karawangbicara.id | Karawang tak boleh kehilangan jati dirinya. Di tengah arus industrialisasi yang terus bergerak, kami tetap berdiri tegak menjaga sawah, menjaga petani, dan menjaga masa depan pangan bangsa. Bersama Indramayu, Karawang akan terus menjadi penyangga utama dan kebanggaan sebagai lumbung padi nasional.
Dengan penuh tanggung jawab dan rasa bangga, Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi mengusulkan luasan (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) LP2B baru sebesar 86.170 hektar. Angka ini merepresentasikan 87 persen dari total LBS 2025 sebagai langkah nyata memenuhi target RPJMN nasional secara presisi.
Pemutakhiran peta dan penyesuaian data spasial yang telah kita lakukan juga menjadi sangat penting agar hamparan pertanian kita terkunci dengan akurat.
Hasil cleansing data ini nantinya akan kita kunci ke dalam Surat Keputusan Kepala Daerah sebagai dasar mutlak integrasi revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dengan begitu, perlindungan terhadap lahan pertanian berkelanjutan memiliki kepastian hukum yang kuat dan terukur.
Ini bukan sekadar angka. Ini adalah komitmen untuk memastikan tanah-tanah produktif tetap lestari, petani tetap berdaulat, dan generasi mendatang tetap memiliki sawah untuk diwariskan. ( par )