi lebih signifikan terhadap pendapatan daerah. “Dari sektor DMJ hingga plang-plang Indomaret dan Alfamart, ini bisa masuk sebagai PAD. Tinggal bagaimana penataan regulasinya diperkuat dan pengawasan diperjelas,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Bappeda Karawang, Nanang, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta masukan konstruktif dari paguyuban. “Terima kasih atas masukannya. Ini sangat penting bagi kami sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja daerah,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Bapeda Karawang, Adjat, menambahkan bahwa sebagian kontribusi dari gerai ritel modern sudah mulai masuk sebagai pendapatan daerah, meski masih perlu dimaksimalkan. “Sebagian dari Indomaret hingga Alfamart sudah masuk PAD. Namun, kami terus berupaya memperluas dan memastikan datanya lebih akurat,” jelasnya.
Rapat tersebut berlangsung dinamis dan penuh dialog, mencerminkan komitmen bersama antara masyarakat melalui paguyuban dan pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal Karawang melalui peningkatan PAD secara efektif dan tepat sasaran.
Karnata, Renal