Polres Karawang Imbau Suporter Persib dan Persija Tak Konvoi Usai Nobar, 338 Personel Disiagakan - KARAWANG BICARA

Minggu, 11 Januari 2026

Polres Karawang Imbau Suporter Persib dan Persija Tak Konvoi Usai Nobar, 338 Personel Disiagakan

KARAWANG – Menjelang laga panas lanjutan kompetisi Liga 1 antara Persib Bandung dan Persija Jakarta yang digelar Minggu (11/1/2026), Polres Karawang mengeluarkan imbauan tegas kepada para suporter kedua tim, khususnya Bobotoh (Viking Karawang) dan The Jakmania, untuk tidak melakukan konvoi di jalan raya usai menyaksikan pertandingan, baik langsung di stadion maupun melalui kegiatan nonton bareng (nobar).

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Karawang. “Kami mengimbau kepada seluruh suporter agar menyaksikan pertandingan dengan tertib. Cukup dengan nobar, tidak perlu melakukan konvoi yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Menurutnya, konvoi pascapertandingan rawan memicu gesekan antarsuporter yang dapat mengganggu ketenangan warga. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta turut menjaga kondusivitas wilayah.

Untuk menjamin keamanan, Polres Karawang menerjunkan sebanyak 338 personel pengamanan, yang disebar di berbagai titik strategis. Fokus pengamanan mencakup dua hal utama keberangkatan suporter Viking Karawang menuju Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan pengamanan 48 titik nobar yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karawang.

“Pengamanan dilakukan secara menyeluruh. Kami juga menempatkan personel Samapta di sejumlah titik rawan, seperti wilayah Grand Taruma, untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan,” jelas Ipda Cep Wildan.

Lebih lanjut, Polres Karawang mengajak para suporter untuk menunjukkan sikap dewasa dan bertanggung jawab dalam mendukung tim kesayangannya. “Menang dan kalah itu biasa dalam sepak bola. Tapi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat itu adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Pertandingan klasik antara Persib dan Persija selalu menyedot atensi tinggi dari publik sepak bola Indonesia, termasuk di Karawang. Namun, Polres Karawang mengingatkan bahwa semangat sportivitas harus diutamakan dan jangan sampai fanatisme membutakan akal sehat serta mengganggu ketertiban umum.

Ferimaulana
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done