KARAWANG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Johar pada Rabu (18/2) pagi guna memantau dinamika harga kebutuhan pokok secara langsung.
Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Karawang, jajaran unsur Forkopimda, Dandim 0604/Karawang, Kapolres Karawang, sejumlah Kepala Dinas terkait, serta pengelola pasar. Kehadiran tim lengkap ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan permintaan bahan pokok.
Hasil Pantauan Lapangan: Fluktuasi Harga Masih Terkendali Berdasarkan dialog langsung dengan para pedagang, Bupati Aep mengungkapkan bahwa secara garis besar harga kebutuhan pokok di Pasar Johar masih berada dalam kategori relatif normal. Meski ada kenaikan di beberapa komoditas, angkanya dinilai masih dalam batas kewajaran.
Berikut adalah rincian pergerakan harga yang ditemukan di lapangan:
Komoditas Harga Saat Ini Keterangan
Cabai Merah Rp50.000 /kg Naik tipis dari Rp48.000
Cabai Rawit (Setan) Rp90.000 - Rp100.000 /kg Harga tertinggi di segmen cabai
Daging Sapi Rp150.000 /kg, Masih stabil
Beras Medium Rp13.000 /kg Masih dalam batas wajar.
Beras Ketan Rp15.000 /kg Mengalami tren kenaikan “Secara umum kondisi harga masih stabil. Memang ada kenaikan tipis pada cabai sekitar Rp2.000 per kilogram. Kita terus pantau agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan yang bisa memberatkan warga,” ujar Aep Syaepuloh di sela-sela kunjungannya.
Sorotan Terhadap Ketersediaan Minyakita
Selain memantau harga, sidak kali ini juga menjaring aspirasi dan keluhan dari para pedagang. Isu utama yang mengemuka adalah tersendatnya pasokan Minyakita—minyak goreng program pemerintah—yang dilaporkan belum tersuplai dari distributor dalam beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang tidak akan tinggal diam. Pihaknya akan segera melakukan langkah strategis untuk mengurai kendala distribusi tersebut.
“Kami mendengar keluhan mengenai Minyakita. Saya akan segera berkoordinasi dengan Bulog dan pihak distributor untuk memastikan suplai kembali lancar dalam waktu dekat. Jangan sampai ada kekosongan stok di saat masyarakat sangat membutuhkan,” tegas Bupati.
Jaminan Suplai Selama Ramadan
Pemerintah Kabupaten Karawang menjamin bahwa rantai pasokan (supply chain) untuk wilayah Karawang masih berjalan dengan baik. Bupati optimis bahwa ketersediaan pangan akan mencukupi kebutuhan warga selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.
Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari upaya mitigasi inflasi daerah. Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah dapat mengambil kebijakan yang tepat sasaran, seperti Operasi Pasar Murah (OPM) jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali.
Bupati menutup kunjungannya dengan berpesan kepada para pedagang untuk tetap mengikuti aturan harga yang ditetapkan pemerintah dan tidak melakukan penimbunan barang. Beliau berharap masyarakat dapat menyambut bulan Ramadan dengan tenang tanpa rasa khawatir akan lonjakan harga pangan.
Ferimaulana