KARAWANG – Aparat dari Polres Karawang kembali menunjukkan respons cepat dalam menjaga keamanan wilayah dengan mengamankan lima remaja yang diduga terlibat aksi tawuran bermodus “perang sarung” di wilayah Klari, Kabupaten Karawang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (22/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Raya Klari, Desa Gintung Kerta. Petugas yang sedang melaksanakan patroli rutin menerima informasi dari warga terkait adanya sekelompok remaja yang berkumpul dan diduga hendak melakukan aksi tawuran.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli Sat Samapta segera menuju lokasi dan mendapati lima remaja tengah terlibat aksi saling serang. Dari hasil pengamanan di tempat kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor, tiga sarung yang telah dimodifikasi, serta empat bilah celurit.
Kapolres Karawang, Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas, Cep Wildan, menyampaikan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif dan represif dalam menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadan.
Menurutnya, patroli intensif terus dilakukan pada jam-jam rawan guna mengantisipasi tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, hingga aksi tawuran remaja yang kerap terjadi menjelang sahur.
“Kami berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif. Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti demi mencegah potensi gangguan yang lebih besar,” ujar Cep Wildan.
Saat ini, kelima remaja tersebut telah diamankan di Mapolres Karawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut.
Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Peran keluarga dinilai penting dalam mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan yang berisiko dan membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.
Dengan adanya tindakan cepat aparat kepolisian, situasi di wilayah Klari kembali aman dan terkendali.
Ferimaulana