KARAWANG – Kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang kawasan kolong jembatan Jalan Baru menuju Jalan Irigasi CKM, Kabupaten Karawang, Minggu (15/2/2026) malam. Sebuah truk kontainer terguling dan menimpa kendaraan minibus yang berada tepat di bawahnya. Dalam peristiwa memilukan tersebut, seorang ayah dan ibu dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara anak mereka masih terjepit di dalam kendaraan saat proses evakuasi berlangsung.
Insiden terjadi di jalur turunan menuju kolong jembatan yang dikenal memiliki kontur menurun, jalan sempit, serta tikungan cukup tajam. Berdasarkan keterangan sementara di lapangan, truk kontainer diduga memaksa turun dari Jalan Baru menuju jalur bawah. Saat melintas di turunan tersebut, kendaraan berat itu diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya terguling dan menghantam minibus yang tengah melintas di bawahnya.
Benturan keras menyebabkan bagian depan dan atap minibus ringsek parah. Warga sekitar yang mendengar suara dentuman langsung berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Suasana mendadak mencekam, terlebih ketika diketahui terdapat satu keluarga di dalam kendaraan yang tertimpa.
Petugas dari Polres Karawang bersama unsur TNI, dinas perhubungan, serta tim pemadam kebakaran segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena posisi minibus berada tepat di bawah badan truk kontainer yang terguling, sehingga membutuhkan alat berat dan pemotong hidrolik untuk membuka akses ke dalam kendaraan.
Dua korban dewasa, yang diketahui merupakan ayah dan ibu dari anak tersebut, dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang diderita. Sementara itu, anak mereka masih dalam kondisi terjepit di kursi kendaraan saat berita ini diturunkan. Petugas berupaya keras mengevakuasi korban dengan hati-hati guna menghindari risiko tambahan.
Kerumunan warga memadati sekitar lokasi kejadian, menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung hingga larut malam. Aparat kepolisian berulang kali mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak demi kelancaran proses penyelamatan dan mencegah potensi bahaya.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar Jalan Baru dan Jalan Irigasi CKM mengalami kemacetan panjang. Petugas memberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan serta mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Polisi akan memeriksa kondisi teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman, serta meminta keterangan dari sopir truk dan sejumlah saksi di lokasi. Faktor kondisi jalan yang menurun dan tikungan tajam juga menjadi perhatian dalam penyelidikan awal.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi pengemudi kendaraan berat saat melintasi jalur dengan karakteristik ekstrem, terutama di kawasan turunan dan kolong jembatan.
Proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pihak berwenang menyatakan akan memberikan keterangan resmi lebih lanjut setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan olah tempat kejadian perkara selesai dilaksanakan.
Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur kolong jembatan Jalan Baru–Irigasi CKM hingga proses evakuasi dan penanganan selesai sepenuhnya.
Ferimaulana