Karawang - Musrenbang RKPD Kabupaten Karawang Rawamerta Menguatkan Potensi Unggulan Wilayah Februari 11, 2026 Kiri: Unsur Polsek, Koramil 0403, Camat Dadan Nurdiansyah, Kepala DPKPP H. Rochman dan anggota DPRD Karawang Dapil II H. Karsim.
Pemerintah Kecamatan Rawamerta menegaskan komitmennya dalam menyusun arah pembangunan yang lebih terarah dan berpijak pada kebutuhan riil masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027 tingkat Kecamatan Rawamerta yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Rawamerta, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 134 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Karawang Tahun 2027 di tingkat kecamatan dan daerah pemilihan. Musrenbang menjadi tahapan penting untuk menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan agar selaras dengan prioritas daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Anggota DPRD Karawang Dapil II H. Asep Syarifudin (Golkar). Mengusung tema “Penyediaan Infrastruktur Konektivitas Wilayah yang Berkualitas, Merata, dan Terintegrasi”, forum tersebut menitikberatkan pada upaya memperkuat aksesibilitas antarwilayah. Infrastruktur dinilai sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas layanan publik, serta membuka peluang baru bagi masyarakat desa.
Sejumlah pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya anggota DPRD Karawang Dapil II H. Asep Syarifudin (Golkar), H. Karsim (PDI Perjuangan), dan Neneng Siti Fatimah (Nasdem). Hadir pula perwakilan Bapeda, Dinas PUPR, Dinas PRKP, Dishub, unsur TNI-Polri, kepala UPTD, hingga berbagai elemen kelembagaan masyarakat.Anggota DPRD Karawang Dapil II H. Karsim (PDI Perjuangan),
"Tak hanya jajaran pemerintahan, Musrenbang Rawamerta juga melibatkan kepala desa, BPD, LPM, BUMDes, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Forum Anak Rawamerta (FAR). Kehadiran beragam unsur ini mencerminkan semangat partisipatif dalam merancang pembangunan yang inklusif.Dalam forum tersebut, Rawamerta menegaskan fokus pada pengembangan potensi unggulan wilayah.
Selain pembangunan infrastruktur, perhatian diarahkan pada sektor pertanian, penguatan ekonomi desa, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
"Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan. Forum ini menjadi ruang dialog, tempat aspirasi masyarakat bertemu dengan kebijakan pembangunan. Di sinilah prioritas dirumuskan, tantangan diidentifikasi, dan harapan masa depan disusun bersama.
Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, Rawamerta berharap perencanaan pembangunan 2027 mampu menghadirkan manfaat nyata: konektivitas yang lebih baik, ekonomi desa yang lebih kuat, serta kualitas hidup masyarakat yang terus meningkat.
Mantri Sudarma