Bupati Karawang Kunjungi Rumah Duka Korban Kecelakaan Kontainer Maut, Janjikan Pekerjaan untuk Anak Tertua Korban - KARAWANG BICARA

Selasa, 17 Februari 2026

Bupati Karawang Kunjungi Rumah Duka Korban Kecelakaan Kontainer Maut, Janjikan Pekerjaan untuk Anak Tertua Korban

KARAWANG – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer di kawasan Jalan Irigasi CKM. Sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah, Aep Syaepuloh mengunjungi langsung rumah duka di Perumahan CKM, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Senin (16/2) malam.

Kehadiran orang nomor satu di Karawang tersebut didampingi sang istri, Vida Syaepuloh, serta jajaran perangkat daerah. Kedatangan rombongan disambut haru oleh pihak keluarga yang masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya kedua orang tua dalam peristiwa tragis tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aep menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga memberikan dukungan moril agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan berat ini.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum dan almarhumah husnul khatimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Aep di hadapan keluarga korban.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Aep juga memberikan perhatian khusus kepada anak tertua korban, Sifaul Iiiati Nur Alawiyah (19), yang selamat dari insiden tersebut. Kini, ia menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi kedua adiknya yang masih kecil.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Aep berjanji akan membantu membuka akses pekerjaan bagi Sifaul agar memiliki penghasilan tetap dan masa depan yang lebih terjamin.

“Saya akan masukkan coba keinginannya ingin masuk kerja. Insya Allah kita akan berikan tempat pekerjaan yang lebih baik. Ya minimal jadi ada penopang untuk keluarga,” katanya.

Menurut Aep, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam situasi seperti ini. Ia menegaskan, selain bantuan moril, Pemkab Karawang juga akan berupaya memastikan keberlangsungan pendidikan kedua adik korban tetap berjalan dengan baik.

“Kami akan koordinasikan juga terkait kebutuhan pendidikan adik-adiknya. Jangan sampai putus sekolah. Pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Suasana haru menyelimuti rumah duka saat Bupati dan rombongan berbincang dengan keluarga. Tangis pecah beberapa kali ketika mengenang detik-detik kecelakaan yang merenggut nyawa orang tua mereka. Warga sekitar pun turut memadati lokasi untuk menyampaikan simpati dan doa.

Peristiwa kecelakaan tersebut sebelumnya terjadi di kolong jembatan Jalan Irigasi CKM dan melibatkan truk kontainer serta kendaraan minibus yang ditumpangi korban. Insiden itu menewaskan kedua orang tua Sifaul, sementara dirinya berhasil selamat meski mengalami trauma mendalam.

Kunjungan ini menjadi simbol kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Diharapkan, langkah cepat dan perhatian yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak yang ditinggalkan.

Pemerintah Kabupaten Karawang juga mengimbau seluruh pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan berlalu lintas guna mencegah terulangnya tragedi serupa di kemudian hari.


Ferimaulana
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done