KARAWANG – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Karawang mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran dengan cara yang sederhana, tertib, dan tidak berlebihan. Imbauan ini disampaikan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama perayaan malam takbiran.
Kapolres Karawang, AKBP Fiqi N. Ardiansyah, menegaskan bahwa masyarakat diperbolehkan merayakan malam takbiran sebagai bagian dari tradisi menyambut hari kemenangan. Namun demikian, kegiatan tersebut diharapkan tidak dilakukan secara berlebihan apalagi sampai menimbulkan gangguan bagi masyarakat lainnya.
Menurut Kapolres, salah satu hal yang menjadi perhatian pihak kepolisian adalah penggunaan sound horeg dalam konvoi atau kegiatan takbiran keliling. Penggunaan sound dengan volume yang sangat keras dinilai kerap menimbulkan keramaian yang berlebihan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami tidak melarang masyarakat untuk bertakbir atau merayakan malam takbiran. Namun kami mengimbau agar perayaan tersebut dilakukan dengan sederhana dan tidak menggunakan sound horeg atau perangkat suara yang berlebihan sehingga dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar AKBP Fiqi N. Ardiansyah, Senin (9/3).
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pengawasan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian saat malam takbiran. Apabila ditemukan kegiatan yang menggunakan sound horeg atau menimbulkan gangguan ketertiban, petugas di lapangan akan memberikan teguran hingga tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan secara ugal-ugalan di jalan raya saat malam takbiran. Hal tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai euforia malam takbiran justru menimbulkan kecelakaan lalu lintas atau gangguan keamanan di lingkungan masyarakat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Karawang usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Aula Gedung Singaperbangsa, Kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga stakeholder lainnya yang memiliki peran dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal menjadi pembahasan penting, di antaranya kesiapan pengamanan jalur mudik, pengaturan lalu lintas, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, hingga langkah-langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas selama masa libur Lebaran.
Polres Karawang bersama seluruh unsur yang terlibat juga menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama rangkaian perayaan Idulfitri berlangsung.
Kapolres pun berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan merayakan malam takbiran secara bijak dan penuh kekhidmatan.
“Harapan kami, masyarakat dapat menyambut Idulfitri dengan penuh kebahagiaan namun tetap menjaga ketertiban dan saling menghormati. Mari kita rayakan malam takbiran dengan khidmat, aman, dan kondusif,” pungkasnya.
Ferimaulana