Waspada Banjir Kiriman, Warga Karangligar Karawang Mulai Siaga Sejak Pagi Hari - KARAWANG BICARA

Jumat, 23 Januari 2026

Waspada Banjir Kiriman, Warga Karangligar Karawang Mulai Siaga Sejak Pagi Hari

KARAWANG,- Senin 19 Januari 2026 Suasana kewaspadaan mulai terasa di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, sejak Senin pagi (19/1). Warga setempat meningkatkan kesiapsiagaan menyusul tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah hulu sungai dalam beberapa hari terakhir, yang dikhawatirkan berpotensi menimbulkan banjir kiriman.

Desa Karangligar selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah langganan banjir di Karawang. Letak geografis desa yang berada di pertemuan aliran Sungai Cibeet dan Sungai Citarum menjadikan kawasan ini sangat rentan terdampak luapan air, terutama saat curah hujan tinggi mengguyur daerah hulu seperti Bogor dan Cianjur.

Sejak dini hari, warga secara mandiri telah melakukan pemantauan debit air sungai. Berdasarkan pantauan di lapangan, meskipun air belum merendam seluruh permukiman, kenaikan muka air mulai terlihat di sejumlah titik, terutama di area persawahan dan beberapa ruas jalan desa yang berada di dataran rendah.

Salah seorang warga Karangligar, Tono, mengungkapkan bahwa tanda-tanda banjir kiriman sudah mulai terasa sejak pagi. Ia menyebutkan, biasanya dampak hujan deras di wilayah hulu baru akan dirasakan beberapa jam kemudian di Karangligar.

“Kondisi pagi ini kami masih terus memantau kiriman air dari hulu. Biasanya kalau di Bogor atau Cianjur hujan deras, dampaknya baru terasa ke sini dalam beberapa jam ke depan. Saat ini air sudah mulai naik dan menggenangi jalan utama desa,” ujar Tono saat ditemui di lokasi, Senin (19/1).

Sebagai langkah antisipasi, sebagian warga telah mulai mengamankan barang-barang berharga dan perabot rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi atau ke ranggon yang berada di dalam rumah. Langkah tersebut sudah menjadi prosedur tetap (SOP) mandiri yang dilakukan warga setiap kali musim penghujan memasuki puncaknya.

“Kami sudah terbiasa siaga seperti ini setiap tahun. Barang-barang penting sudah dinaikkan. Harapannya, ke depan ada penanganan permanen dari pemerintah, seperti normalisasi sungai, supaya kami tidak terus-menerus hidup dalam kekhawatiran setiap musim hujan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil terus memantau perkembangan debit air. Aparat desa juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang guna mengantisipasi kemungkinan terburuk, termasuk kesiapan evakuasi apabila air terus meningkat dan mengancam keselamatan warga.

Warga Karangligar berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap persoalan banjir yang kerap berulang, agar solusi jangka panjang segera terealisasi dan risiko bencana dapat diminimalisir.


Ferimaulana
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done