Karawang – Kondisi memprihatinkan tengah dialami oleh SDN Kutanagara I yang berlokasi di Dusun Pasir Randu, Desa Kutanagara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Salah satu ruang kelas di sekolah dasar tersebut terlihat ditutupi dengan terpal akibat kebocoran atap yang cukup parah.
Situasi ini menjadi sorotan warga sekitar setelah munculnya foto dan laporan dari orang tua siswa yang prihatin melihat anak-anak mereka tetap belajar dalam kondisi ruang kelas yang tidak layak, terutama di tengah musim hujan seperti saat ini. Terpal yang dipasang hanya menjadi solusi darurat agar air hujan tidak langsung mengguyur ke dalam kelas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Kalau hujan deras, air masuk ke kelas dan anak-anak harus bergeser ke sisi ruangan yang kering. Terpal ini hanya sementara, tapi jelas tidak cukup,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini tentu sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi belajar para siswa, sekaligus menjadi ancaman bagi keselamatan mereka jika atap sewaktu-waktu roboh karena kerusakan yang semakin parah.
Pihak sekolah bersama komite telah melaporkan kerusakan tersebut ke instansi terkait. Namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang.
Masyarakat dan pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dan segera dari pemerintah agar dilakukan perbaikan menyeluruh, bukan hanya tambal sulam. Mengingat musim hujan masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan, tindakan cepat sangat dibutuhkan demi menjamin hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan aman.
“Jangan tunggu sampai ada korban. Kami harap ada respon cepat dari dinas terkait,” tegas salah satu warga setempat.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa masih banyak sekolah di pelosok Karawang yang membutuhkan perbaikan infrastruktur. Pendidikan yang berkualitas tidak hanya berbicara soal kurikulum dan guru, tapi juga fasilitas yang memadai dan aman bagi anak-anak bangsa.
Ferimaulana