Proyek Peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok Di Kerjakan Pelaksana Kontruksi CV. Indera Prahasta Baru Beberapa Hari Sudah Retak-Retak - KARAWANG BICARA

Kamis, 23 Juli 2026

Proyek Peningkatan Jalan Ciranggon-Kutagandok Di Kerjakan Pelaksana Kontruksi CV. Indera Prahasta Baru Beberapa Hari Sudah Retak-Retak

karawangbicara.id | Proyek peningkatan jalan ciranggon-kutagandok milik dinas PUPR Karawang yang di kerjakan oleh pelaksana kontruksi CV. Indera Prahasta sumber anggaran APBD Karawang tahun tahun 2026 dengan nilai kontrak RP. 6.306.974.000.00 di sorot lembaga Aliansi Indonesia BPAN baru beberapa hari sudah pada retak.

"Pasalnya proyek peningkatan jalan yang menggunakan betonisasi baru di kerjakan oleh pihak rekanan dinas PUPR  beberapa hari sudah terlihat pada retak-retak yang di khawatirkan dalam waktu yang tidak lama akan semakin rusak.

Hal ini membuat" E. Suradi yang aktif di lembaga Aliansi Indonesia BPAN selaku lembaga sosial control masyarakat merasa kecewa atas kinerja rekanan dinas PUPR jasa kontruksi CV. Indera Prahasta yang mengerjakan proyek tersebut yang menelan anggaran ratusan juta bahkan miliaran.' ucap" E. Suradi Rabu (22/07/0/2026) melalui via selurenya.

Karena kami sebagai masyarakat Karawang yang aktif di lembaga Aliansi Indonesia BPAN akan hasil pembangunan infrastruktur yang baik menjadi suatu bentuk kekecewaan, sebab peningkatan jalan atau pelebaran jalan dengan coran yang baru beberapa hari dikerjakan itu terlihat kondisinya sudah ada yang retak-retak.'ungkapnya

Terkait hal itu" E.Suradi yang aktif di lembaga Aliansi Indonesia BPAN menambahkan melalui via WhatsApp melihat hasil pengecoran pelebaran jalan apabila di biarkan seperti ini dan tidak ada tindakan dari dinas PUPR Karawang, maka tidak menutup kemungkinan akan bertambah banyak rekanan dinas PUPR yang diduga hasil pekerjaannya akan seperti proyek ini.'ujarnya

"Kami meminta agar dinas PUPR terutama bidang jalan dan jembatan bisa mengecek langsung pekerjaan yang di kerjakan oleh pelaksana kontruksi CV. Indera Prahasta untuk memperbaiki, bila perlu pemborongnya jangan di bayar dulu sebelum proyek pelebaran jalan di perbaiki dulu."jawabnya

"Kami merasa prihatin lanjut' E. Suradi terhadap pemborongnya yang tidak mengindahkan aturan begitupun dengan pihak pengawas kurang tegas terhadap kontraktor dan minim pengawasan terhadap proyek tersebut.'tegasnya (par)
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done