Oknum Pengawas DLHK Mengutamakan "Fee" Yang Diduga Abaikan Kualitas Proyek Taman Ekoriparian - KARAWANG BICARA

Minggu, 05 Juli 2026

Oknum Pengawas DLHK Mengutamakan "Fee" Yang Diduga Abaikan Kualitas Proyek Taman Ekoriparian

karawangbicara.id | Satuan kerja Dinas lingkungan hidup kabupaten Karawang dan kebersihan dalam kegiatan pembangunan proyek taman Ekoriparian yang berada di desa Pucung kecamatan kota baru kabupaten Karawang milik dinas lingkungan hidup yang di kerjakan oleh pelaksana proyek CV. Wirda Rahayu yang menggunakan anggaran dana APBD Tahun 2024 dengan nilai sebesar Rp 1.553.524.500,00 kualitas proyek tidak ada manfaatnya buat warga setempat.

Praktik oknum pengawas dinas lingkungan hidup kabupaten karawang yang diduga lebih mementingkan fee dan mengabaikan kualitas proyek taman ekoriparian yang tidak ada manfaatnya buat warga setempat dan di area taman ekoriparian di buat intalasi pengelohan air limbah (IPAL) yang di peruntukan buat limbah pabrik kulit diwilayah tersebut.

Berdasarkan Pakta di lokasi proyek hasil dokumentasi awak media Minggu (5/07/2026) terlihat proyek taman ekoriparian dan intalasi pengelohan air limbah (IPAL) di desa Pucung kecamatan Kotabaru untuk limbah pabrik kulit di wilayah kecamatan kotabaru kualitas proyeknya patut di pertanyakan.

Salah satu warga yang berada di lokasi proyek di temui awak media saat di minta keterangan yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan selama pekerjaan proyek taman dan intalasi pengolahan air limbah (IPAL) tahun 2024 sampai selesai tidak ada manfaatnya buat warga setempat apa lagi taman yang di buat oleh pemerintah tidak ada akses masuk ke taman." ucap warga ke awak media.

Lanjut warga dan di tambah lagi pembuatan intalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk limbah pabrik kulit sampai sekarang tidak ada manfaatnya yang ada pembuangan air limbah kulit langsung kesaluran air got yang menimbulkan bau yang tidak sedap dan lihat saja langsung pipanya pada putus tidak langsung ke intalasi pengolahan air limbah." ungkap warga setempat. 

Sampai berita ini di publikasikan kabid pertamanan dinas lingkungan kabupaten karawang ketika dikonfirmasi via WhatsApp tidak aktif di tambah lagi nomor media diblokir. baca berita selanjutnya ( par )
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done